Akhir-akhir ini kita dikejutkan oleh berita tentang suara dari berbagai belahan dunia. Suara yang mirip terompet itu tidak dapat dijelaskan secara ilmiah, karena suara tersebut tidak berasal dari luar angkasa, dan juga bukan berasal dari dalam bumi.
Baik dari kalangan Muslim atau Kristen, percaya bila suara terompet tersebut berasal dari suara sangkakala yang ditiup oleh malaikat, untuk memperingatkan manusia bahwa masa kesudahan dunia sudah dekat. Namun, yang terpenting adalah bukannya bagaimana caranya bunyi itu muncul, tetapi APAKAH KITA SIAP MENGHADAPI KEKEKALAN?
Tentunya hanya ada 2 pilihan apakah SURGA atau NERAKA? Apakah Anda siap apabila dunia yang sekarang tampak damai dan tentram seperti tahun-tahun sebelumnya, tiba-tiba dilanda bencana total yang memusnahkan isinya.
Ketika saya melakukan googling untuk mencari surga seperti yang dituliskan Kitab Suci, maka yg didapatkan adalah kesaksian live tentang surga.
SURGA bukanlah sebuah TEORI dari kitab suci,
bukan juga cerita orang
terkenal dari sejarah agama, dan
bukan dari kitab-kitab pendukung kitab
suci.
SURGA adalah cerita dari anak-anak kecil, pembantu RT, orang
manula, dan orang biasa PADA MASA KINI. Surga yang benar-benar ADA
adalah pengalaman NYATA (bukan alegoris) dari orang yang mengalaminya.
Mari kita lihat para saksi yang sudah melihat surga secara nyata :
Matius 18:16 “Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau
dua orang lagi, supaya ATAS KETERANGAN DUA atau TIGA ORANG SAKSI,
PERKARA ITU TIDAK DISANGSIKAN.”
Kesaksian Mbok Iyem Mengunjungi Surga
Mbok Iyem pun mulai bercerita dengan
mata yang berbinar-binar tentang real estate yang ia lihat. Ia masuk ke
sebuah tempat. Rumah itu besar sekali. Jauh lebih besar dari rumah
tuannya ini. Dan ia bertanya begini, “Gusti Yesus, ini rumahnya siapa ?” Selanjutnya>>
Kesaksian Leah, Wanita Islam Yang Mengalami Keselamatan
Dalam salah satu mimpi, saya melihat beberapa orang Kristen sedang antri
masuk ke sorga. Sayapun mengikuti antrian tersebut. Sayang ada makhluk
yang tinggi sekali menghalangi jalan. Saya mulai menangis karena jalur
tempat antrian saya jelek sekali. Sebaliknya jalur mereka sangat indah –
begitu indah, begitu biru. Selanjutnya>>
Encim yang Sudah Meninggal Hidup Kembali
Encim ini bercerita ketika dia mati, dia melihat rohnya terangkat, sambil melihat para dokter datang, roh dia ini terus naik sampai ke alam yang kekal, dia berada di suatu jurang, ketika dilihat ke bagian bawah, dia melihat neraka, dan ketika dia melihat ke atas, yang dilihat adalah surga, dindingnya terbuat dari emas. Karena dia meninggal dia di jemput oleh orang yang berjubah hitam, ketika posisi encim ini di lereng tersebut. Dia mau di tarik ke jurang oleh iblis yang menjemput dia. Sambil di tarik, encim ini katakan kenapa saya tidak bisa masuk ke surga di atas, saya mau kesana. Selanjutnya>>
Seorang anak kecil melihat surga dan bertemu Yesus
Dalam penglihatan, Saya melihat ada dua jalan, satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan pada jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka. Jalan yang berikut sangat sempit, Saya melihat banyak orang yang berjalan pada jalan itu, memuji dan memuliakan Tuhan.
Lalu Tuhan menunjukan penglihatan lain dimana Malaikat sedang berperang dengan seekor Naga. Naga ini melemparkan api dan iblis-iblis ke bumi ini. Selanjutnya>>
Kesaksian Hanley (8 tahun) mengenai surga dan neraka
Pada hari Minggu (tanggal 10-08-2014) sekitar jam 8, aku (Hanley) ketika di doain oleh pendeta, tiba-tiba roh aku di angkat oleh malaikat TUHAN dengan sangat cepat sekali ke awan-awan dan saat di angkat, aku melihat bayi-bayi di perut ibu yg sedang hamil terangkat, dokter yg sedang memeriksa pasien terangkat, dan yang tertinggal hanya pakaiannya. Banyak yang terangkat dan semua berpakaian putih tetapi yang tertinggal juga banyak sekali. Selanjutnya>>
Kesaksian Shae, Gadis Kecil 11 tahun Dibawa ke Surga
Shae mengatakan bahwa ketika ia pertama kali bangun di pagi ini, dia melihat seorang malaikat besar di kamarnya. Dia sangat takut tapi tidak bisa berkata apa-apa. Dia kemudian menoleh untuk menghadapi ke sebelah kirinya di tempat tidur dan ia juga melihat seorang malaikat lain berdiri di sana. Dia kemudian mendengar suara yang mengatakan: "Aku akan membawamu ke surga"
Beberapa saat kemudian, ia berada di tempat yang sangat indah, melihat takhta yang terbuat dari cahaya yang sangat, sangat terang. Dia bilang dia tidak bisa melihat seluruh takhta itu, tapi hanya melihat kakiNYA Yang sedang duduk di atas takhta besar itu. Dia kemudian melihat Seorang laki-laki yang begitu besar dan tinggi tapi sangat indah dan DIA berkata kepadanya: "Ayo ke sini!" Dengan segera ia mulai terbang dan terbang langsung naik serta duduk di bahu ini ORANG ini. Selanjutnya>>
Demikianlah, ada ratusan bahkan ribuan kesaksian seperti di atas dari seluruh dunia memberi kesaksian adanya surga dan neraka, namun tetap banyak orang yang tidak percaya dan menjadi pengkritik.
"Kata Abraham kepadanya: 'Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.'" Lukas 16:31
Sebenarnya Anda hanya dihadapkan pada 2 kemungkinan :
1. Seluruh orang Kristen di seluruh dunia melakukan konspirasi untuk berbohong dengan membuat cerita-cerita menyesatkan, atau kemungkinan kedua:
2. Kesaksian-kesaksian dari seluruh dunia ini adalah sebuah kebenaran.
Cara membuktikan kesaksian ini asli atau palsu sangatlah mudah. Jika Anda percaya pada Allah yang Maha Kuasa berserulah padaNya, minta padaNya untuk menunjukkan kebenaran pada Anda. Mintalah dari dasar hati Anda agar Allah menunjukkan kebenaran yang sesungguhnya. Jika Anda telah berseru padaNya dan Dia tidak menunjukkan kebenaran pada Anda, barulah Anda dapat mengkritik orang-orang ini dan kesaksiannya.
Saya ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Keselamatan dalam Yesus Kristus>>
Laman ini dipersembahkan bagi Anda
Halaman ini dipersembahkan bagi Anda. Sebelum Anda dilahirkan, Allah merencanakan saat ini dalam kehidupan Anda. Bukan kebetulan kalau Anda sedang berada pada halaman ini.
Tahukah Anda, Tuhan sangat senang berada di dekat Anda. Dia sangat mengasihi Anda, dan ingin bersama Anda. Karena kasihNya yang begitu besar, Ia rela melakukan perjalanan paling jauh yang pernah ada. Ia meninggalkan sorga, untuk bisa bersama-sama dengan Anda di bumi ini.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)
Dia mengasihi Anda pada hari-hari baik Anda.
Dia mengasihi Anda pada hari-hari buruk Anda.
Kasih-Nya tidak terpengaruh oleh tanggapan Anda.
Allah adalah kasih, dan kasih-Nya diberikan tak terbatas.
Yesus datang kepada orang-orang berdosa agar mereka bertobat dan memperoleh pengampunan. Yesus sangat mengasihi Anda karena Anda adalah buatan tanganNya. Yesus ingin berada di hati Anda.
Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :
Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.
Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.
YA, Apa yang harus saya lakukan selanjutnya? >>
YA, Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu mengenai dasar Kekristenan >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu siapakah Yesus itu? >>
Tahukah Anda, Tuhan sangat senang berada di dekat Anda. Dia sangat mengasihi Anda, dan ingin bersama Anda. Karena kasihNya yang begitu besar, Ia rela melakukan perjalanan paling jauh yang pernah ada. Ia meninggalkan sorga, untuk bisa bersama-sama dengan Anda di bumi ini.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)
Dia mengasihi Anda pada hari-hari baik Anda.
Dia mengasihi Anda pada hari-hari buruk Anda.
Kasih-Nya tidak terpengaruh oleh tanggapan Anda.
Allah adalah kasih, dan kasih-Nya diberikan tak terbatas.
Yesus datang kepada orang-orang berdosa agar mereka bertobat dan memperoleh pengampunan. Yesus sangat mengasihi Anda karena Anda adalah buatan tanganNya. Yesus ingin berada di hati Anda.
Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :
Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.
Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.
YA, Apa yang harus saya lakukan selanjutnya? >>
YA, Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu mengenai dasar Kekristenan >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu siapakah Yesus itu? >>
Tampilkan postingan dengan label Dasar2 Kristen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar2 Kristen. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Oktober 2016
Sabtu, 04 April 2015
Adakah Kutuk untuk Orang yang Tidak Percaya pada Yesus atau Orang yang Lahir Sebelum Yesus Ada?
Sebagaimana dalam Galatia 3 : 13 – 14 dituliskan bahwa Kristus mati untuk melepaskan kita dari kutuk Taurat.
Galatia 3:13 'Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: " Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! "
14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa- bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Semua dosa mengakibatkan kematian, itu adalah vonis Tuhan sejak Adam berdosa: “Pada hari engkau memakannya engkau akan mati” (Kejadian 2:17). Adam berdosa jauh sebelum ada hukum Taurat. Kesimpulannya “Upah dosa adalah maut”, ini bukan kutuk Taurat. Dan sejak itu semua orang keturunan Adam (tidak ada orang yang bukan keturunan Adam) pastilah satu kali akan mati (Roma 5: 12). Bumi dikutuk karena dosa manusia, tetapi manusia sendiri tidak dikutuk bahkan Allah yang baik dan murah hati masih memberkati mereka dengan semua hal yang dibutuhkan untuk hidup dengan baik – Matius 5: 45.
Selama kurang lebih ± 3000 tahun setelah vonis “mati” dijatuhkan Tuhan atas manusia, manusia justru hidup dalam dosa yang makin bartambah-tambah. Maka di jaman Musa, Tuhan memberikan hukum Taurat, dan terhadap dosa-dosa tertentu, Taurat menjatuhkan kutuk. Dalam Ulangan 27 dituliskan beberapa dosa yang berakibat kutuk, yaitu:
(1) Menyembah berhala. Penyembahan berhala menyebabkan kutuk yang diwariskan kepada keturunan sampai generasi ke tiga dan ke empat. Bila ada orang yang sudah percaya kepada Tuhan, kemudian berbalik kepada berhala = murtad dari imannya, maka orang itu terkutuk, tidak ada lagi pengampunan dosa baginya (Ibrani 6:4-6 ; Galatia 1: 6 – 9). Dalam Perjanjian Baru dikatakan: Terkutuklah orang yang tidak mengasihi Allah (1 Korintus 16: 22).
(2) Kurang ajar kepada orang tua.
(3) Menyesatkan orang buta. Orang buta haruslah ditolong menemukan jalan yang benar, Tuhan memandang orang yang menyesatkan orang buta sebagai kejijikan dan mengutuk mereka.
(4) Menindas orang lemah (orang asing, janda dan yatim), yaitu orang yang tidak punya kemampuan untuk membela dirinya sendiri.
(5) Incest dan hubungan seks yang tidak wajar (dengan binatang, lesbian dan homoseks). Kepada orang yang mempraktekkan dosa tsb diatas, hukum Taurat menjatuhkan kutuk. Disamping itu dikemudian hari dengan bertambah-tambahnya dosa, maka daftar dosa yang mendatang kutuk ini ditambah dengan antara lain Kutuk menimpa orang yang melanggar perjanjian.
Apakah kutuk itu? Kepada Adam, Tuhan berfirman: “Dengan berpeluh (= bekerja keras) akan mendapat makananmu”. Artinya orang berdosa yang bekerja pasti menerima upah yang sepatutnya yaitu upah yang cukup baginya untuk hidup layak sesuai dengan pekerjaannya. Jadi, orang yang malas hidup dalam kekurangan itu adalah upah yang pantas bagi kemalasannya, orang yang rajin hidup dalam kecukupan adalah upah yang pantas dari kerajinannya. Orang yang tidak diberkati adalah orang yang tidak menerima upah yang pantas untuk jerih payahnya. Orang yang dikutuk adalah orang yang sudah bekerja mati-matian tetapi tidak menghasilkan apa-apa, bahkan semua yang dimilikinya pun habis/ diambil dari padanya. Orang yang diberkati, menerima jauh lebih banyak dari usaha atau pekerjaan yang dilakukannya dengan rajin, orang itu seolah-olah hidup di taman Eden di mana bumi tidak menumbuhkan onak dan duri.
Tanda-tanda orang yang berada di bawah kutuk Taurat: Ulangan 28 menuliskan apa yang dialami orang yang berada di bawah kutuk Taurat yaitu (Derek Prince meringkasnya) sbb:
( 1) Gangguan jiwa atau gangguan emosional
( 2) Penyakit menahun (kronis) yang tak tersembuhkan atau kambuhan (terutama yang turun temurun): Penyakit sampar (menular), penyakit yang tak dapat disembuhkan, penyakit yang keras/ jahat lagi lama, wabah yang tak dapat dihentikan.
( 3) Kemandulan dalam segala hal. Keluarganya mandul, usahanya mandul, pertaniannya mandul, ternaknya mandul, dst.
( 4) Kehancuran rumah tangga dan keretakan hubungan dalam keluarga
( 5) Selalu kekurangan (tidak mempunyai cukup untuk kehidupan sehari-hari yang wajar)
( 6) Cenderung atau sering mengalami kecelakaan
( 7) Seringnya terjadi kasus bunuh diri atu kematian tak wajar atau mati muda dalam satu keluarga.
Yang perlu Anda ketahui bila hanya ada 1 atau dua gejala tsb diatas, tidak dapat disimpulkan bahwa orang berada di bawah kutuk. Tetapi bila ada cukup banyak diantara gejala tsb terdapat pada seseorang mungkin sekali dia berada di bawah kutuk. Orang itu sendiri seharus meminta terang dari Allah dan Roh Kebenaran agar dia dapat mengetahui keadaan dirinya di bawah kutuk atau tidak.
Bila orang berada di bawah kutuk, maka korban Kristus pun menyelesaikan kutuk tsb, yaitu bila orang itu membereskan penyebab kutuknya itu. Dengan kata lain masalah penyebab kutuk itu haruslah dibereskan secara spesifik atau pertobatan yang spesifik.
Kematian Tuhan Yesus dan pertobatan manusia kepada-Nya memberikan berkat Abraham, dengan cara mengaruniakan kepada kita Roh-Nya, yaitu Roh yang menjadikan kita anak-anak Allah (Roma 8:14 - 17 ). Dan bersamaan dengan menerima Roh yang menjadi kita anak-anak Allah tsb, maka Allah Bapa yang telah mengaruniakan Kristus kepada kita, juga mengaruniakan berbagai hal lain, yaitu berkat berkelimpahan kepada kita (Roma 8:32), kesembuhan, kedamaian, serta perlindungan sebagaimana Dia memberkati Abraham.
Jadi, kesimpulannya tanpa Yesus, maka orang akan berusaha mentaati hukum Taurat agar dia tidak terkena kutuk, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Manusia tidak mampu untuk melawan godaan dan keinginan dosa, sehingga menjadi terkutuk di bawah hukum Taurat.
Galatia 3:13 'Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: " Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! "
14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa- bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Semua dosa mengakibatkan kematian, itu adalah vonis Tuhan sejak Adam berdosa: “Pada hari engkau memakannya engkau akan mati” (Kejadian 2:17). Adam berdosa jauh sebelum ada hukum Taurat. Kesimpulannya “Upah dosa adalah maut”, ini bukan kutuk Taurat. Dan sejak itu semua orang keturunan Adam (tidak ada orang yang bukan keturunan Adam) pastilah satu kali akan mati (Roma 5: 12). Bumi dikutuk karena dosa manusia, tetapi manusia sendiri tidak dikutuk bahkan Allah yang baik dan murah hati masih memberkati mereka dengan semua hal yang dibutuhkan untuk hidup dengan baik – Matius 5: 45.
Selama kurang lebih ± 3000 tahun setelah vonis “mati” dijatuhkan Tuhan atas manusia, manusia justru hidup dalam dosa yang makin bartambah-tambah. Maka di jaman Musa, Tuhan memberikan hukum Taurat, dan terhadap dosa-dosa tertentu, Taurat menjatuhkan kutuk. Dalam Ulangan 27 dituliskan beberapa dosa yang berakibat kutuk, yaitu:
(1) Menyembah berhala. Penyembahan berhala menyebabkan kutuk yang diwariskan kepada keturunan sampai generasi ke tiga dan ke empat. Bila ada orang yang sudah percaya kepada Tuhan, kemudian berbalik kepada berhala = murtad dari imannya, maka orang itu terkutuk, tidak ada lagi pengampunan dosa baginya (Ibrani 6:4-6 ; Galatia 1: 6 – 9). Dalam Perjanjian Baru dikatakan: Terkutuklah orang yang tidak mengasihi Allah (1 Korintus 16: 22).
(2) Kurang ajar kepada orang tua.
(3) Menyesatkan orang buta. Orang buta haruslah ditolong menemukan jalan yang benar, Tuhan memandang orang yang menyesatkan orang buta sebagai kejijikan dan mengutuk mereka.
(4) Menindas orang lemah (orang asing, janda dan yatim), yaitu orang yang tidak punya kemampuan untuk membela dirinya sendiri.
(5) Incest dan hubungan seks yang tidak wajar (dengan binatang, lesbian dan homoseks). Kepada orang yang mempraktekkan dosa tsb diatas, hukum Taurat menjatuhkan kutuk. Disamping itu dikemudian hari dengan bertambah-tambahnya dosa, maka daftar dosa yang mendatang kutuk ini ditambah dengan antara lain Kutuk menimpa orang yang melanggar perjanjian.
Apakah kutuk itu? Kepada Adam, Tuhan berfirman: “Dengan berpeluh (= bekerja keras) akan mendapat makananmu”. Artinya orang berdosa yang bekerja pasti menerima upah yang sepatutnya yaitu upah yang cukup baginya untuk hidup layak sesuai dengan pekerjaannya. Jadi, orang yang malas hidup dalam kekurangan itu adalah upah yang pantas bagi kemalasannya, orang yang rajin hidup dalam kecukupan adalah upah yang pantas dari kerajinannya. Orang yang tidak diberkati adalah orang yang tidak menerima upah yang pantas untuk jerih payahnya. Orang yang dikutuk adalah orang yang sudah bekerja mati-matian tetapi tidak menghasilkan apa-apa, bahkan semua yang dimilikinya pun habis/ diambil dari padanya. Orang yang diberkati, menerima jauh lebih banyak dari usaha atau pekerjaan yang dilakukannya dengan rajin, orang itu seolah-olah hidup di taman Eden di mana bumi tidak menumbuhkan onak dan duri.
Tanda-tanda orang yang berada di bawah kutuk Taurat: Ulangan 28 menuliskan apa yang dialami orang yang berada di bawah kutuk Taurat yaitu (Derek Prince meringkasnya) sbb:
( 1) Gangguan jiwa atau gangguan emosional
( 2) Penyakit menahun (kronis) yang tak tersembuhkan atau kambuhan (terutama yang turun temurun): Penyakit sampar (menular), penyakit yang tak dapat disembuhkan, penyakit yang keras/ jahat lagi lama, wabah yang tak dapat dihentikan.
( 3) Kemandulan dalam segala hal. Keluarganya mandul, usahanya mandul, pertaniannya mandul, ternaknya mandul, dst.
( 4) Kehancuran rumah tangga dan keretakan hubungan dalam keluarga
( 5) Selalu kekurangan (tidak mempunyai cukup untuk kehidupan sehari-hari yang wajar)
( 6) Cenderung atau sering mengalami kecelakaan
( 7) Seringnya terjadi kasus bunuh diri atu kematian tak wajar atau mati muda dalam satu keluarga.
Yang perlu Anda ketahui bila hanya ada 1 atau dua gejala tsb diatas, tidak dapat disimpulkan bahwa orang berada di bawah kutuk. Tetapi bila ada cukup banyak diantara gejala tsb terdapat pada seseorang mungkin sekali dia berada di bawah kutuk. Orang itu sendiri seharus meminta terang dari Allah dan Roh Kebenaran agar dia dapat mengetahui keadaan dirinya di bawah kutuk atau tidak.
Bila orang berada di bawah kutuk, maka korban Kristus pun menyelesaikan kutuk tsb, yaitu bila orang itu membereskan penyebab kutuknya itu. Dengan kata lain masalah penyebab kutuk itu haruslah dibereskan secara spesifik atau pertobatan yang spesifik.
Kematian Tuhan Yesus dan pertobatan manusia kepada-Nya memberikan berkat Abraham, dengan cara mengaruniakan kepada kita Roh-Nya, yaitu Roh yang menjadikan kita anak-anak Allah (Roma 8:14 - 17 ). Dan bersamaan dengan menerima Roh yang menjadi kita anak-anak Allah tsb, maka Allah Bapa yang telah mengaruniakan Kristus kepada kita, juga mengaruniakan berbagai hal lain, yaitu berkat berkelimpahan kepada kita (Roma 8:32), kesembuhan, kedamaian, serta perlindungan sebagaimana Dia memberkati Abraham.
Jadi, kesimpulannya tanpa Yesus, maka orang akan berusaha mentaati hukum Taurat agar dia tidak terkena kutuk, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Manusia tidak mampu untuk melawan godaan dan keinginan dosa, sehingga menjadi terkutuk di bawah hukum Taurat.
Minggu, 23 Desember 2012
Dosa Warisan dan Dosa Perbuatan
Ada 2 macam dosa: dosa warisan dan dosa perbuatan,
dan dua-duanya sudah ditebus oleh Yesus.
(1) Dosa warisan, adalah dosa turun temurun karena Adam
berbuat dosa. Upah atas dosanya adalah kesulitan2 hidup di dunia dan masuk
neraka setelah kematian (maut)
Kejadian 2:17 "tetapi pohon pengetahuan tentang yang
baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau
memakannya, pastilah engkau mati. "
Roma 5:12 "Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke
dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu
telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa."
(2) Dosa perbuatan, adalah dosa karena perbuatan di dunia.
Upah dosa ini sudah jelas adalah maut.
Yesus adalah pembela dan pengantara manusia utk dapat
diterima kembali oleh Bapa. Yesus membela dan membebaskan kita terhadap kutuk
dosa warisan (diterima kembali di surga), dan sekaligus menebus dosa perbuatan
selama di dunia.
Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan
kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak
melalui Aku.'"
Secara otomatis, dosa warisan dibebaskan oleh darah Yesus.
Roma 5:10 "Sebab jikalau kita, ketika masih SETERU,
diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang
telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"
Tetapi, dosa perbuatan membutuhkan pengakuan bahwa Yesuslah
yang mengampuni dosa perbuatan kita yg salah dan melanggar selama di dunia.
Untuk menerima karya penebusan Tuhan Jesus diperlukan iman.
Sebagai wujud/manifestasi iman, perlu adanya pengakuan.
Roma 10:9 "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu,
bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah
membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan."
Yesus Itu Tuhan atau Anak Tuhan? Mengapa Tuhan Beranak?
Tritunggal adalah konsep Ilahi dimana Allah itu Esa tetapi memiliki 3
peranan, yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yaitu yang disebut Tuhan Yesus
Kristus.
Hal ini bisa dianalogikan sederhana dengan air yang memiliki 3 wujud, dan manusia yg terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh.
Yang disebut Anak bukanlah harafiah 'yang diperanakkan'. Mis: anak kunci, apakah dilahirkan dari induk kunci? Tidak bukan?
Bagaimana juga dengan istilah ibu jari? Bukannya ibu yang melahirkan jari-jari. Demikian juga dengan Allah Bapa, Dialah Tuhan Allah semesta alam.
Yesus adalah Allah sendiri. Dia adalah satu dengan Bapa (Esa).
Yohanes 10:30 "Aku dan Bapa adalah satu."
Allah Bapa berperan banyak pada zaman Perjanjian lama, dan menggunakan konsekuensi langsung dari tindakan kesalahan umat-Nya. Oleh karena itu, dalam perjanjian Allah Bapa dan umat-Nya banyak menggunakan liturgi dan aturan-aturan teknis yang khusus, misalnya dilarang makan ini itu, aturan ibadat yang ketat, dll yang bila dilanggar ada konsekuensi langsung dari Allah Bapa. Untuk masuk surga sangat sulit, karena diatur dalam Hukum Taurat yang tegas.
Allah Anak yaitu Yesus dan Allah Roh Kudus, berperan pada zaman Perjanjian baru. Yesus Kristus menjadi Pengantara antara manusia dan Allah. Melalui Yesus, maka ada karunia yang begitu besar, sehingga cukup seseorang percaya saja kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka dia akan diselamatkan dan diampuni dosa-dosanya. Bagaimana dengan Hukum Taurat? Tetap berlaku, karena dengan adanya karunia keselamatan dari Yesus, maka orang akan melakukan Hukum Taurat, yaitu dengan bimbingan Roh Kudus.
Inilah prinsip sederhana dari peranan Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Sekali lagi, Ketiganya adalah Esa. Mengapa banyak orang yang tidak bisa dan tidak mau mengerti? Karena hikmat Allah tidak terselami oleh pikiran manusia, dan keajaiban Allah di luar apa yang dibayangkan oleh otak manusia yang kecil ini. Kalau Allah mudah dimengerti dengan akal manusia, maka tidak ajaiblah Dia.
Ayub 36:26 "Sesungguhnya, Allah itu besar, tidak tercapai oleh pengetahuan kita, jumlah tahun- Nya tidak dapat diselidiki."
Maz 139:6 "Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. "
1 Kor 3:19 "Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: ' Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.'"
Hal ini bisa dianalogikan sederhana dengan air yang memiliki 3 wujud, dan manusia yg terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh.
Yang disebut Anak bukanlah harafiah 'yang diperanakkan'. Mis: anak kunci, apakah dilahirkan dari induk kunci? Tidak bukan?
Bagaimana juga dengan istilah ibu jari? Bukannya ibu yang melahirkan jari-jari. Demikian juga dengan Allah Bapa, Dialah Tuhan Allah semesta alam.
Yesus adalah Allah sendiri. Dia adalah satu dengan Bapa (Esa).
Yohanes 10:30 "Aku dan Bapa adalah satu."
Allah Bapa berperan banyak pada zaman Perjanjian lama, dan menggunakan konsekuensi langsung dari tindakan kesalahan umat-Nya. Oleh karena itu, dalam perjanjian Allah Bapa dan umat-Nya banyak menggunakan liturgi dan aturan-aturan teknis yang khusus, misalnya dilarang makan ini itu, aturan ibadat yang ketat, dll yang bila dilanggar ada konsekuensi langsung dari Allah Bapa. Untuk masuk surga sangat sulit, karena diatur dalam Hukum Taurat yang tegas.
Allah Anak yaitu Yesus dan Allah Roh Kudus, berperan pada zaman Perjanjian baru. Yesus Kristus menjadi Pengantara antara manusia dan Allah. Melalui Yesus, maka ada karunia yang begitu besar, sehingga cukup seseorang percaya saja kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka dia akan diselamatkan dan diampuni dosa-dosanya. Bagaimana dengan Hukum Taurat? Tetap berlaku, karena dengan adanya karunia keselamatan dari Yesus, maka orang akan melakukan Hukum Taurat, yaitu dengan bimbingan Roh Kudus.
Inilah prinsip sederhana dari peranan Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Sekali lagi, Ketiganya adalah Esa. Mengapa banyak orang yang tidak bisa dan tidak mau mengerti? Karena hikmat Allah tidak terselami oleh pikiran manusia, dan keajaiban Allah di luar apa yang dibayangkan oleh otak manusia yang kecil ini. Kalau Allah mudah dimengerti dengan akal manusia, maka tidak ajaiblah Dia.
Ayub 36:26 "Sesungguhnya, Allah itu besar, tidak tercapai oleh pengetahuan kita, jumlah tahun- Nya tidak dapat diselidiki."
Maz 139:6 "Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. "
1 Kor 3:19 "Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: ' Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.'"
Kamis, 20 Desember 2012
Mengapa Beribadah di Hari Minggu?
Pertanyaan:
Mengapa Beribadah di Hari Minggu? Bukankah tertulis, beribadahlah di hari Sabat?
Jawaban:
Perintah beribadah di hari Sabat tertulis sbb:
A. (Keluaran 20:8) - "Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:"
B. (Keluaran 23:12) - "Enam harilah lamanya engkau melakukan pekerjaanmu,
tetapi pada hari ketujuh haruslah engkau berhenti, supaya lembu dan
keledaimu tidak bekerja dan supaya anak budakmu perempuan dan orang
asing melepaskan lelah."
C. (Keluaran 31:15) - "Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi
pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari
kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari
Sabat, pastilah ia dihukum mati."
D. (Ulangan 5:12) - "Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang
diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."
E. (Imamat 26:2) - "Kamu harus memelihara hari-hari Sabat-Ku dan
menghormati tempat kudus-Ku, Akulah TUHAN."
Jadi, seseorang harus menyediakan satu hari yang dikhususkan dan dikuduskan untuk beristirahat dan untuk beribadah memuliakan Tuhan, dan di hari itu, dia tidak boleh bekerja. Mengenai pemilihan hari Minggu, Alkitab mengatakan sbb:
Jadi pemilihan hari Minggu tidaklah dipersalahkan, karena pada dasarnya setiap hari adalah hari beribadah. Hanya, hari Minggu dipilih agar ada satu hari di mana semua umat dapat bersama-sama beribadah.
Mengapa Beribadah di Hari Minggu? Bukankah tertulis, beribadahlah di hari Sabat?
Jawaban:
Perintah beribadah di hari Sabat tertulis sbb:
A. (Keluaran 20:8) - "Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:"
B. (Keluaran 23:12) - "Enam harilah lamanya engkau melakukan pekerjaanmu,
tetapi pada hari ketujuh haruslah engkau berhenti, supaya lembu dan
keledaimu tidak bekerja dan supaya anak budakmu perempuan dan orang
asing melepaskan lelah."
C. (Keluaran 31:15) - "Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi
pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari
kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari
Sabat, pastilah ia dihukum mati."
D. (Ulangan 5:12) - "Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang
diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."
E. (Imamat 26:2) - "Kamu harus memelihara hari-hari Sabat-Ku dan
menghormati tempat kudus-Ku, Akulah TUHAN."
Jadi, seseorang harus menyediakan satu hari yang dikhususkan dan dikuduskan untuk beristirahat dan untuk beribadah memuliakan Tuhan, dan di hari itu, dia tidak boleh bekerja. Mengenai pemilihan hari Minggu, Alkitab mengatakan sbb:
Kolose 2:16 "Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu
mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun
hari Sabat;
2:17 semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus. "
2:17 semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus. "
Rom 14:5 "Yang seorang menganggap hari yang satu lebih penting dari pada
hari yang lain, tetapi yang lain menganggap semua hari sama saja.
Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri.
14:6a Siapa yang berpegang pada suatu hari yang tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan."
Markus 2:27 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, 2:28 jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."
14:6a Siapa yang berpegang pada suatu hari yang tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan."
Markus 2:27 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, 2:28 jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."
Jadi pemilihan hari Minggu tidaklah dipersalahkan, karena pada dasarnya setiap hari adalah hari beribadah. Hanya, hari Minggu dipilih agar ada satu hari di mana semua umat dapat bersama-sama beribadah.
Minggu, 16 Desember 2012
Mengapa Tuhan Kristen itu Tidak Masuk Akal?
Apa yg ajaib bila Tuhan itu masuk akal?
Tuhan justru ajaib karena Dia tidak masuk akal.
Inilah mengapa ajaran radikal, tidak mempercayai Tuhan, dan mengatakan Tuhan adalah Diri Anda sendiri. Segala ajaran yg tidak mengakui Tuhan pada awalnya mempunyai konsep dasar antara lain Tuhan harus bisa diterima akal. Kalau begitu, kita menyamai otak kita dengan pikiran dan rancangan Tuhan. Nah kalau begitu, apa mahakuasanya Tuhan?
Hikmat Allah tidak terselami oleh akal manusia yg terbatas.
Ayub 36:26 "Sesungguhnya, Allah itu besar, tidak tercapai oleh pengetahuan kita, jumlah tahun- Nya tidak dapat diselidiki."
Maz 139:6 "Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. "
1 Kor 3:19 "Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: ' Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.'"
Tuhan justru ajaib karena Dia tidak masuk akal.
Inilah mengapa ajaran radikal, tidak mempercayai Tuhan, dan mengatakan Tuhan adalah Diri Anda sendiri. Segala ajaran yg tidak mengakui Tuhan pada awalnya mempunyai konsep dasar antara lain Tuhan harus bisa diterima akal. Kalau begitu, kita menyamai otak kita dengan pikiran dan rancangan Tuhan. Nah kalau begitu, apa mahakuasanya Tuhan?
Hikmat Allah tidak terselami oleh akal manusia yg terbatas.
Ayub 36:26 "Sesungguhnya, Allah itu besar, tidak tercapai oleh pengetahuan kita, jumlah tahun- Nya tidak dapat diselidiki."
Maz 139:6 "Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. "
1 Kor 3:19 "Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: ' Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.'"
Kenapa Hanya untuk Menebus Dosa Manusia Tuhan Harus Mati?
Kristen meyakini Tuhan adalah Allah yang maha Kasih.
"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."
(Yohanes 15:12-14).
Di dalam pengorbahan Tuhan Yesus di kayu salib, kasih Allah itu nyata dan terbukti.
Orang tua yg manusia biasa saja, mengasihi anaknya, rela mati utk anaknya.
Ini menunjukkan bahwa hanya Tuhan yg benar2 Tuhan, yg mengasihi manusia, yg rela mati utk manusia.
"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."
(Yohanes 15:12-14).
Di dalam pengorbahan Tuhan Yesus di kayu salib, kasih Allah itu nyata dan terbukti.
Orang tua yg manusia biasa saja, mengasihi anaknya, rela mati utk anaknya.
Ini menunjukkan bahwa hanya Tuhan yg benar2 Tuhan, yg mengasihi manusia, yg rela mati utk manusia.
Dasar-dasar Kekristenan
Pada mulanya adalah Tuhan Allah. Ia tidak berawal dan berakhir.
Tuhan Allah menciptakan dunia dalam waktu 7 hari-Nya. Ia menciptakan terang dan gelap, siang dan malam, laut dan daratan, binatang-binatang di laut darat dan udara, dan terakhir Tuhan Allah menciptakan manusia yaitu Adam dan Hawa.
Tuhan Allah memiliki panglima-panglima malaikat yang bernama Mikhael, Gabriel, dan Lucifer. Salah satu yang bernama Lucifer adalah pemimpin musik di sorga, dan memberontak terhadap Tuhan Allah. Tuhan Allah membuang Lucifer ke bumi, dan mendapat julukan sebagai iblis.
Adam dan Hawa dipeliharaNya di Taman Eden atau Taman Firdaus. Seluruh makanan di taman itu boleh dimakan, kecuali satu pohon yang berbuah, di mana buahnya tidak boleh dimakan. Atas tipuan dari iblis, maka Hawa dan Adam tertipu dengan memakan buah pengetahuan tersebut. Seketika mereka jatuh dalam dosa, dan diusir oleh Tuhan Allah keluar dari Taman Eden. Pada saat jatuh ke dalam dosa, maka hubungan manusia terputus dengan Tuhan Allah.
Adam dan Hawa merasakan kutukan dosa, yaitu kesulitan hidup di dunia, di mana mereka harus berusaha menyambung hidup, melawan penyakit, dan dapat memiliki kecenderungan dosa sampai kepada keturunan-keturunan umat manusia. Kecenderungan dosa misalnya membunuh, berbohong, sombong, tidak taat kepada Tuhan dan menuruti hawa nafsu sendiri, berzinah, dan lain-lainnya.
Manusia pada zaman ini terus-menerus berbuat dosa sehingga manusia bertambah jahat, sehingga akhirnya Tuhan Allah menghukum manusia, misalnya terhadap kota Sodom dan Gomora dijatuhkan api dari langit dan kota itu dibalik ke dalam bumi, serta peristiwa air bah pada zaman nabi Nuh. Pada peristiwa air bah, seluruh umat manusia dibinasakan, kecuali nabi Nuh dan keluarganya serta binatang-binatang yang dibawa dalam bahtera.
Seorang bapa bagi orang beriman muncul, yang bernama Abraham atau Ibrahim. Abraham sudah tua dan belum memiliki anak dari istrinya Sarah. Tapi Tuhan Allah menjanjikan seorang anak bagi Abraham yang akan menjadi bangsa yang besar keturunannya seperti bintang di langit. Karena ketidaksabaran istrinya, Sarah, maka Sarah menyuruh Abraham agar tidur dengan gundiknya, Hagar. Dari Hagar, Abraham mendapat seorang anak bernama Ismail, dan Tuhan Allah menjanjikan bahwa keturunan Ismail juga akan menjadi bangsa yang besar, seperti layaknya pasir di laut. Hagar menyebut Tuhan Allah dengan sebutan El-Roi.
Akhirnya Abraham dan Sarah mempunyai anak, seperti yang dijanjikan Tuhan Allah. Anak itu dinamakan Ishak, dan menjadi nenek moyang bangsa Israel saat ini.
Tuhan Allah menetapkan cara-cara ibadah kepada umatnya, Israel, agar dapat mereka berkenan kepada Tuhan Allah, sehingga pada saat mereka mati, mereka dapat diterima oleh Tuhan Allah di surga. Peraturan itu antara lain:
- harus mempersembahkan korban bakaran yang tidak bercacat, dengan ritual persembahan tertentu
- yang boleh mempersembahkan korban hanya imam saja
- jika ada orang yang berdosa, maka haruslah dipersembahkan lembu jantan muda, kambing jantan, atau kambing betina yang tidak bercela, sesuai dengan jabatan orang tersebut.
- orang yang kena barang yang najis akan menjadi najis dan harus mempersembahkan korban tebusan
- ada binatang-binatang yang tidak boleh dimakan, misalnya binatang-binatang tidak berkuku belah yaitu unta, pelanduk, kelinci, babi, dll.
Dengan melakukan ini semua, maka diharapkan Tuhan Allah akan BERKENAN kepada manusia, dan menerima manusia. Namun demikian, aturan-aturan yang dibuat ini sangatlah banyak, menyebabkan sulit diikuti, sehingga yang terjadi adalah seringnya penghukuman Tuhan Allah datang kepada bangsa Israel.
Pada masa ini, Tuhan Allah menghukum dengan tegas orang-orang yang sangat ceroboh melawan Dia, dan melanggar aturan-aturannya. Tuhan Allah juga melakukan tindakan-tindakan langsung yang fenomenal baik pada saat membantu umatNya, atau menghukum umatNya, misalnya:
- menurunkan roti manna dari surga
- melindungi umatNya dengan tiang awan (pelindung dari panas siang), dan tiang api (pelindung dari dingin malam)
- membelah laut Merah
- mengirimkan api mesbah dari surga pada masa nabi Elia
- menghukum Sodom dan Gomora dengan api
Karena ketidaktaatan umat Israel, maka Tuhan Allah mengirimkan berbagai hukuman kepada bangsa ini, antara lain penjajahan-penjajahan yang terjadi, yang menghancurkan negeri Israel. Demikian dapat disimpulkan bahwa sangat sulit memulihkan hubungan manuasia dengan Tuhan dengan giat berusaha, kebaikan, agama, pendidikan, uang, bahkan amal.
Pada zaman ini, hiduplah nabi-nabi Tuhan. Nabi-nabi ini menubuatkan (meramalkan dengan wahyu dari Tuhan), akan adanya seorang Mesias yang akan datang ke dunia, yang akan membebaskan umat Israel dari kesulitan-kesulitan mereka.
Tuhan Allah sangat mengasihi bangsa Israel dan seluruh bangsa-bangsa di dunia, maka ia mengutus AnakNya yang tunggal, yaitu Yesus, turun ke dunia, seperti yang sudah dinubuatkan oleh para nabi sejak zaman dahulu. Bila pada masa Tuhan Allah bekerja, maka peristiwa yang fenomenal yang demonstratif secara alam dipertunjukkan, maka pada masa Tuhan Yesus bekerja, maka kasihNya, mujizatNya dalam kehidupan manusiawi dipertunjukkan secara demonstratif.
Tuhan Yesus datang agar Tuhan dapat lebih dekat kepada manusia. Tuhan sendiri yang mendekati manusia dalam wujud manusia, sehingga Dia bebas berinteraksi kepada manusia. Mengapa? Karena Dia ingin menunjukkan kasihNya kepada manusia dan menjangkau manusia tanpa dibatasi oleh keadaan alami (di mana Dia adalah Tuhan, dan manusia adalah terbatas secara manusiawi). Dengan menjadi manusia, maka manusia dapat melihat dan sekaligus merasakan wujud nyata kasih Tuhan kepada manusia. Yesus menjadi jembatan pengantara manusia dan Allah.
Kini, Yesus membawa kabar baik kepada umat Israel, supaya umat tersebut menerima Yesus sebagai Mesias, sehingga melalui Yesus, Tuhan Allah akan menerima mereka kembali dan menyelamatkan mereka dari penghukuman kekal. Tetapi apa yang tejadi, --sesuai dengan rencana Allah-- orang Israel menolak Yesus sebagai Mesias dan menyalibkan Yesus. Kini, Yesus disalibkan, mati, dan bangkit kembali pada hari ketiga.
Mengapa Dia bangkit? Karena Yesus adalah Tuhan yang tidak bisa mati.
Mengapa Yesus mau mati? Karena Yesuslah pengganti korban bakaran pada zaman lalu (korban lembu dan kambing domba). Yesus sudah menjadi korban yang BERKENAN kepada Tuhan Allah, sehingga aturan-aturan pada masa lalu tidaklah diperlukan lagi, tetapi digantikan dengan korban Yesus.
Karena bangsa Israel menolak Yesus sebagai Mesias (Juruselamat), maka keselamatan itu --sekali lagi bahwa ini sesuai dengan rencana Allah-- turun kepada seluruh umat manusia di dunia. Karena pada dasarnya Tuhan Allah cinta kepada seluruh bangsa, dan ingin seluruh umat manusia diselamatkan.
Bagaimana syaratnya menerima pengorbanan Yesus dan menerima perkenanan Tuhan Allah dengan cuma-cuma? Yaitu percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dan mengucapkan dengan mulut Anda tentang hal itu. Percaya Yesus sebagai Tuhan, yaitu percaya bahwa Yesus adalah Tuhan sendiri yang turun ke dunia menjadi manusia. Yesus sebagai Juruselamat, yaitu percaya bahwa dengan kematian Yesus, dosa-dosa Anda sudah dihapuskan.
Semudah itukah? Ya. Yesus sudah menyediakan Jalan yang Lurus itu. Dia adalah Jalan kebenaran dan kehidupan. Tidak ada yang dapat datang kepada Tuhan Allah, kecuali melalui Yesus.
Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :
Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.
Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.
Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>
Tuhan Allah menciptakan dunia dalam waktu 7 hari-Nya. Ia menciptakan terang dan gelap, siang dan malam, laut dan daratan, binatang-binatang di laut darat dan udara, dan terakhir Tuhan Allah menciptakan manusia yaitu Adam dan Hawa.
Tuhan Allah memiliki panglima-panglima malaikat yang bernama Mikhael, Gabriel, dan Lucifer. Salah satu yang bernama Lucifer adalah pemimpin musik di sorga, dan memberontak terhadap Tuhan Allah. Tuhan Allah membuang Lucifer ke bumi, dan mendapat julukan sebagai iblis.
Adam dan Hawa dipeliharaNya di Taman Eden atau Taman Firdaus. Seluruh makanan di taman itu boleh dimakan, kecuali satu pohon yang berbuah, di mana buahnya tidak boleh dimakan. Atas tipuan dari iblis, maka Hawa dan Adam tertipu dengan memakan buah pengetahuan tersebut. Seketika mereka jatuh dalam dosa, dan diusir oleh Tuhan Allah keluar dari Taman Eden. Pada saat jatuh ke dalam dosa, maka hubungan manusia terputus dengan Tuhan Allah.
Adam dan Hawa merasakan kutukan dosa, yaitu kesulitan hidup di dunia, di mana mereka harus berusaha menyambung hidup, melawan penyakit, dan dapat memiliki kecenderungan dosa sampai kepada keturunan-keturunan umat manusia. Kecenderungan dosa misalnya membunuh, berbohong, sombong, tidak taat kepada Tuhan dan menuruti hawa nafsu sendiri, berzinah, dan lain-lainnya.
Manusia pada zaman ini terus-menerus berbuat dosa sehingga manusia bertambah jahat, sehingga akhirnya Tuhan Allah menghukum manusia, misalnya terhadap kota Sodom dan Gomora dijatuhkan api dari langit dan kota itu dibalik ke dalam bumi, serta peristiwa air bah pada zaman nabi Nuh. Pada peristiwa air bah, seluruh umat manusia dibinasakan, kecuali nabi Nuh dan keluarganya serta binatang-binatang yang dibawa dalam bahtera.
Seorang bapa bagi orang beriman muncul, yang bernama Abraham atau Ibrahim. Abraham sudah tua dan belum memiliki anak dari istrinya Sarah. Tapi Tuhan Allah menjanjikan seorang anak bagi Abraham yang akan menjadi bangsa yang besar keturunannya seperti bintang di langit. Karena ketidaksabaran istrinya, Sarah, maka Sarah menyuruh Abraham agar tidur dengan gundiknya, Hagar. Dari Hagar, Abraham mendapat seorang anak bernama Ismail, dan Tuhan Allah menjanjikan bahwa keturunan Ismail juga akan menjadi bangsa yang besar, seperti layaknya pasir di laut. Hagar menyebut Tuhan Allah dengan sebutan El-Roi.
Akhirnya Abraham dan Sarah mempunyai anak, seperti yang dijanjikan Tuhan Allah. Anak itu dinamakan Ishak, dan menjadi nenek moyang bangsa Israel saat ini.
Tuhan Allah menetapkan cara-cara ibadah kepada umatnya, Israel, agar dapat mereka berkenan kepada Tuhan Allah, sehingga pada saat mereka mati, mereka dapat diterima oleh Tuhan Allah di surga. Peraturan itu antara lain:
- harus mempersembahkan korban bakaran yang tidak bercacat, dengan ritual persembahan tertentu
- yang boleh mempersembahkan korban hanya imam saja
- jika ada orang yang berdosa, maka haruslah dipersembahkan lembu jantan muda, kambing jantan, atau kambing betina yang tidak bercela, sesuai dengan jabatan orang tersebut.
- orang yang kena barang yang najis akan menjadi najis dan harus mempersembahkan korban tebusan
- ada binatang-binatang yang tidak boleh dimakan, misalnya binatang-binatang tidak berkuku belah yaitu unta, pelanduk, kelinci, babi, dll.
Dengan melakukan ini semua, maka diharapkan Tuhan Allah akan BERKENAN kepada manusia, dan menerima manusia. Namun demikian, aturan-aturan yang dibuat ini sangatlah banyak, menyebabkan sulit diikuti, sehingga yang terjadi adalah seringnya penghukuman Tuhan Allah datang kepada bangsa Israel.
Pada masa ini, Tuhan Allah menghukum dengan tegas orang-orang yang sangat ceroboh melawan Dia, dan melanggar aturan-aturannya. Tuhan Allah juga melakukan tindakan-tindakan langsung yang fenomenal baik pada saat membantu umatNya, atau menghukum umatNya, misalnya:
- menurunkan roti manna dari surga
- melindungi umatNya dengan tiang awan (pelindung dari panas siang), dan tiang api (pelindung dari dingin malam)
- membelah laut Merah
- mengirimkan api mesbah dari surga pada masa nabi Elia
- menghukum Sodom dan Gomora dengan api
Karena ketidaktaatan umat Israel, maka Tuhan Allah mengirimkan berbagai hukuman kepada bangsa ini, antara lain penjajahan-penjajahan yang terjadi, yang menghancurkan negeri Israel. Demikian dapat disimpulkan bahwa sangat sulit memulihkan hubungan manuasia dengan Tuhan dengan giat berusaha, kebaikan, agama, pendidikan, uang, bahkan amal.
Pada zaman ini, hiduplah nabi-nabi Tuhan. Nabi-nabi ini menubuatkan (meramalkan dengan wahyu dari Tuhan), akan adanya seorang Mesias yang akan datang ke dunia, yang akan membebaskan umat Israel dari kesulitan-kesulitan mereka.
Tuhan Allah sangat mengasihi bangsa Israel dan seluruh bangsa-bangsa di dunia, maka ia mengutus AnakNya yang tunggal, yaitu Yesus, turun ke dunia, seperti yang sudah dinubuatkan oleh para nabi sejak zaman dahulu. Bila pada masa Tuhan Allah bekerja, maka peristiwa yang fenomenal yang demonstratif secara alam dipertunjukkan, maka pada masa Tuhan Yesus bekerja, maka kasihNya, mujizatNya dalam kehidupan manusiawi dipertunjukkan secara demonstratif.
Tuhan Yesus datang agar Tuhan dapat lebih dekat kepada manusia. Tuhan sendiri yang mendekati manusia dalam wujud manusia, sehingga Dia bebas berinteraksi kepada manusia. Mengapa? Karena Dia ingin menunjukkan kasihNya kepada manusia dan menjangkau manusia tanpa dibatasi oleh keadaan alami (di mana Dia adalah Tuhan, dan manusia adalah terbatas secara manusiawi). Dengan menjadi manusia, maka manusia dapat melihat dan sekaligus merasakan wujud nyata kasih Tuhan kepada manusia. Yesus menjadi jembatan pengantara manusia dan Allah.
Kini, Yesus membawa kabar baik kepada umat Israel, supaya umat tersebut menerima Yesus sebagai Mesias, sehingga melalui Yesus, Tuhan Allah akan menerima mereka kembali dan menyelamatkan mereka dari penghukuman kekal. Tetapi apa yang tejadi, --sesuai dengan rencana Allah-- orang Israel menolak Yesus sebagai Mesias dan menyalibkan Yesus. Kini, Yesus disalibkan, mati, dan bangkit kembali pada hari ketiga.
Mengapa Dia bangkit? Karena Yesus adalah Tuhan yang tidak bisa mati.
Mengapa Yesus mau mati? Karena Yesuslah pengganti korban bakaran pada zaman lalu (korban lembu dan kambing domba). Yesus sudah menjadi korban yang BERKENAN kepada Tuhan Allah, sehingga aturan-aturan pada masa lalu tidaklah diperlukan lagi, tetapi digantikan dengan korban Yesus.
Karena bangsa Israel menolak Yesus sebagai Mesias (Juruselamat), maka keselamatan itu --sekali lagi bahwa ini sesuai dengan rencana Allah-- turun kepada seluruh umat manusia di dunia. Karena pada dasarnya Tuhan Allah cinta kepada seluruh bangsa, dan ingin seluruh umat manusia diselamatkan.
Bagaimana syaratnya menerima pengorbanan Yesus dan menerima perkenanan Tuhan Allah dengan cuma-cuma? Yaitu percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dan mengucapkan dengan mulut Anda tentang hal itu. Percaya Yesus sebagai Tuhan, yaitu percaya bahwa Yesus adalah Tuhan sendiri yang turun ke dunia menjadi manusia. Yesus sebagai Juruselamat, yaitu percaya bahwa dengan kematian Yesus, dosa-dosa Anda sudah dihapuskan.
Semudah itukah? Ya. Yesus sudah menyediakan Jalan yang Lurus itu. Dia adalah Jalan kebenaran dan kehidupan. Tidak ada yang dapat datang kepada Tuhan Allah, kecuali melalui Yesus.
Yohanes 14:6 'Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'
Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :
Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.
Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.
Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>
Sabtu, 17 November 2012
Setelah Menerima Keselamatan, Mengapa Manusia Tidak Langsung ke Surga Saja?
Alkitab tidak mengajarkan individualisme seperti itu. Yesus menyuruh agar Injil diberitakan oleh mereka yg telah mengetahuinya, kepada siapapun yg belum mengetahuinya.
Yesus dapat datang utk kedua kali sewaktu2, maka semua orang Kristen akan diangkat ke surga.
Mengapa Yesus tidak menyuruh agar menyimpan rahasia ini, seperti menyimpan mutiara dalam brankas? Tidak lain adalah kasih Allah supaya manusia tidak binasa tetapi waktu yg diberikan adalah supaya kita bertobat.
Roma 2:4 'Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan- Nya, kesabaran- Nya dan kelapangan hati- Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.'
Kapan murka Allah dinyatakan? Yaitu pada saat Injil selesai diberitakan ke seluruh dunia. Setelah semua bangsa tahu tentang Injil, barulah tiba kesudahan dunia.
Matius 24: 14 'Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. '
Rencana kedatangan Yesus kedua kali, mensyaratkan Injil diberitakan di seluruh dunia, agar tidak ada dalih bagi manusia bahwa ‘saya belum mendengar tentang Injil’.
Mat 24:14 'Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. '
Mengapa? Agar pada saat semua orang menghadap Yesus, tidak ada dalih bahwa ada org2 yg belum tahu Injil.
Semuanya adalah pilihan manusia apakah mau menerima Yesus atau tidak, dan tidak ada paksaan.
Yesus dapat datang utk kedua kali sewaktu2, maka semua orang Kristen akan diangkat ke surga.
Mengapa Yesus tidak menyuruh agar menyimpan rahasia ini, seperti menyimpan mutiara dalam brankas? Tidak lain adalah kasih Allah supaya manusia tidak binasa tetapi waktu yg diberikan adalah supaya kita bertobat.
Roma 2:4 'Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan- Nya, kesabaran- Nya dan kelapangan hati- Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.'
Kapan murka Allah dinyatakan? Yaitu pada saat Injil selesai diberitakan ke seluruh dunia. Setelah semua bangsa tahu tentang Injil, barulah tiba kesudahan dunia.
Matius 24: 14 'Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. '
Rencana kedatangan Yesus kedua kali, mensyaratkan Injil diberitakan di seluruh dunia, agar tidak ada dalih bagi manusia bahwa ‘saya belum mendengar tentang Injil’.
Mat 24:14 'Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. '
Mengapa? Agar pada saat semua orang menghadap Yesus, tidak ada dalih bahwa ada org2 yg belum tahu Injil.
Semuanya adalah pilihan manusia apakah mau menerima Yesus atau tidak, dan tidak ada paksaan.
Langganan:
Postingan (Atom)



