Laman ini dipersembahkan bagi Anda

Halaman ini dipersembahkan bagi Anda. Sebelum Anda dilahirkan, Allah merencanakan saat ini dalam kehidupan Anda. Bukan kebetulan kalau Anda sedang berada pada halaman ini.

Tahukah Anda, Tuhan sangat senang berada di dekat Anda. Dia sangat mengasihi Anda, dan ingin bersama Anda. Karena kasihNya yang begitu besar, Ia rela melakukan perjalanan paling jauh yang pernah ada. Ia meninggalkan sorga, untuk bisa bersama-sama dengan Anda di bumi ini.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)

Dia mengasihi Anda pada hari-hari baik Anda.
Dia mengasihi Anda pada hari-hari buruk Anda.
Kasih-Nya tidak terpengaruh oleh tanggapan Anda.
Allah adalah kasih, dan kasih-Nya diberikan tak terbatas.

Yesus datang kepada orang-orang berdosa agar mereka bertobat dan memperoleh pengampunan. Yesus sangat mengasihi Anda karena Anda adalah buatan tanganNya. Yesus ingin berada di hati Anda.

Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :

Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.

Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.

YA, Apa yang harus saya lakukan selanjutnya? >>

YA, Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>

Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu mengenai dasar Kekristenan >>

Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu siapakah Yesus itu? >>
Tampilkan postingan dengan label Alkitab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alkitab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Maret 2017

Video Pengakuan Beredar: Nania Idol Pindah Agama Kristen Usai Shalat Tahajud


WowKeren.com - Baru-baru ini beredar video pengakuan Nania Yusuf yang mengungkapkan alasannya pindah agama. Sebelumnya, jebolan ajang "Indonesian Idol" ini merupakan pemeluk agama Islam sebelum akhirnya menjadi umat Kristiani.


Dalam video yang berdurasi 15 menitan itu, Nania mengungkapkan dirinya adalah seorang Muslim yang taat dan rajin beribadah. "Semua ibadah dilakukan, seperti ibadah lima waktu, sepuluh waktu, sunnah tidak sunnah, wajib tidak wajib, semua saya kerjakan," ujarnya.

Namun, tiba-tiba pada suatu malam Nania menjadi resah setelah membaca Alkitab temannya yang ketinggalan di rumah. Ia pun kemudian memilih untuk tidur pada pukul 23:00 WIB dan bangun lagi untuk Shalat Tahajud. Saat itu, ia kembali merasa resah.

"Ketika saya Shalat Tahajud, waktu itu rasanya beda karena saya ngerasa ada yang aneh," jelas Nania. "Saya merasa terganggu dengan tulisan di Alkitab yang saya baca sebelum tidur bahwa kita patut percaya bahwa Yesus benar-benar ada. Dan sampai hari ini dan detik ini, saya cari tulisan di Alkitab itu nggak ada."

"Saya berdoa di Shalat Tahajud saya, saya bilang, 'Ya Allah, kalau seandainya Yesus itu benar-benar ada, tolong tunjukkan kepada saya'," lanjut Nania. Nania lalu tidur kembali dan terbangun pada pukul 02:00 WIB setelah mendengar pintu kamarnya diketok 3 kali.

Ketika bangun, Nania melihat cahaya di tembok kamarnya dan muncul sosok pria tampan yang tak dikenal. "Biasa perempuan, yang saya tahu hanya ganteng banget. Dan juga matanya benar-benar bikin saya nyaman. Dan lebih heran lagi, dia senyum sama saya," ucapnya.

Setelah mengalami peristiwa yang aneh itu, Nania langsung menceritakannya kepada teman. Saat itu juga, temannya menyarankan Nania untuk pindah agama ke Kristen karena ia dianggap telah melihat hidayah yang dikirimkan oleh Tuhan.
Berikut video pengakuan Nania:

 https://www.youtube.com/watch?v=zo6TSWf14yU

Selengkapnya baca: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00103507.html#ixzz420IEP8Wm

Selasa, 13 Oktober 2015

Apakah yang Disalib adalah Seseorang yang Diserupakan dengan Isa?

Empat Injil sudah memberitahukan bahwa Isa (Yesus) akan menderita, dan penderitaan Yesus itu untuk menggenapi segala yang telah dinubuatkan Allah melalui para nabi sebagaimana tercantum dalam kitab-kitab Perjanjian Lama.

Jika Yesus melarikan diri, atau dengan kata lain ditolong oleh Allah naik ke langit dan Allah mengubah wajah seseorang (katakan Yudas) menjadi Yesus, sehingga yang ditangkap dan disalib adalah Yudas, itu sama saja dengan Tuhan yang merusak rencana-Nya sendiri, karena Allah telah menubuatkan melalui para nabi, bahwa Anak Manusia akan menderita dan serahkan kepada orang-orang yang tidak mengenal Allah.

Ini sama dengan orang yang telah membuat sebuah rencana matang, lalu di kemudian hari ia merusaknya sendiri. Allah adalah Allah yang membuat rencana dan rencana-Nya tidak akan dapat digagalkan oleh siapapun dan tidak mungkin diubah oleh-Nya, karena Ia maha tahu. Jika Allah yang telah membuat rencana, dan rencana-Nya kemudian diubah oleh-Nya oleh karena mungkin ada yang kurang baik dari rencana yang telah Ia buat, maka itu menunjukkan bahwa Allah yang demikian adalah Allah yang kurang maha tahu.

Lalu rencana matang apakah dengan kematian Yesus di atas kayu salib? Rencana matang itu adalah:
Kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib untuk menebus dosa kita, sebagaimana diterangkan dalam surat Roma 5:
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Juga tertera dalam 1 Korintus 15:3-6. Ini artinya, kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib adalah untuk menghapus dan menebus dosa-dosa kita. Ia adalah Tuhan, Juruselamat kita yang perkasa.

Dalam Lukas 18:31-34:
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi.
Sebab Ia akan diserahkan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, diolok-olokkan, dihina dan diludahi,
dan mereka menyesah dan membunuh Dia, dan pada hari ketiga Ia akan bangkit."
Akan tetapi mereka sama sekali tidak mengerti semuanya itu; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan.


Oleh karena pekerjaan Roh Kudus, maka kita boleh mengerti mengapa Tuhan Yesus harus mati di kayu salib. Itu bukan berarti bahwa Ia tidak mampu menolong diri-Nya sendiri, tetapi setiap dosa harus ada penebusan. Karena Allah adalah Allah Yang Maha Suci, sehingga tidak ada kemungkinan manusia yang sudah jatuh dalam dosa dapat menghampiri Allah. Kita dapat datang menghampiri Allah yang Maha Suci, apabila diri kita juga suci. Dan yang menyucikan kita adalah darah Yesus. Darah melambangkan hidup, oleh karena itu dalam Perjanjian Lama ada darah binatang yang dialirkan untuk berdamai dengan Allah dan penggenapannya adalah Darah Anak Allah sendiri, yaitu Yesus yang dialirkan untuk menebus dosa kita.

Dalam Matius 27:1-5, dijelaskan mengenai penyesalan Yudas yang telah menjual Yesus, bahwa ia mati bunuh diri. Ia menyesal, tetapi tidak bertobat. Sedangkan Petrus, yang telah menyangkal Yesus, menyesal dan bertobat. Kematian Yudas pun tertera dalam surat Kisah Para Rasul 1:18.

Sabtu, 04 April 2015

Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah

Pertanyaan:
Markus 14:62 "Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit." 
Bila Yesus duduk di sebelah kanan Allah, berarti Yesus bukan Allah?

Jawaban:
"Duduk di sebelah kanan" adalah suatu ungkapan alegoris. Kata "kanan" sering digunakan oleh orang-orang Yahudi sebagai simbol kekuasaan. Ungkapan "disebelah kanan" (kenapa tidak disebelah kiri, belakang atau depan) adalah : "Diam dalam Kerajaan Sorga" (bahasa Tradisi Yahudi, mengkiaskan sisi kanan adalah kebaikan atau kemuliaan ). Maka "Duduk di sebelah kanan Allah" adalah lambang dari kekuasaan Yesus sebagai pemegang otoritas keallahan sejati.

Bila dilihat dari terjemahan KJV:

Mark 14:62 "And Jesus said, I am: and ye shall see the Son of man sitting on the right hand of power, and coming in the clouds of heaven." lebih jelas bahwa yang dimaksud bukanlah "in the right side", tetapi "on the right hand of power".

Minggu, 29 Maret 2015

Ayat Aneh dalam Yesaya 7:20 - Mencukur Bulu Paha

Pertanyaan:
Ayat aneh dalam Yesaya 7:20 "Pada hari itu dengan pisau cukur yang dipinjam dari seberang sungai Efrat, yakni raja Asyur, Tuhan akan mencukur kepala dan BULU PAHA, bahkan pisau itu akan melenyapkan janggut juga."

Jawaban:
Tidak semua kata bermakna harfiah : Makna alegoris. Makna figuratif, metafora, ibarat dan typologi. Kita akan menemukan banyak bahasa alegoris dalam Alkitab.

Demikian juga jika Alqur'an menulis tentang "memakan harta", emangnya harta seperti emas, perak, dan lain-lain itu ditelan?
Tuhan "mengaum" tidak berarti Tuhan jadi macan dulu dan mengaum, bukan?!
Alkitab seringkali menuliskan sebuah pengajaran tidak dengan "letterlig", banyak sekali figuratif-figuratif didalamnya. Jadi tidak selalu dimaksudkan seperti apa adanya menurut arti lahiriah.

Kitab-kitab seperti Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkotbah, dan Kidung Agung adalah contoh-contoh kitab yang isinya berbentuk Puisi (poetical) mengungkapkan pergumulan batin manusia dengan Tuhannya yang diutarakan dalam bahasa sastra yang indah. Demikian juga Kitab Yesaya dan Kitab Yeremia banyak menjabarkan kejahatan manusia menyembah illah-illah lain diibaratkan sebagai "perzinahan" yang bersifat rohani, Alkitab menulis "Allah adalah pencemburu" (Ulangan 5:9, Nahum1:1-3 dan ada banyak lagi ayat-ayat sejenis).

Alkitab bisa disebut karya sastra bila nilai nilai kesusasteraannya anda pandang ada. Dan Anda pun bisa memandangnya sebagai buku manual kehidupan spiritual anda bila anda Pengikut Kristus. Anda bisa juga memandangnya sebagai Dongeng atau fabel bila anda tidak yakin isinya.

Apabila memang Tuhan benar-benar mencukur bulu paha (bukan figuratif tetapi kenyataan), what's wrong guy?! apakah kehendak Tuhan dapat dibatasi oleh kita?, sehingga anda berpendapat "tidak pantas" Allah mencukur bulu paha. Atau mustinya Tuhan itu "gengsi" untuk mencukur bulu paha?
Manusia yang paling pintar-pun tidak akan memahami hakikat Tuhan.

Raja Daud menuliskan sebuah doa di hadapan Allah yang Maha Tahu (Mazmur 139), mengungkapkan dengan segala kerendahan hati dihadapan Tuhan yang kuasaNya tidak akan mampu diselami oleh manusia. Dengan bahasa poetical sekali, saya yakin ketika anda membaca ayat ini akan mengerti walaupun banyak memakai istilah yang bermakna alegoris.

Pornografi dalam Ulangan 23:1 karena Menyebut 'Buah Pelir'

Pertanyaan:
Kitab Ulangan pasal 23 ayat 1 berisi kata-kata pornografi 'buah pelir'.
Ulangan 23: 1 "Orang yang hancur buah pelirnya atau yang terpotong kemaluannya, janganlah masuk jemaah Tuhan" 

Jawaban:
Ulangan 23:1-8 mengatur tentang keanggotaan dalam jemaah.

Hidup kemasyarakatan Israel memiliki nada sama dengan apa yang terdapat dalam gereja Kristen mula-mula, termasuk kekudusannya dan sifatnya yang umum, sifatnya yang terpisah dari yang lain dan yang sekaligus termasuk kepada yang lain, dan sifatnya sebagai wakil duniawi TUHAN dan sebagai milik-Nya yang khusus.

"Hancur" dalam ayat 1 maksudnya adalah pengucilan orang-orang yang di"kebiri" merupakan protes terhadap praktek-praktek keagamaan kafir, dan mencegah kemasukkannya di Israel.

Jika ungkapan "buah pelir" dan "kemaluan" dianggap porno, bukankah hal yang sama juga dijumpai di dalam Al~Qur'an?

* Q.S. 23:5, "dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,"

* Q.S. 24:30, "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat'".

* Q.S. 24:31, "Katakanlah kepada wanita yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.'"

* Q.S.70:29, "Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,"

Mengapa firman Allah dalam Q.S. 23:5 diulangi lagi dalam Q.S. 70:29? Apakah Allah lupa bahwa Dia pernah berfirman seperti itu?

Sumber: sarapanpagi.org

Ulangan 22:15 - Memperlihatkan Bukti Keperawanan

Pertanyaan:
Ulangan 22:15 berisi peraturan yang tidak senonoh.
Ulangan 22:15 "Maka haruslah ayah dan ibu gadis itu memperlihatkan tanda-tanda keperawanan gadis itu kepada para tua-tua kota di pintu gerbang."

Jawaban: 
Mari kita pahami lebih dalam kitab Ulangan 22. Coba baca awalnya kepada siapa perempuan itu dibicarakan. Berikut cuplikan ayat 13 dan 14, awal topiknya.

"Apabila seseorang mengambil isteri dan setelah menghampiri perempuan itu, menjadi benci kepadanya, menuduhkan kepadanya perbuatan yang kurang senonoh dan membusukkan namanya dengan berkata: Perempuan ini kuambil menjadi isteriku, tetapi ketika ia kuhampiri, tidak ada kudapati padanya tanda-tanda keperawanan"

Ulangan 22:13-30 berbicara tentang hukum perkawinan. Ayat 13-21 berbicara tentang seorang lelaki yang menuduh isterinya tidak perawan lagi pada malam pertama.

Adat perkawinan bangsa Israel adalah bila perempuan menikah pertama kali, maka pada malam pertama pasangan suami isteri bersetubh di atas ranjang yang dihampiri kain putih. Bisa jadi seorang suami merasa bahwa isteri yang baru dinikahinya tidak perawan lagi. Maka bila dia menuduh demikian, kain putih itu akan dibentangkan di hadapan tua-tua untuk diperiksa (ayat 15 dan 17).

Ada dua kemungkinan:
1. Terdapat tanda2 keperawanan, yakni ada bercak darah di kain itu. Berarti tuduhan itu palsu sehingga lelaki itu harus dihajar, didenda 100 sikap perak, dan tidak dibenarkan menceraikan isterinya selamanya (ayat 18-19).
2. Tidak terdapat tanda2 keperawanan, sehingga tuduhan itu ternyata benar. Maka gadis itu harus dilempari batu orang sekota, karena dia telah bersundal di rumah ayahnya (ayat 21).

Perhatikan kata "bersundal". Seorang anak gadis yang masih "berada di rumah ayahnya" (belum kawin, masih di bawah otoritas ayahnya), apabila ditemukan sudah tidak perawan lagi pada "malam pertama" dikatakan bersundal. Jadi seks pranikah menurut Alkitab adalah persundalan. Tidak dikatakan berapa kali perempuan itu telah melakukan hubungan seks atau dengan berapa pria dia melakukannya. Sekali hubungan seks saja sudah membuat perempuan itu sebagai perempuan sundal.

Itulah salah satu kriteria suatu perbuatan disebut sebagai persundalan, yang bahasa Ibraninya adalah "zanah".

Iblis Bisa Bolak Balik ke Surga dan Bersekongkol dengan Allah?

Pertanyaan:
Ayub 2:7 "Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya."

Mengapa iblis bersekongkol dengan Tuhan untuk menganiaya manusia? Bukankah sebelumnya, iblis telah diusir dari sorga (taman eden)?

Jawaban:
Mengapa kita heran dengan keluar-masuknya Iblis menghadap Tuhan?

Yang pasti kediamannya Iblis itu bukan di surga.
Kalau Iblis berdiam di sorga, barulah aneh jadinya.

Hal ini dijelaskan dengan sangat baik sbb.

Wahyu 12:10 "Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: 'Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.'"

Iblis datang menghadap Allah untuk mendakwa manusia dan itu Iblis lakukan siang-malam. Karena Iblis tidak maha-hadir, maka ia harus mendatangi tahta Allah barulah bisa mendakwa. Saya yakin bahwa Iblis gemetar saat di hadapan Allah, tapi apa boleh buat, dia sangat bernafsu utk membinasakan manusia sehingga terpaksa dia harus menghadap Allah.

Surga begitu kudus, kok Iblis bisa keluar-masuk?
Ya, Iblis menghadap Allah bukan di bagian terdalamnya sorga, melainkan di gerbang depan sorga. Di jaman Perjanjian Lama, penatua kota akan duduk di dekat gerbang kota menunggu kalau-kalau ada pengaduan mengenai perkara hukum. Allah itu maha-hadir, jadi tidak masalah.

Kemuliaan Allah begitu besar, kok Iblis bisa seenaknya bicara di hadapan Allah?
Allah itu kan punya kuasa utk menentukan Ia hendak menyatakan diri dengan kemuliaan seperti apa. Bisa saja Allah tidak mengeluarkan segenap kegemilanganNya ketika Iblis menghadap.

Sumber: forumkristen.com

Jumat, 27 Maret 2015

Keilahian Yesus: Kontradiksi Yohanes 5:30

Yohanes 5:30 "Aku tak dapat berbuat apa-apa atas kemauan-Ku sendiri. Aku hanya menghakimi sesuai dengan yang diperintahkan Allah. Dan keputusan-Ku adil, sebab Aku tidak mengikuti kemauan sendiri, melainkan kemauan Bapa yang mengutus Aku."

Ayat dalam Yohanes 5:30 bukanlah bantahan atas keilahian Yesus, tapi malah sebaliknya, ayat tersebut adalah bagian dari deklarasi Yesus untuk memperkenalkan diri-Nya sebagai Anak Allah yang tidak dapat terpisahkan dari hakikat Allah yang hanya memiliki satu kehendak saja yaitu kehendak Allah.

Yohanes 5:30 "Aku tak dapat berbuat apa-apa atas kemauan-Ku sendiri. Aku hanya menghakimi sesuai dengan yang diperintahkan Allah. Dan keputusan-Ku adil, sebab Aku tidak mengikuti kemauan sendiri, melainkan kemauan Bapa yang mengutus Aku."

Jika dilihat konteksnya lebih lanjut didapat sebelum ayat tersebut:

Yohanes 5:19 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak."
Tidak ada tindakan yang terpisah dan tidak ada keberadaan yang terpisah, tetapi sama dalam keberadaan dan dalam tindakan, yaitu kesatuan yang paling sempurna antara Yesus dan Bapa, yang adalah SATU dan ESA.

Senin, 10 November 2014

Satuan Mil sudah Ada pada Jaman Yesus?

Pertanyaan:
Apakah benar di jaman Yesus sudah menggunakan ilmu hitung jarak masa kini, yaitu memakai satuan MIL?
Mat 5:41
Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh SATU MIL, berjalanlah bersama dia sejauh DUA MIL.
Yoh 11:18
Betania terletak dekat Yerusalem, kira-kira DUA MIL jauhnya.
Jawaban:
Satuan panjang mil berasal dari peradaban Romawi.

The Romans, when marching their armies through Europe, were the first to use the unit of long distance mille passuum (literally "a thousand paces" in Latin, where each pace or stride was two steps). When marching through uncharted territory, they would often push a carved stick in the ground after each 1000 paces. Well fed and harshly driven Roman battalions in good weather thus created longer miles. After attempts to standardize, it denoted a distance of 1,000 average paces or 5,000 Roman feet, and is estimated to be about 1,479 metres (4,851 feet or 1,617 yards). This unit, now known as the Roman mile, spread throughout the Roman Empire, often with modifications to fit local systems of measurements. (http://en.wikipedia.org/wiki/Mile)

Kekaisaran Romawi (bahasa Latin: Imperium Romanum) 44 SM - 476, adalah periode pasca-Republik peradaban Romawi kuno, yang dicirikan dengan bentuk pemerintahan autokrasi dan wilayah kekuasaan yang luas di sekitar Mediterania di Eropa, Afrika, dan Asia. Salah satu peristiwa yang menandai peralihan Republik menjadi Kekaisaran adalah pemberian gelar kehormatan Augustus kepada Oktavianus oleh Senat Romawi (16 Januari 27 SM).

Bandingkan dengan kisah menjelang kelahiran Yesus sbb:
Lukas 2:1-5 "1 Pada waktu itu Kaisar Agustus memerintahkan agar semua warga negara Kerajaan Roma mendaftarkan diri untuk sensus.
2 Sensus yang pertama ini dijalankan waktu Kirenius menjadi gubernur negeri Siria.
3 Semua orang pada waktu itu pergi untuk didaftarkan di kotanya masing- masing.
4 Yusuf pun berangkat dari Nazaret di Galilea, ke Betlehem di Yudea, tempat lahir Raja Daud; sebab Yusuf keturunan Daud.
5 Yusuf mendaftarkan diri bersama Maria tunangannya, yang sedang hamil. "


Jadi jelas bahwa pengaruh Romawi sangat kuat pada saat Yesus ada di dunia ini, sehingga satuan panjang-pun dipengaruhi oleh peradaban Romawi.
Jadi, berdasarkan fakta di atas, tidak ada yg salah dengan ukuran Mil dalam Alkitab.




Jumat, 07 November 2014

Melihat Allah: Kontradiksi 1 Timotius 6:16

Pertanyaan:
1 Raja Raja 22:19 "Kata Mikha: 'Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. AKU TELAH MELIHAT TUHAN sedang duduk di atas takhta-Nya dan segenap tentara sorga berdiri di dekat-Nya, di sebelah kanan-Nya dan di sebelah kiri-Nya. "

Yesaya 6:1 "Dalam tahun matinya raja Uzia aku MELIHAT TUHAN duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci."

Yesaya 6:5 "Lalu kataku: 'Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah MELIHAT Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.'"

Kisah Para Rasul 7:55 "Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah."

Jadi, ayat ini seharusnya DIHAPUS saja :
1 Timotius 6:16 "Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun TAK PERNAH MELIHAT Dia dan memang MANUSIA TIDAK DAPAT MELIHAT Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin."

Jawaban:
"Tidak ada seorangpun dapat melihat Allah dan terus hidup" (Keluaran 33:20). Karena Hakekat Allah adalah Roh dan kita manusia di bumi ini ada dalam tubuh fana, inilah yang membuat kita tidak bisa melihatNya.
Dalam kitab Perjanjian Lama, sering diungkapkan orang penah melihat Allah. Dengan pengertian Allah bisa menampakkan wujudnya dengan pelbagai cara dan kadar pengelihatan menurut keperluannya. Bisa ditampakkan lewat semak duri yang terbakar, atau seperti dalam awan, menampakkan bagian-bagian "tubuh"Nya, atau ujud diri yang dikenakanNya sementara waktu saja dalam penampakan itu, atau lewat mimpi, dan penglihatan. Namun tidak satupun yang betul-betul melihat sebagaimana hakekat/ Dzat diriNya yang sesungguhnya. Sebab tidak ada orang yang tahan memandang wajah Allah (dalam hakekatNya) dan tetap hidup, kecuali Yesus (Keluaran 33: 20, Yohanes 6:46).

Kini Yesus sendiri telah menyatakan "rupa" Allah kepada setiap manusia. Walau demikian, banyak orang tetap tidak mampu melihat "rupa" yang satu ini!.

(1) 1 Raja Raja 22:19 "Kata Mikha: 'Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. AKU TELAH MELIHAT TUHAN sedang duduk di atas takhta-Nya dan segenap tentara sorga berdiri di dekat-Nya, di sebelah kanan-Nya dan di sebelah kiri-Nya.'"

Yesaya 6:1 "Dalam tahun matinya raja Uzia aku MELIHAT TUHAN duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci."

Di sini Nabi Mikha dan Nabi Yesaya mendapat penglihatan, bukan berhadapan langsung. Bandingkan dengan penglihatan Yohanes di pulau Patmos yang ditulis di dalam kitab Wahyu.

(2) Yesaya 6:5 "Lalu kataku: 'Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah MELIHAT Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.'

Ayat ini menunjuk kepada saksi Allah yang tidak kelihatan yang terdapat di dalam hati manusia. Memang benar Allah itu tidak kelihatan, demikian juga kesaksian-Nya, karena kesaksian-Nya itu adalah jawaban yang keluar dari hati manusia ketika manusia itu berhadapan dengan Allah. Jika manusia diperhadapkan dengan Kristus, maka manusia melihat di dalam Dia semua yang indah dan bijaksana; keyakinan seperti itu adalah kesaksian Allah di dalam hati seseorang.

(3) Kisah Para Rasul 7:55 "Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah."

Apa yang dilihat oleh Stefanus adalah peristiwa adikodrati, yang tentu akan sulit dikatakan dengan 'bahasa manusia', maka dengan latar belakang ungkapan Yahudi, Stefanus menggambarkan peristiwa di alam roh yang dilihatnya itu dengan cara yang dipahami masyarakat Yahudi yang saat itu menyaksikan detik-detik kematiannya. Apa yang dilihat oleh Stefanus adalah "THEOFANI" (Allah menampakkan diri dengan tanda-tanda yang dapat dihayati oleh yang bersangkutan, sehingga ybs. sadar bahwa mereka berhadapan dengan Allah sendiri).

Dalam "THEOFANI" ini, Yesus dalam ke-AllahanNya menampakkan kehadiran kemuliaan Allah yang berkuasa, penyataan secara kelihatan dan secara supra alamiah keagungan Allah yang tertinggi.
Tetapi Stefanus 'belum bisa melihat Allah dalam Dzat/ Hakekat/ Substansi-Nya yang sejati' karena saat itu Stefanus belum mati.

Jadi, ayat-ayat di atas tidaklah bertentangan.
Sumber: http://www.sarapanpagi.org/apakah-tuhan-bisa-dilihat-manusia-vt16.html

Kamis, 03 Januari 2013

Sunat Hati

Sunat lahiriah ditetapkan oleh hukum Taurat, sebelum Yesus ada. Yesus datang utk melengkapi hukum Taurat. Utk apa disunat secara lahiriah, kalau tetap melakukan perbuatan jahat. Bukan sunat lahiriah yg menyelamatkan orang, tetapi sunat hati.

Roma 2:25 "Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya.
26 Jadi jika orang yang tak bersunat memperhatikan tuntutan- tuntutan hukum Taurat, tidakkah ia dianggap sama dengan orang yang telah disunat?
27 Jika demikian, maka orang yang tak bersunat, tetapi yang melakukan hukum Taurat, akan menghakimi kamu yang mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi yang melanggar hukum Taurat."

Rabu, 02 Januari 2013

Dalam Lukas 7:37, Apakah Yesus Menikah?

Pertanyaan:
 
Lukas 7:37 menceritakan tentang Maria Magdalena yang membawa buli-buli pualam berisi minyak wangi, lalu meminyaki rambut Yesus. Hal ini tampak seperti pernikahan bangsawan Yahudi. Sebenarnya ini adalah perbuatan pihak gereja untuk menutupi fakta sejarah bahwa sesungguhnya Nabi Isa (Yesus) menikah.
 
Jawaban:
 
Dalam Lukas 7:37-38 tertulis "Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu."
 
1.    Kisah tersebut, selain pada injil Lukas, juga tertulis pada Injil Matius 26:6-9, dan Markus 14:3-5. Dengan berpedoman pada prinsip 'dengan keterangan 2-3 saksi, maka suatu perkara sah'. Tidaklah ada pernyataan secara eksplisit pada ketiga Injil tersebut bahwa Yesus menikah.
2.    Kalau kita lihat frase terakhir pada kalimat di Lukas 7:38 di atas, 'kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu'. Ada 2 kali tertulis kata 'nya'. Yang pertama adalah 'Nya' yang merujuk kepada Yesus. Sedangkan 'nya' kedua itu merujuk pada apa? Coba kita lihat pada terjemahan King James Version, Luke 7:38 "…… And she ardently kissed His feet and anointed them with the ointment". Jelas kiranya 'nya' yang kedua pada terjemahan KJV tersebut adalah 'them' yaitu merujuk kepada 'kaki' atau 'feet' (lihat kata feet adalah jamak). Jadi pada saat itu, Maria Magdalena selain meminyaki kepala Yesus, juga kaki-kaki-Nya, dengan kata lain seluruh tubuh Yesus diminyaki. Pernikahan Yahudi tidaklah meminyaki kaki, tetapi kepala. Terbukti bahwa saat itu Yesus tidak menikah dengan Maria Magdalena.
3.    Pada Injil Matius 26:8-9 tertulis 'Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: 'Untuk apa pemborosan ini? Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin'". Murid-murid Yesus kesal atas 'pemborosan' minyak wangi tersebut, mengingat harganya yang sangat mahal. Jika memang Yesus saat itu menikah, maka untuk apa murid-murid-Nya kesal atas 'pemborosan' tersebut. Jika Yesus menikah, maka pemakaian minyak wangi tersebut adalah wajar dan bukanlah 'pemborosan'. Jadi, ini karena Yesus memang tidak menikah saat itu.

Senin, 31 Desember 2012

Alkitab th.1928, Porno dan Kemudian Diedit?

Pertanyaan:
Benarkah apa yang dituduhkan soal Alkitab keluaran tahun 1928 sbb, sebelum kemudian diedit oleh pendeta Kristen?
"NAIKLAH YESUS KE ATAS KELEDAI BETINA. SEPERTI BIASA YESUS SELALU MEMASUKKAN JARI TELUNJUK DAN KEMALUANNYA NYA KEDALAM LOBANG KEMALUAN KELEDAI BETINA YANG BARU SAJA DICURI DARI BETFAGE HINGGA YESUS MENGELUARKAN CAIRAN RUPA MANI. SEMUA ORANG ISRAEL MELIHAT...HOBI YESUS SAMBIL BERSERU :"INIKAH KERJAAN MESIAS?" (INJIL MATIUS 20:22),

Jawaban:
>>Dari sisi tata bahasa:
Tata bahasa kalimat di atas, sangat buruk, menandakan kalimat di atas hanya buatan atau akal-akalan manusia utk menjatuhkan umat Kristen
- 'SEPERTI BIASA YESUS SELALU' - menunjukkan duplikasi dalam kata keterangan/ adverb of time, yaitu 'selalu' dan 'seperti biasa'
- 'SEPERTI BIASA YESUS SELALU.. BARU SAJA' - di sini terlihat ada pertentangan dalam kata keterangan/ adverb of time. Kata 'selalu' dan 'seperti biasa' merupakan adverb dari bentuk kebiasaan (present tense), sedangkan 'baru saja' merupakan bentuk telah terjadi sempurna (perfect tense). Dengan kata lain apakah keledai itu selalu dicuri pada setiap kejadian? Tentu ini adalah tatabahasa yang aneh. Misalnya: 'Saya selalu pergi ke sekolah, walau barusaja saya tertabrak sepeda'. Aneh bukan?
- Kata 'hobi' dan 'kerjaan' adalah kata2 masa kini, yg sulit ditemukan pada manuskript lama, menunjukkan bahwa kalimat tsb adalah dibuat-buat manusia.

>>Dari sisi historikal pada penerjemahan Alkitab:
Tidak ada satupun naskah Bahasa Asli Yunani yang dapat diterjemahkan seperti tuduhan di atas. Dan tidak ada satupun naskah terjemahan Bahasa Indonesia/ Melayu kuno yang menerjemahkan naskah seperti tuduhan di atas :
Alkitab terjemahan bahasa Indonesia/ Melayu diproduksi yang mendekati tahun 1928 adalah Alkitab Shellabear [draft], diproduksi oleh The British and Foreign Bible Society, London 1912, 1929, 1949. Untuk Matius 20:22 bunyinya :
Maka jawab 'Isa serta berkata, "Tiada kamu tahu apakah yang kamu pinta itu. Bolehkah kamu meminum cawan minuman yang akan kuminum kelak?" Maka katanya kepadanya, "Boleh."
Reff: http://sabdaweb.sabda.org/bible/chapter ... e=clearsky
Alkitab Melayu Baba, Naskah dari Terchap di Methodist Publishing House
Kerna British and Foreign Bible Society 1913 Kitab Perjanjian Bharu New Testament in Baba Malay, 1st Edition - 2,000. untuk Matius 20:22, bunyinya :
Ttapi Isa jawab kata, "Kamu smoa ta'tahu apa kamu ada minta. Boleh-kah kamu minum deri chawan yang sahya ini nanti minum?" Dia-orang kata sama dia, "Boleh."
http://sabdaweb.sabda.org/bible/chapter ... e=clearsky
Kalau kita mundur lagi, ke Alkitab terjemahan bahasa Indonesia/Melayu yang lebih kuno lagi, Alkitab Klinkert 1863. Dibawah ini adalah naskah yang Tersalin Kapada Bahasa Malajoe Rendah Amsterdam: Ditjitak Pada Ka-ampat Kalinja Atas Belandja Nederlandsch Bijbelgenoutschap 1934, untuk Matius 20:22 bunyinya :
Tetapi Jesoes menjaoet dan berkata: {Rom 8:26} Kamoe tidak taoe apa jang kamoe minta. Apa kamoe bolih minoem tjawan, jang nanti Akoe minoem, serta dipermandiken dengan permandian {Luk 12:56} saperti Akoe nanti dipermandiken? Dia-orang menjaoet sama Toehan: Kita orang bolih.
http://sabdaweb.sabda.org/bible/chapter ... e=clearsky
Ketiga contoh Alkitab terjemahan bahasa Indonesia/ Melayu kuno untuk Matius 20:22 menulis tema yang sama yaitu mengenai cawan penderitaan yang akan diminum Yesus Kristus. Tidak membicarakan tentang keledai, hal tersebut sesuai dengan naskah bahasa Asli Yunani sbb :
Testus Receptus, Matius 20:22:
αποκριθεις δε ο ιησους ειπεν ουκ οιδατε τι αιτεισθε δυνασθε πιειν το ποτηριον ο εγω μελλω πινειν και το βαπτισμα ο εγω βαπτιζομαι βαπτισθηναι λεγουσιν αυτω δυναμεθα
Translit interlinear, apokritheis {menjawab} de {tetapi} ho iêsous {Yesus} eipen {berkata} ouk {tidak} oidate {kalian tahu} ti {apa yang} aiteisthe {kalian minta} dunasthe {sanggupkah kalian} piein {meminum} to potêrion {cawan (penderitaan)} ho {yang} egô {Aku} mellô {harus} pinein {minum} kai {dan} to baptisma {baptisan}ho {yang} egô {Aku} baptizomai {dibaptis} baptisthênai {dibaptiskan} legousin {mereka berkata} autô {kepada-Nya} dunametha {kami sanggup}
Alkitab terjemahan versi 1769 Authorised Version (King James), Matius 20:22 :
But Jesus answered and said, Ye know not what ye ask. Are ye able to drink of the cup that I shall drink of, and to be baptized with the baptism that I am baptized with? They say unto him, We are able.
http://sabdaweb.sabda.org/bible/chapter ... e=clearsky
Alkitab terjemahan New King James, (NKJV) are from THE HOLY BIBLE: NEW KING JAMES VERSION. Copyright (c) 1982 by Thomas Nelson Inc. , Matius 20:22 :
But Jesus answered and said, "You do not know what you ask. Are you able to drink the cup that I am about to drink, and be baptized with the baptism that I am baptized with?" They said to Him, "We are able."
http://sabdaweb.sabda.org/bible/chapter ... e=clearsky
Maka tuduhan di atas jelaslah hanya "buat-buatan" secara isi dan nomor ayat juga jelas "buat-buatan," suatu tuduhan yang tidak dapat dipertanggung-jawabkan dan hanya dibuat untuk penghinaan saja.
Sumber: sarapanpagi.org




















Minggu, 30 Desember 2012

Jika Allah Melarang Poligami, Mengapa Banyak Tokoh Perjanjian Lama Berpoligami?

Di dalam Perjanjian Lama memang di temukan praktek pernikahan poligami : Abraham, Yakub, Daud dan Salomo. Namun demikian bukan berarti bahwa poligami dibenarkan oleh Allah. Praktek poligami tidak sesuai dengan ketetapan dan anugerah Allah. Karena tidak sesuai dengan apa yang Allah kehendaki, maka ditemukan bagaimana praktek poligami oleh para nabi & hamba Allah itu melahirkan permasalahan, konsekuensi negatif, bahkan hukuman.

Praktek poligami di Perjanjian Lama di mulai oleh Lamekh yang beristri Ada dan Zila. Apa yang dilakukan Lamekh bersama kedua istrinya dalam Kejadian 4:23, Ahli Etika Kristen J. Verkuyl dalam bukunya Etika Kristen Seksual, menyebutkan : "Tarian perang itu bermotifkan dendam, keangkuhan dan cinta birahi." Pernikahan Abraham dengan Hagar sebenarnya merupakan produk dari keragu-raguan Sarai dan Abraham terhadap janji Allah tentang keturunan (Kejadian 16:1-2). Akibat pernikahan tersebut terjadilah ketidakharmonisan dalam keluarga Abraham. Hagar memandang rendah Sarai dan Sarai menindas Hagar ( Kejadian 164-5). Pernikahan Yakub juga diwarnai oleh ketidakadilan, kecemburuan dan kemarahan ( Kejadian 30:1-2). Sedangkan Samuel lahir dari penderitaan yang dialami Hana karena disakiti madunya Penina ( I Samuel 1:6). Kekerasan dan pembunuhan terjadi pada keluarga Daud. Hal yang sangat tragis dialami oleh orang berhikmat Salomo, poligami jasmani telah menjadikannya berpoligami secara spiritual. Salomo pada akhir hidupnya melakukan penyembahan berhala (I Raja-Raja 11:1-13).

Jadi jelas poligami bukan kehendak dan rancangan Allah.

Sumber: hebats.com

Jumat, 28 Desember 2012

Beda Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Secara historis, Perjanjian Lama berisi kejadian2 sebelum kelahiran Yesus, sedangkan Perjanjian Baru, menceritakan kejadian2 setelah Yesus lahir.

Perjanjian Lama meletakkan dasar untuk pengajaran-pengajaran dan peristiwa-peristiwa dalam Perjanjian Baru. Alkitab adalah wahyu progresif. Jikalau Anda melangkahi setengah dari buku yang bagus (Perjanjian Lama) dan berusaha untuk menamatkannya, Anda akan sulit untuk memahami para pemerannya, jalan ceritanya dan bagian akhirnya. Demikian pula, Perjanjian Baru hanya dapat dipahami secara utuh ketika dipandang sebagai sesuatu yang dibangun di atas dasar peristiwa-peristiwa, para pemeran, hukum, sistem persembahan, perjanjian dan berbagai janji Perjanjian Lama.
Perjanjian Baru memperjelas pengajaran-pengajaran yang hanya dikiaskan dalam Perjanjian Lama. Kitab Ibrani menggambarkan bagaimana Yesus adalah Imam Besar yang sejati dan pengorbananNya yang sekali itu menggantikan semua korban yang hanya merupakan gambaran dari pengorbananNya.

Perjanjian Lama memberikan Hukum yang terdiri dari dua bagian: perintah dan berkat/kutuk yang bersumber dari ketaatan atau ketidaktaatan pada perintah-perintah itu. Perjanjian Baru memperjelas bahwa Allah memberi perintah-perintah ini untuk memperlihatkan kebutuhan manusia akan keselamatan dan bukan untuk menjadi jalan keselamatan (Roma 3:19).

Perjanjian Lama menggambarkan sistem persembahan yang diberikan Allah kepada orang-orang Israel untuk secara sementara waktu menutupi dosa-dosa mereka. Perjanjian Baru memperjelas bahwa sistem ini hanyalah kiasan dari pengorbanan Kristus yang melaluinya keselamatan dapat diperoleh (Kisah 4:12, Ibrani 10:4-10).

Perjanjian Lama memperlihatkan firdaus yang hilang; Perjanjian Baru memperlihatkan firdaus yang diperoleh kembali melalui Adam yang kedua (Kristus) dan bagaimana suatu hari itu akan dipulihkan kembali.
Perjanjian Lama menyatakan bahwa manusia terpisah dari Allah karena dosa (Kejadian 3), dan Perjanjian Baru menyatakan bahwa manusia sekarang dapat dipulihkan kembali hubungannya dengan Allah (Roma 3-6).

Perjanjian Lama menubuatkan kehidupan Mesias. Kitab-kitab Injil pada Perjanjian Baru pada umumnya mencatat kehidupan Yesus sebagai penggenapan dari nubuat, dan Surat-Surat menafsirkan kehidupanNya dan bagaimana kita harus menanggapi segala yang telah dan akan dilakukanNya.





Mengapa TB Ditulis dalam Bahasa Yunani, bukannya Bahasa Ibrani seperti TL?

Alkitab telah dicetak lebih dari 4.700.000.000 eksemplar dan merupakan "buku" yang paling. banyak diterjemahkan di seluruh dunia sepanjang masa (wiki). Alkitab diterjemahkan ke berbagai bangsa supaya semua bangsa dapat mengerti isinya. Bayangkan bagaimana jika ditulis dalam bahasa aslinya (Ibrani), tentu hanya sedikit. orang yang dapat memahaminya.

Hal ini sesuai dengan rencana kedatangan Yesus kedua kali, yang mensyaratkan Injil diberitakan di seluruh dunia, agar tidak ada dalih bagi manusia bahwa 'saya belum mendengar tentang Injil'.
Mat 24:14 "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. "

Karena kedatanganNya yang. sungguh mulia, bisa dimengerti mengapa banyak begitu penyesatan yang ada sebelum itu, yang berasal dari si jahat. Termasuk usaha untuk membuat ragu-ragu atas kebenaran Alkitab.
Penerjemahan Alkitab direstui. bahkan didorong oleh Tuhan, Nabi, Imam, Yesus dan para Rasul, karena merupakan tradisi firman Tuhan sendiri, yaitu Firman Tuhan adalah hidup dan tidak dibatasi bahasa manusia. Perlu diketahui bahwa bahasa lbrani berkembang, baik kata-kata, gramatika, maupun kegunaannya, ada kalanya menjadi bahasa `mati' (tidak digunakan dalam percakapan) dan kemudian digunakan sebagai bahasa `hidup' (percakapan). Ketika Perjanjian Lama dalam bahasa lbrani sudah tidak dimengerti umat, Ezra menerjemahkannya ke dalam bahasa Aram (Targum, Neh.8:2-9), kemudian Imam Besar Eliezer merestui dan mengirimkan penerjemah untuk menerjemahkan naskah lbrani Perjanjian Lama ke dalam bahasa Yunani (LXX). Ketika hari Pentakosta, Roh Kudus sendiri menerjemahkan firman Tuhan ke banyak bahasa (Kis.2:4), dan Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani dan bukan lbrani. Bila kita ingin menghindari penerjemahan dan kembali ke bahasa Alkitab, resikonya sama yaitu orang yang mempelajari bahasa asli Alkitab belum tentu mengertinya sama, karena itu lebih baik, sekalipun tidak sempurna, penerjemahan dilakukan oleh kumpulan spesialis yang ahli teologi dan bahasa agar ada keseragaman, dan mempelajari bahasa asli dapat merupakan penambahan pengertian yang saling melengkapi.

Walaupun ada keterbatasan bahasa terjemahan dalam Alkitab karena linguistik yg berbeda-beda itu, hal itu sudah cukup untuk membawa umat kepada iman akan Yesus yang adalah Messias dan agar mereka tetap hidup dalam Nama-Nya (Yoh. 20:30-31).
Sumber: www.sabda.org



Anak (Ahazia) Lebih Tua 2 Tahun dari Ayahnya (Yoram)

Pertanyaan:
Yoram adalah salah satu raja dari kerajaan yehuda.
(5) Yoram berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan delapan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.(2 Tawarikh 21:5)
Perhatikan, usia Yoram saat meninggal, 32 tahun+8 tahun memerintah ialah=40 tahun.jadi yoram meninggal di usia 40 tahun.berikut ayat penguat nya:
Pengganti Yoram adalah anaknya, Ahazia
(1) Lalu penduduk Yerusalem mengangkat Ahazia, anaknya yang bungsu, menjadi raja menggantikan dia, karena semua anaknya yang lebih tua umurnya telah dibunuh oleh gerombolan yang datang ke tempat perkemahan bersama-sama orang-orang Arab. Dengan demikian Ahazia, anak Yoram raja Yehuda, menjadi raja.
(2) Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.(2 Tawarikh 22:1-2)
Perhatikan usia wafat Yoram adalah 40 tahun, lalu naiklah anaknya yang bungsu, Ahazia menjadi raja di usia 42 tahun. Jadi, usia anak lebih tua 2 tahun dari ayahnya. Apakah ini masuk akal?

Jawaban:
Alkitab telah dicetak lebih dari 4.700.000.000 eksemplar dan merupakan "buku" yang paling banyak diterjemahkan di seluruh dunia sepanjang masa (wiki). Alkitab diterjemahkan ke berbagai bangsa supaya semua bangsa dapat mengerti isinya. Bayangkan bagaimana jika ditulis dalam bahasa aslinya (Ibrani), tentu hanya sedikit orang yang dapat memahaminya.
Hal ini sesuai dengan rencana kedatangan Yesus kedua kali, yang mensyaratkan Injil diberitakan di seluruh dunia, agar tidak ada dalih bagi manusia bahwa 'saya belum mendengar tentang Injil'.
Mat 24:14 "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia. menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. "

Karena kedatanganNya yang sungguh mulia, bisa dimengerti mengapa banyak begitu penyesatan yang ada sebelum itu, yang berasal dari si jahat. Termasuk usaha untuk membuat ragu-ragu atas kebenaran Alkitab.
(1)    Ayat Alkitab yang dihapus atau ditambahkan, terlepas dari ada atau tidak, dilakukan dengan seijin Allah sendiri.
2 Timotius 3:16 "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."
Segala perubahan tersebut tidaklah bertentangan dengan makna asalnya, karena perubahan tersebut diilhami oleh Allah melalui para penulisnya (dan penerjemahnya), jadi bukan berdasarkan ide manusia.

(2)    Ada konsekuensi langsung bagi orang yang melakukan perubahan tanpa wahyu dari Allah, misalnya dalam peristiwa Ananias dan Safira, dan juga Herodes.

(3)    Kalaupun ada perubahan dalam terjemahan ke berbagai bahasa, maka itu cukup manusiawi apabila ada perbedaan dalam penyusunan kata-kata dan cara menjelaskan suatu tema dari suatu bahasa ke bahasa yang lainnya, mengingat perbedaan linguistik bahasa-bahasa di dunia, selama tidak lari dari pengertian dan tema asalnya.

Dengan uraian di atas, tidaklah mungkin Allah membiarkan tulisan kebenaran dalam Alkitab itu diubah oleh orang yang bertujuan jahat untuk menyesatkan banyak orang. Allah akan membela firmanNya itu menjelang hari kedatanganNya yang sudah sangat dekat ini.

Dalam kitab 2 Tawarikh 22:2 "Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri."
Pada terjemahan KJV 2Chronicles 22:2 "Ahaziah's dynasty was forty-two years old when he began to reign, and he reigned one year in Jerusalem. His mother's name was Athaliah the daughter of Omri."

Jadi jelas yg dimaksud bukanlah umur dari Ahaziah, melainkan umur dari Dinasti Ahaziah, yaitu jumlah tahun yg sudah lewat sejak didirikannya dinasti dari Omri, kakek Ahaziah. Dari zaman Omri, sampai Ahaziah adalah 42 tahun.

Jadi, tidaklah terdapat kesalahan pada Alkitab dalam kasus ini.














Senin, 24 Desember 2012

Nubuat dan Penggenapan tentang Yohanes Pembabtis

Yohanes Pembabtis adalah orang yang memberitakan mengenai datangnya Yesus, sebelum Yesus mulai menyatakan diriNya.

Matius 3:1 "Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
3:2 "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."
3:4 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.
3:5 Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
3:6 Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan."

Sesungguhnya, apa yang dilakukan Yohanes, telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya dan Maleakhi, jauh sebelum ini.

Nubuat#1
Yesaya  40:3 Ada suara yang berseru-seru: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!"

Digenapi oleh:
Matius  3:3 'Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."'

Nubuat#2
Maleakhi 3:1 "Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam."

Digenapi oleh:
Markus 1:2 'Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;
1:3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya",
1:4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu."'

Demikian ajaibnya Alkitab.

Nubuatan di Perjanjian Lama tentang Kedatangan Yesus sebagai Mesias

Nubuat-nubuat dalam Perjanjian Lama mengenai Mesias secara unik tergenapi dalam diri Yesus Kristus. Ada ratusan nubuat mengenai hal ini, sehingga kemungkinan bahwa nubuat tersebut digenapi secara kebetulan pada satu orang biasa sangatlah bertentangan dengan hukum probabilitas.Beberapa dari nubuat tersebut sangatlah sulit digenapi, seolah-olah tidak dapat dipenuhi oleh seorang pun yang hidup setelah abad pertama Masehi.

Sebagai contoh, Yakub mengatakan, dalam Keluaran 49:10, "Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda, ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai Shiloh datang." Nama "Shiloh" adalah gelar untuk Mesias, dan nubuat menyatakan bahwa suku Yehuda akan tetap menjadi pemimpin bangsa di Israel, secara khusus menghasilkan raja-raja mereka, sampai Mesias datang. Nubuat sudah digenapi sebelum kehancuran Yehuda dan Yerusalem pada tahun 70 Masehi, ketika semua tongkat kerajaan telah meninggalkan Yehuda.

Janji juga diberikan kepada Raja Daud bahwa Mesias akan datang sebagai salah satu keturunannya, sebagai Raja abadi, seperti dikatakan Tuhan, "Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan aku akan mengokohkan tahta kerajaannya untuk selama-lamanya" (II Samuel 7:13). Yesaya mengatakan, "Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai (yaitu ayah Daud), dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah" (Yesaya 11:1). Ini adalah nama yang lain lagi untuk Mesias, dan menunjukkan bahwa, bahkan setelah pohon keluarga Isai terputus, masih ada satu cabang (taruk) yang tumbuh dari tunggulnya. Ternyata cabang terakhir yang muncul dari silsilah ini akhirnya terbukti merupakan Mesias terjanji!

Ini digenapi secara unik dalam diri Yesus. Ayah angkatnya, Yosef, adalah keturunan Daud dan karenanya mempunyai hak atas tahta (Matius 1:1-16). Ibunya, Maria, juga keturunan Daud, seperti dijelaskan dalam silsilah dalam Lukas 3:23-31. Tetapi sejak masa Yesus, tampaknya tidak mungkin untuk dapat merunut silsilah resmi atau biologis tahta Daud, karena semua catatan silsilah akan segera dihancurkan setelahnya.

Nubuat yang lebih menusuk terdapat dalam Daniel 9:24-27. Dalam ayat itu Daniel menyatakan secara eksplisit bahwa Mesias akan datang 69 "sabat" (yaitu, 69 tahun sabat - atau total 483 tahun) setelah dekrit yang diberikan untuk membangun kembali Yerusalem, yang saat itu tinggal reruntuhan setelah Nebukadnezar, raja Babilonia, menghancurkannya.

Dekrit semacam itu diberikan kemudian oleh kaisar Persia. Walaupun tanggal yang pasti dari dekrit itu tidak diketahui dengan jelas, tanggal terakhir dari nubuat pasti suatu waktu dalam abad pertama Masehi. Sesungguhnya, hal itu pasti terjadi sebelum penghancuran kota dan Bait Allah oleh Romawi pada tahun 70 Masehi, sebab nubuat mengatakan secara eksplisit: "Setelah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang Mesias, padahal tidak ada salahnya apa-apa; maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu" (Daniel 9:26). Bukan saja Mesias pasti datang sebelum pemusnahan kota ini, tetapi juga disebutkan bahwa Dia "disingkirkan", ditolak atau dibunuh, sebelum pemusnahan itu.

Sangat jelas bahwa tidak ada orang lain selain Yesus yang dapat menggenapi semua nubuat itu. Nubuat-nubuat tersebut jelas tidak memungkinkan Mesias di masa mendatang, kecuali bahwa harapan itu akan dipenuhi pada kedatangan kembali Kristus.

Dan kemudian, tentu saja, masih ada ratusan nubuat yang lain, semuanya tergenapi dalam diri Yesus Kristus: kelahiran-Nya dari seorang perawan (Yesaya 7:14); kelahiran-Nya di Betlehem (Mikha 5:2); kematian-Nya yang dikorbankan (Yesaya 53:5); penyaliban-Nya (Mazmur 22:14-18); kebangkitan badan-Nya (Mazmur 16:10); dan banyak lainnya. Semua itu bersatu dalam kesaksian mereka bahwa "Yesus adalah Kristus, Putra Allah" (Yohanes 20:31).

Kemungkinan bahwa ratusan prediksi yang begitu rinci, masing-masing saling tidak berhubungan, dapat tergenapi secara bersamaan dalam diri satu orang, amat sangat tidak mungkin terjadi, terutama dari pandangan mukjizat alami yang menyertai banyak di antaranya (yaitu, kelahiran dari seorang perawan, kebangkitan, dll.). Tidak ada kesimpulan yang rasional yang mungkin kecuali bahwa Yesus adalah semua yang dikatakan-Nya - Mesias, Penebus, Tuhan dan Allah.

Sumber: http://christiananswers.net

Minggu, 23 Desember 2012

Bagaimanakah Tanda-tanda Kiamat Menurut Yesus dan Kapan Terjadinya?

Tanda2 kedatangan Yesus yg kedua kali:
(1) Israel menjadi bangsa kembali, utk mempersiapkan mereka akan menerima Mesias yaitu Yesus Kristus
Matius 24:32 "Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
24:33 Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu." (Pohon Ara = Israel. Israel menjadi bangsa kembali = th.1948)

(2) Terdapat berbagai gempa bumi yg dasyat di akhir zaman.
(3) Yang membuat Yesus segera datang adalah, Injil sudah diberitakan di seluruh bumi. Apabila semua orang sudah mendengar tentang injil, maka tidak ada alasan apabila Yesus bertanya kepada setap orang nanti (sebagai Hakim): 'Apakah kamu mengenal Aku?'
Matius  24:14 "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."