Alkitab
adalah satu kesatuan. Dan prinsip utama utk mengerti apa yg kitab
Perjanjian Lama (PL) ajarkan adalah dengan cara menafsirkan ajaran2 di
PL sesuai dengan ajaran yg ditemukan dalam PB.
Keselamatan itu berbeda antara PL dan PB, dan mereka percaya bahwa di
jaman PL, manusia diselamatkan lewat memberikan korban2 (offerings) atau
dgn perbuatan baik (mentaati hukum Taurat). Hal ini dikarenakan bahwa (menurut mereka ini) saat itu YESUS belum
lahir dan belum mati di kayu salib, sehingga tidak mungkin mereka yg
hidup sebelum masa YESUS bisa menerima keselamatan lewat pengorbanan
Tuhan YESUS
Tapi sebenarnya Alkitab hanya mengajarkan bahwa basis keselamatan hanya
bisa didapatkan dalam iman kepada YESUS, cuma bedanya, di jaman PL
caranya berbeda sebab YESUS belum ada sehingga hukum Taurat diberikan
sebagai "bayangan" akan apa yg akan datang.
Ibrani 10:1 "Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang
akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu
dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus
dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang
datang mengambil bagian di dalamnya."
Perhatikan ayat Ibrani 10:1 diatas,
penulis kitab Ibrani berkata bahwa 1) hukum Taurat hanya merupakan
bayangan dan bukan basis dari keselamatan itu sendiri. Tidak ada satu
orgpun yg bisa dibenarkan dgn melakukan hukum Taurat
Mengapa? Karena 2) hukum Taurat mengajarkan manusia utk melakukan
persembahan yg diulang2 berkali-kali untuk menghapus dosa mereka, tapi
hal itu "tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil
bagian di dalamnya"
Jelaslah hukum Taurat tidak bisa menyelamatkan manusia, dan salah satu
alasannya lainnya (selain karena korban yg diberikan tidak sempurna)
adalah karena tidak ada satu orangpun yg mampu melakukan hukum Taurat
dengan sempurna, namun kesempurnaan justru adalah syarat yg Allah
berikan buat manusia utk diselamatkan
Kitab Ibrani menjelaskan background hukum Taurat dan membandingkannya dengan pengorbanan YESUS yg sempurna.
Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.
Di atas Ia berkata: "Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban
penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan
kepadanya" --meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat--.
Lalu sekarang pertanyaannya, bagaimana orang2 di jaman PL bisa diselamatkan?
Roma 4:2 Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah.
4:3 Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham
kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai
kebenaran."
Abraham percaya, dan oleh karenanya ia memperoleh keselamatan.
Lalu pertanyaan berikutnya, kepada siapakah dia menaruh imannya untuk memperoleh pembenaran?
Jawabannya diberikan sendiri oleh Tuhan, di Yohanes 8:56 "Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita."
Jadi keselamatan tidak berubah baik di PL maupun di PB, bedanya mereka
yg di PL melihat ke masa depan, sedangkan kita yg hidup di masa PB
melihat kebelakang (pengorbanan YESUS)
Tentu saja mereka yg hidup di PL tidak tahu bahwa nama Mesias mereka
adalah YESUS, tapi mereka menaruh pengharapan mereka dalam YESUS, yang
mereka tidak kenal namaNya
Jadi hanya ada satu Injil keselamatan yg diajarkan oleh Alkitab, sebab
Firman Tuhan adalah satu kesatuan dan selalu konsisten disepanjang masa,
yaitu keselamatan manusia hanya bisa didapatkan lewat iman saja (faith
alone) dalam YESUS KRISTUS.
Laman ini dipersembahkan bagi Anda
Halaman ini dipersembahkan bagi Anda. Sebelum Anda dilahirkan, Allah merencanakan saat ini dalam kehidupan Anda. Bukan kebetulan kalau Anda sedang berada pada halaman ini.
Tahukah Anda, Tuhan sangat senang berada di dekat Anda. Dia sangat mengasihi Anda, dan ingin bersama Anda. Karena kasihNya yang begitu besar, Ia rela melakukan perjalanan paling jauh yang pernah ada. Ia meninggalkan sorga, untuk bisa bersama-sama dengan Anda di bumi ini.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)
Dia mengasihi Anda pada hari-hari baik Anda.
Dia mengasihi Anda pada hari-hari buruk Anda.
Kasih-Nya tidak terpengaruh oleh tanggapan Anda.
Allah adalah kasih, dan kasih-Nya diberikan tak terbatas.
Yesus datang kepada orang-orang berdosa agar mereka bertobat dan memperoleh pengampunan. Yesus sangat mengasihi Anda karena Anda adalah buatan tanganNya. Yesus ingin berada di hati Anda.
Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :
Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.
Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.
YA, Apa yang harus saya lakukan selanjutnya? >>
YA, Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu mengenai dasar Kekristenan >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu siapakah Yesus itu? >>
Tahukah Anda, Tuhan sangat senang berada di dekat Anda. Dia sangat mengasihi Anda, dan ingin bersama Anda. Karena kasihNya yang begitu besar, Ia rela melakukan perjalanan paling jauh yang pernah ada. Ia meninggalkan sorga, untuk bisa bersama-sama dengan Anda di bumi ini.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)
Dia mengasihi Anda pada hari-hari baik Anda.
Dia mengasihi Anda pada hari-hari buruk Anda.
Kasih-Nya tidak terpengaruh oleh tanggapan Anda.
Allah adalah kasih, dan kasih-Nya diberikan tak terbatas.
Yesus datang kepada orang-orang berdosa agar mereka bertobat dan memperoleh pengampunan. Yesus sangat mengasihi Anda karena Anda adalah buatan tanganNya. Yesus ingin berada di hati Anda.
Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :
Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.
Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.
YA, Apa yang harus saya lakukan selanjutnya? >>
YA, Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu mengenai dasar Kekristenan >>
Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu siapakah Yesus itu? >>
Tampilkan postingan dengan label Dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dosa. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 April 2015
Sabtu, 04 April 2015
Adakah Kutuk untuk Orang yang Tidak Percaya pada Yesus atau Orang yang Lahir Sebelum Yesus Ada?
Sebagaimana dalam Galatia 3 : 13 – 14 dituliskan bahwa Kristus mati untuk melepaskan kita dari kutuk Taurat.
Galatia 3:13 'Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: " Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! "
14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa- bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Semua dosa mengakibatkan kematian, itu adalah vonis Tuhan sejak Adam berdosa: “Pada hari engkau memakannya engkau akan mati” (Kejadian 2:17). Adam berdosa jauh sebelum ada hukum Taurat. Kesimpulannya “Upah dosa adalah maut”, ini bukan kutuk Taurat. Dan sejak itu semua orang keturunan Adam (tidak ada orang yang bukan keturunan Adam) pastilah satu kali akan mati (Roma 5: 12). Bumi dikutuk karena dosa manusia, tetapi manusia sendiri tidak dikutuk bahkan Allah yang baik dan murah hati masih memberkati mereka dengan semua hal yang dibutuhkan untuk hidup dengan baik – Matius 5: 45.
Selama kurang lebih ± 3000 tahun setelah vonis “mati” dijatuhkan Tuhan atas manusia, manusia justru hidup dalam dosa yang makin bartambah-tambah. Maka di jaman Musa, Tuhan memberikan hukum Taurat, dan terhadap dosa-dosa tertentu, Taurat menjatuhkan kutuk. Dalam Ulangan 27 dituliskan beberapa dosa yang berakibat kutuk, yaitu:
(1) Menyembah berhala. Penyembahan berhala menyebabkan kutuk yang diwariskan kepada keturunan sampai generasi ke tiga dan ke empat. Bila ada orang yang sudah percaya kepada Tuhan, kemudian berbalik kepada berhala = murtad dari imannya, maka orang itu terkutuk, tidak ada lagi pengampunan dosa baginya (Ibrani 6:4-6 ; Galatia 1: 6 – 9). Dalam Perjanjian Baru dikatakan: Terkutuklah orang yang tidak mengasihi Allah (1 Korintus 16: 22).
(2) Kurang ajar kepada orang tua.
(3) Menyesatkan orang buta. Orang buta haruslah ditolong menemukan jalan yang benar, Tuhan memandang orang yang menyesatkan orang buta sebagai kejijikan dan mengutuk mereka.
(4) Menindas orang lemah (orang asing, janda dan yatim), yaitu orang yang tidak punya kemampuan untuk membela dirinya sendiri.
(5) Incest dan hubungan seks yang tidak wajar (dengan binatang, lesbian dan homoseks). Kepada orang yang mempraktekkan dosa tsb diatas, hukum Taurat menjatuhkan kutuk. Disamping itu dikemudian hari dengan bertambah-tambahnya dosa, maka daftar dosa yang mendatang kutuk ini ditambah dengan antara lain Kutuk menimpa orang yang melanggar perjanjian.
Apakah kutuk itu? Kepada Adam, Tuhan berfirman: “Dengan berpeluh (= bekerja keras) akan mendapat makananmu”. Artinya orang berdosa yang bekerja pasti menerima upah yang sepatutnya yaitu upah yang cukup baginya untuk hidup layak sesuai dengan pekerjaannya. Jadi, orang yang malas hidup dalam kekurangan itu adalah upah yang pantas bagi kemalasannya, orang yang rajin hidup dalam kecukupan adalah upah yang pantas dari kerajinannya. Orang yang tidak diberkati adalah orang yang tidak menerima upah yang pantas untuk jerih payahnya. Orang yang dikutuk adalah orang yang sudah bekerja mati-matian tetapi tidak menghasilkan apa-apa, bahkan semua yang dimilikinya pun habis/ diambil dari padanya. Orang yang diberkati, menerima jauh lebih banyak dari usaha atau pekerjaan yang dilakukannya dengan rajin, orang itu seolah-olah hidup di taman Eden di mana bumi tidak menumbuhkan onak dan duri.
Tanda-tanda orang yang berada di bawah kutuk Taurat: Ulangan 28 menuliskan apa yang dialami orang yang berada di bawah kutuk Taurat yaitu (Derek Prince meringkasnya) sbb:
( 1) Gangguan jiwa atau gangguan emosional
( 2) Penyakit menahun (kronis) yang tak tersembuhkan atau kambuhan (terutama yang turun temurun): Penyakit sampar (menular), penyakit yang tak dapat disembuhkan, penyakit yang keras/ jahat lagi lama, wabah yang tak dapat dihentikan.
( 3) Kemandulan dalam segala hal. Keluarganya mandul, usahanya mandul, pertaniannya mandul, ternaknya mandul, dst.
( 4) Kehancuran rumah tangga dan keretakan hubungan dalam keluarga
( 5) Selalu kekurangan (tidak mempunyai cukup untuk kehidupan sehari-hari yang wajar)
( 6) Cenderung atau sering mengalami kecelakaan
( 7) Seringnya terjadi kasus bunuh diri atu kematian tak wajar atau mati muda dalam satu keluarga.
Yang perlu Anda ketahui bila hanya ada 1 atau dua gejala tsb diatas, tidak dapat disimpulkan bahwa orang berada di bawah kutuk. Tetapi bila ada cukup banyak diantara gejala tsb terdapat pada seseorang mungkin sekali dia berada di bawah kutuk. Orang itu sendiri seharus meminta terang dari Allah dan Roh Kebenaran agar dia dapat mengetahui keadaan dirinya di bawah kutuk atau tidak.
Bila orang berada di bawah kutuk, maka korban Kristus pun menyelesaikan kutuk tsb, yaitu bila orang itu membereskan penyebab kutuknya itu. Dengan kata lain masalah penyebab kutuk itu haruslah dibereskan secara spesifik atau pertobatan yang spesifik.
Kematian Tuhan Yesus dan pertobatan manusia kepada-Nya memberikan berkat Abraham, dengan cara mengaruniakan kepada kita Roh-Nya, yaitu Roh yang menjadikan kita anak-anak Allah (Roma 8:14 - 17 ). Dan bersamaan dengan menerima Roh yang menjadi kita anak-anak Allah tsb, maka Allah Bapa yang telah mengaruniakan Kristus kepada kita, juga mengaruniakan berbagai hal lain, yaitu berkat berkelimpahan kepada kita (Roma 8:32), kesembuhan, kedamaian, serta perlindungan sebagaimana Dia memberkati Abraham.
Jadi, kesimpulannya tanpa Yesus, maka orang akan berusaha mentaati hukum Taurat agar dia tidak terkena kutuk, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Manusia tidak mampu untuk melawan godaan dan keinginan dosa, sehingga menjadi terkutuk di bawah hukum Taurat.
Galatia 3:13 'Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: " Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! "
14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa- bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Semua dosa mengakibatkan kematian, itu adalah vonis Tuhan sejak Adam berdosa: “Pada hari engkau memakannya engkau akan mati” (Kejadian 2:17). Adam berdosa jauh sebelum ada hukum Taurat. Kesimpulannya “Upah dosa adalah maut”, ini bukan kutuk Taurat. Dan sejak itu semua orang keturunan Adam (tidak ada orang yang bukan keturunan Adam) pastilah satu kali akan mati (Roma 5: 12). Bumi dikutuk karena dosa manusia, tetapi manusia sendiri tidak dikutuk bahkan Allah yang baik dan murah hati masih memberkati mereka dengan semua hal yang dibutuhkan untuk hidup dengan baik – Matius 5: 45.
Selama kurang lebih ± 3000 tahun setelah vonis “mati” dijatuhkan Tuhan atas manusia, manusia justru hidup dalam dosa yang makin bartambah-tambah. Maka di jaman Musa, Tuhan memberikan hukum Taurat, dan terhadap dosa-dosa tertentu, Taurat menjatuhkan kutuk. Dalam Ulangan 27 dituliskan beberapa dosa yang berakibat kutuk, yaitu:
(1) Menyembah berhala. Penyembahan berhala menyebabkan kutuk yang diwariskan kepada keturunan sampai generasi ke tiga dan ke empat. Bila ada orang yang sudah percaya kepada Tuhan, kemudian berbalik kepada berhala = murtad dari imannya, maka orang itu terkutuk, tidak ada lagi pengampunan dosa baginya (Ibrani 6:4-6 ; Galatia 1: 6 – 9). Dalam Perjanjian Baru dikatakan: Terkutuklah orang yang tidak mengasihi Allah (1 Korintus 16: 22).
(2) Kurang ajar kepada orang tua.
(3) Menyesatkan orang buta. Orang buta haruslah ditolong menemukan jalan yang benar, Tuhan memandang orang yang menyesatkan orang buta sebagai kejijikan dan mengutuk mereka.
(4) Menindas orang lemah (orang asing, janda dan yatim), yaitu orang yang tidak punya kemampuan untuk membela dirinya sendiri.
(5) Incest dan hubungan seks yang tidak wajar (dengan binatang, lesbian dan homoseks). Kepada orang yang mempraktekkan dosa tsb diatas, hukum Taurat menjatuhkan kutuk. Disamping itu dikemudian hari dengan bertambah-tambahnya dosa, maka daftar dosa yang mendatang kutuk ini ditambah dengan antara lain Kutuk menimpa orang yang melanggar perjanjian.
Apakah kutuk itu? Kepada Adam, Tuhan berfirman: “Dengan berpeluh (= bekerja keras) akan mendapat makananmu”. Artinya orang berdosa yang bekerja pasti menerima upah yang sepatutnya yaitu upah yang cukup baginya untuk hidup layak sesuai dengan pekerjaannya. Jadi, orang yang malas hidup dalam kekurangan itu adalah upah yang pantas bagi kemalasannya, orang yang rajin hidup dalam kecukupan adalah upah yang pantas dari kerajinannya. Orang yang tidak diberkati adalah orang yang tidak menerima upah yang pantas untuk jerih payahnya. Orang yang dikutuk adalah orang yang sudah bekerja mati-matian tetapi tidak menghasilkan apa-apa, bahkan semua yang dimilikinya pun habis/ diambil dari padanya. Orang yang diberkati, menerima jauh lebih banyak dari usaha atau pekerjaan yang dilakukannya dengan rajin, orang itu seolah-olah hidup di taman Eden di mana bumi tidak menumbuhkan onak dan duri.
Tanda-tanda orang yang berada di bawah kutuk Taurat: Ulangan 28 menuliskan apa yang dialami orang yang berada di bawah kutuk Taurat yaitu (Derek Prince meringkasnya) sbb:
( 1) Gangguan jiwa atau gangguan emosional
( 2) Penyakit menahun (kronis) yang tak tersembuhkan atau kambuhan (terutama yang turun temurun): Penyakit sampar (menular), penyakit yang tak dapat disembuhkan, penyakit yang keras/ jahat lagi lama, wabah yang tak dapat dihentikan.
( 3) Kemandulan dalam segala hal. Keluarganya mandul, usahanya mandul, pertaniannya mandul, ternaknya mandul, dst.
( 4) Kehancuran rumah tangga dan keretakan hubungan dalam keluarga
( 5) Selalu kekurangan (tidak mempunyai cukup untuk kehidupan sehari-hari yang wajar)
( 6) Cenderung atau sering mengalami kecelakaan
( 7) Seringnya terjadi kasus bunuh diri atu kematian tak wajar atau mati muda dalam satu keluarga.
Yang perlu Anda ketahui bila hanya ada 1 atau dua gejala tsb diatas, tidak dapat disimpulkan bahwa orang berada di bawah kutuk. Tetapi bila ada cukup banyak diantara gejala tsb terdapat pada seseorang mungkin sekali dia berada di bawah kutuk. Orang itu sendiri seharus meminta terang dari Allah dan Roh Kebenaran agar dia dapat mengetahui keadaan dirinya di bawah kutuk atau tidak.
Bila orang berada di bawah kutuk, maka korban Kristus pun menyelesaikan kutuk tsb, yaitu bila orang itu membereskan penyebab kutuknya itu. Dengan kata lain masalah penyebab kutuk itu haruslah dibereskan secara spesifik atau pertobatan yang spesifik.
Kematian Tuhan Yesus dan pertobatan manusia kepada-Nya memberikan berkat Abraham, dengan cara mengaruniakan kepada kita Roh-Nya, yaitu Roh yang menjadikan kita anak-anak Allah (Roma 8:14 - 17 ). Dan bersamaan dengan menerima Roh yang menjadi kita anak-anak Allah tsb, maka Allah Bapa yang telah mengaruniakan Kristus kepada kita, juga mengaruniakan berbagai hal lain, yaitu berkat berkelimpahan kepada kita (Roma 8:32), kesembuhan, kedamaian, serta perlindungan sebagaimana Dia memberkati Abraham.
Jadi, kesimpulannya tanpa Yesus, maka orang akan berusaha mentaati hukum Taurat agar dia tidak terkena kutuk, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Manusia tidak mampu untuk melawan godaan dan keinginan dosa, sehingga menjadi terkutuk di bawah hukum Taurat.
Minggu, 29 Maret 2015
Iblis Bisa Bolak Balik ke Surga dan Bersekongkol dengan Allah?
Pertanyaan:
Ayub 2:7 "Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya."
Mengapa iblis bersekongkol dengan Tuhan untuk menganiaya manusia? Bukankah sebelumnya, iblis telah diusir dari sorga (taman eden)?
Jawaban:
Mengapa kita heran dengan keluar-masuknya Iblis menghadap Tuhan?
Yang pasti kediamannya Iblis itu bukan di surga.
Kalau Iblis berdiam di sorga, barulah aneh jadinya.
Hal ini dijelaskan dengan sangat baik sbb.
Wahyu 12:10 "Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: 'Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.'"
Iblis datang menghadap Allah untuk mendakwa manusia dan itu Iblis lakukan siang-malam. Karena Iblis tidak maha-hadir, maka ia harus mendatangi tahta Allah barulah bisa mendakwa. Saya yakin bahwa Iblis gemetar saat di hadapan Allah, tapi apa boleh buat, dia sangat bernafsu utk membinasakan manusia sehingga terpaksa dia harus menghadap Allah.
Surga begitu kudus, kok Iblis bisa keluar-masuk?
Ya, Iblis menghadap Allah bukan di bagian terdalamnya sorga, melainkan di gerbang depan sorga. Di jaman Perjanjian Lama, penatua kota akan duduk di dekat gerbang kota menunggu kalau-kalau ada pengaduan mengenai perkara hukum. Allah itu maha-hadir, jadi tidak masalah.
Kemuliaan Allah begitu besar, kok Iblis bisa seenaknya bicara di hadapan Allah?
Allah itu kan punya kuasa utk menentukan Ia hendak menyatakan diri dengan kemuliaan seperti apa. Bisa saja Allah tidak mengeluarkan segenap kegemilanganNya ketika Iblis menghadap.
Sumber: forumkristen.com
Ayub 2:7 "Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya."
Mengapa iblis bersekongkol dengan Tuhan untuk menganiaya manusia? Bukankah sebelumnya, iblis telah diusir dari sorga (taman eden)?
Jawaban:
Mengapa kita heran dengan keluar-masuknya Iblis menghadap Tuhan?
Yang pasti kediamannya Iblis itu bukan di surga.
Kalau Iblis berdiam di sorga, barulah aneh jadinya.
Hal ini dijelaskan dengan sangat baik sbb.
Wahyu 12:10 "Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: 'Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.'"
Iblis datang menghadap Allah untuk mendakwa manusia dan itu Iblis lakukan siang-malam. Karena Iblis tidak maha-hadir, maka ia harus mendatangi tahta Allah barulah bisa mendakwa. Saya yakin bahwa Iblis gemetar saat di hadapan Allah, tapi apa boleh buat, dia sangat bernafsu utk membinasakan manusia sehingga terpaksa dia harus menghadap Allah.
Surga begitu kudus, kok Iblis bisa keluar-masuk?
Ya, Iblis menghadap Allah bukan di bagian terdalamnya sorga, melainkan di gerbang depan sorga. Di jaman Perjanjian Lama, penatua kota akan duduk di dekat gerbang kota menunggu kalau-kalau ada pengaduan mengenai perkara hukum. Allah itu maha-hadir, jadi tidak masalah.
Kemuliaan Allah begitu besar, kok Iblis bisa seenaknya bicara di hadapan Allah?
Allah itu kan punya kuasa utk menentukan Ia hendak menyatakan diri dengan kemuliaan seperti apa. Bisa saja Allah tidak mengeluarkan segenap kegemilanganNya ketika Iblis menghadap.
Sumber: forumkristen.com
Rabu, 05 November 2014
Di mana Bapa waktu Anak-Nya yg Tunggal Disalib
(Allah) Bapa, ada pada saat itu, seperti yg ditulis:
"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah- Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46).
Hal ini berhubungan dengan konsep Trinitas. Tritunggal/Trinitas adalah konsep Ilahi dimana Allah itu Esa tetapi memiliki 3 peranan, yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yaitu yang disebut Tuhan Yesus Kristus.
Hal ini bisa dianalogikan sederhana dengan air yang memiliki 3 wujud, dan manusia yg terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh.
Contoh yg paling jelas yg mirip dengan kejadian di atas adalah sbb:
Matius 3:16 "Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas- Nya,
17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: " Inilah Anak- Ku yang Kukasihi, kepada- Nyalah Aku berkenan. "
Mengapa Yesus dan Bapa terpisah? Karena merupakan oknum yg berbeda, tetapi satu. Mengapa Allah Kristen sulit dimengerti? Karena, kalau gampang dimengerti, di mana letak ajaibnya Allah?
Di mana Bapa saat Yesus disalib? Jawabannya, Bapa ada dan memalingkan muka dari Yesus. Mengapa?
Seruan Yesus, telah dinubuatkan dalam Mazmur 22:1, "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.", diucapkan oleh Dia di kayu salib, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Matius 27:46). Allah Bapa meninggalkan Yesus. Allah Bapa memalingkan wajah-Nya dari Yesus yang saat itu bersama dosa seisi dunia. Jika Allah tidak memalingkan wajah-Nya dari Yesus, sang Juruselamat tidak dapat mengambil tempat orang-orang berdosa yang terpisah dari Allah.
Ketika Yesus Kristus tergantung di kayu salib, langit menjadi gelap. Karena Allah Bapa memalingkan wajah-Nya dari Anak-Nya. Yesus dibiarkan mati dalam kesendirian di kayu salib.
Namun tidak ada penderitaan yang melebihi kenyataan bahwa Allah Bapa memalingkan muka dari Yesus dan meninggalkan Dia sendirian di kayu Salib. Ini hal yang mengerikan! Betapa besar murka-Nya dalam memberikan Putra-Nya sendiri demi menggantikan tempat saya dan Anda! Allah Bapa yang membenci dosa dan menakutkan, yang mensyaratkan harga seperti ini untuk membayar dosa-dosa manusia.
Tidak heran bahwa bumi berguncang dan bergetar pada saat penderitaan, kesengsaraan yang tidak adil, harga untuk dosa yang mengerikan seperti itu.
Namun demikian, hati Allah Bapa hancur. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Yesus), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16).
Yesus menderita. Namun Allah Bapa juga menderita. Penyaliban menggambarkan hati Allah Bapa yang hancur demi menyelamatkan orang-orang berdosa, yaitu saya dan Anda yang seharusnya pergi ke Neraka! Murka Allah atas dosa begitu menakutkan dan mengerikan, namun rahmat-Nya juga begitu besarnya!
"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah- Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46).
Hal ini berhubungan dengan konsep Trinitas. Tritunggal/Trinitas adalah konsep Ilahi dimana Allah itu Esa tetapi memiliki 3 peranan, yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yaitu yang disebut Tuhan Yesus Kristus.
Hal ini bisa dianalogikan sederhana dengan air yang memiliki 3 wujud, dan manusia yg terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh.
Contoh yg paling jelas yg mirip dengan kejadian di atas adalah sbb:
Matius 3:16 "Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas- Nya,
17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: " Inilah Anak- Ku yang Kukasihi, kepada- Nyalah Aku berkenan. "
Mengapa Yesus dan Bapa terpisah? Karena merupakan oknum yg berbeda, tetapi satu. Mengapa Allah Kristen sulit dimengerti? Karena, kalau gampang dimengerti, di mana letak ajaibnya Allah?
Di mana Bapa saat Yesus disalib? Jawabannya, Bapa ada dan memalingkan muka dari Yesus. Mengapa?
Seruan Yesus, telah dinubuatkan dalam Mazmur 22:1, "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.", diucapkan oleh Dia di kayu salib, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Matius 27:46). Allah Bapa meninggalkan Yesus. Allah Bapa memalingkan wajah-Nya dari Yesus yang saat itu bersama dosa seisi dunia. Jika Allah tidak memalingkan wajah-Nya dari Yesus, sang Juruselamat tidak dapat mengambil tempat orang-orang berdosa yang terpisah dari Allah.
Ketika Yesus Kristus tergantung di kayu salib, langit menjadi gelap. Karena Allah Bapa memalingkan wajah-Nya dari Anak-Nya. Yesus dibiarkan mati dalam kesendirian di kayu salib.
Namun tidak ada penderitaan yang melebihi kenyataan bahwa Allah Bapa memalingkan muka dari Yesus dan meninggalkan Dia sendirian di kayu Salib. Ini hal yang mengerikan! Betapa besar murka-Nya dalam memberikan Putra-Nya sendiri demi menggantikan tempat saya dan Anda! Allah Bapa yang membenci dosa dan menakutkan, yang mensyaratkan harga seperti ini untuk membayar dosa-dosa manusia.
Tidak heran bahwa bumi berguncang dan bergetar pada saat penderitaan, kesengsaraan yang tidak adil, harga untuk dosa yang mengerikan seperti itu.
Namun demikian, hati Allah Bapa hancur. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Yesus), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16).
Yesus menderita. Namun Allah Bapa juga menderita. Penyaliban menggambarkan hati Allah Bapa yang hancur demi menyelamatkan orang-orang berdosa, yaitu saya dan Anda yang seharusnya pergi ke Neraka! Murka Allah atas dosa begitu menakutkan dan mengerikan, namun rahmat-Nya juga begitu besarnya!
Kamis, 03 Januari 2013
Sunat Hati
Sunat lahiriah ditetapkan oleh hukum Taurat, sebelum Yesus ada. Yesus datang utk melengkapi hukum Taurat. Utk apa disunat secara lahiriah, kalau tetap melakukan perbuatan jahat. Bukan sunat lahiriah yg menyelamatkan orang, tetapi sunat hati.
Roma 2:25 "Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya.
26 Jadi jika orang yang tak bersunat memperhatikan tuntutan- tuntutan hukum Taurat, tidakkah ia dianggap sama dengan orang yang telah disunat?
27 Jika demikian, maka orang yang tak bersunat, tetapi yang melakukan hukum Taurat, akan menghakimi kamu yang mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi yang melanggar hukum Taurat."
Minggu, 30 Desember 2012
Jika Allah Melarang Poligami, Mengapa Banyak Tokoh Perjanjian Lama Berpoligami?
Di dalam Perjanjian Lama memang di temukan praktek pernikahan poligami : Abraham, Yakub, Daud dan Salomo. Namun demikian bukan berarti bahwa poligami dibenarkan oleh Allah. Praktek poligami tidak sesuai dengan ketetapan dan anugerah Allah. Karena tidak sesuai dengan apa yang Allah kehendaki, maka ditemukan bagaimana praktek poligami oleh para nabi & hamba Allah itu melahirkan permasalahan, konsekuensi negatif, bahkan hukuman.
Praktek poligami di Perjanjian Lama di mulai oleh Lamekh yang beristri Ada dan Zila. Apa yang dilakukan Lamekh bersama kedua istrinya dalam Kejadian 4:23, Ahli Etika Kristen J. Verkuyl dalam bukunya Etika Kristen Seksual, menyebutkan : "Tarian perang itu bermotifkan dendam, keangkuhan dan cinta birahi." Pernikahan Abraham dengan Hagar sebenarnya merupakan produk dari keragu-raguan Sarai dan Abraham terhadap janji Allah tentang keturunan (Kejadian 16:1-2). Akibat pernikahan tersebut terjadilah ketidakharmonisan dalam keluarga Abraham. Hagar memandang rendah Sarai dan Sarai menindas Hagar ( Kejadian 164-5). Pernikahan Yakub juga diwarnai oleh ketidakadilan, kecemburuan dan kemarahan ( Kejadian 30:1-2). Sedangkan Samuel lahir dari penderitaan yang dialami Hana karena disakiti madunya Penina ( I Samuel 1:6). Kekerasan dan pembunuhan terjadi pada keluarga Daud. Hal yang sangat tragis dialami oleh orang berhikmat Salomo, poligami jasmani telah menjadikannya berpoligami secara spiritual. Salomo pada akhir hidupnya melakukan penyembahan berhala (I Raja-Raja 11:1-13).
Jadi jelas poligami bukan kehendak dan rancangan Allah.
Sumber: hebats.com
Praktek poligami di Perjanjian Lama di mulai oleh Lamekh yang beristri Ada dan Zila. Apa yang dilakukan Lamekh bersama kedua istrinya dalam Kejadian 4:23, Ahli Etika Kristen J. Verkuyl dalam bukunya Etika Kristen Seksual, menyebutkan : "Tarian perang itu bermotifkan dendam, keangkuhan dan cinta birahi." Pernikahan Abraham dengan Hagar sebenarnya merupakan produk dari keragu-raguan Sarai dan Abraham terhadap janji Allah tentang keturunan (Kejadian 16:1-2). Akibat pernikahan tersebut terjadilah ketidakharmonisan dalam keluarga Abraham. Hagar memandang rendah Sarai dan Sarai menindas Hagar ( Kejadian 164-5). Pernikahan Yakub juga diwarnai oleh ketidakadilan, kecemburuan dan kemarahan ( Kejadian 30:1-2). Sedangkan Samuel lahir dari penderitaan yang dialami Hana karena disakiti madunya Penina ( I Samuel 1:6). Kekerasan dan pembunuhan terjadi pada keluarga Daud. Hal yang sangat tragis dialami oleh orang berhikmat Salomo, poligami jasmani telah menjadikannya berpoligami secara spiritual. Salomo pada akhir hidupnya melakukan penyembahan berhala (I Raja-Raja 11:1-13).
Jadi jelas poligami bukan kehendak dan rancangan Allah.
Sumber: hebats.com
Sabtu, 29 Desember 2012
Mana Ayat Tentang Manusia yg Terlahir Berdosa?
Ada. Dalam Mazmur (Daud) ps.51:5 "Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku."
Bayi yg Baru Lahir, dengan Dosa Warisnya, Apakah akan Masuk Neraka?
Ada 2 macam dosa: dosa warisan dan dosa perbuatan, dan dua-duanya sudah ditebus oleh Yesus.
(1) Dosa warisan, adalah dosa turun temurun karena Adam berbuat dosa. Upah atas dosanya adalah kesulitan2 hidup di dunia dan masuk neraka setelah kematian (maut)
(2) Dosa perbuatan, adalah dosa karena perbuatan di dunia. Upah dosa ini sudah jelas adalah maut.
Yesus adalah pembela dan pengantara manusia utk dapat diterima kembali oleh Bapa. Yesus membela dan membebaskan kita terhadap kutuk dosa warisan (diterima kembali di surga), dan sekaligus menebus dosa perbuatan selama di dunia.
Secara otomatis, dosa warisan dibebaskan oleh darah Yesus.
Tetapi, dosa perbuatan membutuhkan pengakuan bahwa Yesuslah yang mengampuni dosa perbuatan kita yg salah dan melanggar selama di dunia.
Untuk menerima karya penebusan Tuhan Jesus diperlukan iman. Sebagai wujud/manifestasi iman, perlu adanya pengakuan.
Dari uraian di atas, bayi yg baru lahir jelas belum memiliki dosa perbuatan, tetapi memiliki dosa waris, yg telah ditebus oleh Tuhan Yesus. Jadi bayi tsb akan masuk surga.
(1) Dosa warisan, adalah dosa turun temurun karena Adam berbuat dosa. Upah atas dosanya adalah kesulitan2 hidup di dunia dan masuk neraka setelah kematian (maut)
Kejadian 2:17 "tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati. "
Roma 5:12 "Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa."
(2) Dosa perbuatan, adalah dosa karena perbuatan di dunia. Upah dosa ini sudah jelas adalah maut.
Yesus adalah pembela dan pengantara manusia utk dapat diterima kembali oleh Bapa. Yesus membela dan membebaskan kita terhadap kutuk dosa warisan (diterima kembali di surga), dan sekaligus menebus dosa perbuatan selama di dunia.
Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'"
Secara otomatis, dosa warisan dibebaskan oleh darah Yesus.
Roma 5:10 "Sebab jikalau kita, ketika masih SETERU, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"
Untuk menerima karya penebusan Tuhan Jesus diperlukan iman. Sebagai wujud/manifestasi iman, perlu adanya pengakuan.
Roma 10:9 "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan."
Minggu, 23 Desember 2012
Dosa Warisan dan Dosa Perbuatan
Ada 2 macam dosa: dosa warisan dan dosa perbuatan,
dan dua-duanya sudah ditebus oleh Yesus.
(1) Dosa warisan, adalah dosa turun temurun karena Adam
berbuat dosa. Upah atas dosanya adalah kesulitan2 hidup di dunia dan masuk
neraka setelah kematian (maut)
Kejadian 2:17 "tetapi pohon pengetahuan tentang yang
baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau
memakannya, pastilah engkau mati. "
Roma 5:12 "Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke
dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu
telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa."
(2) Dosa perbuatan, adalah dosa karena perbuatan di dunia.
Upah dosa ini sudah jelas adalah maut.
Yesus adalah pembela dan pengantara manusia utk dapat
diterima kembali oleh Bapa. Yesus membela dan membebaskan kita terhadap kutuk
dosa warisan (diterima kembali di surga), dan sekaligus menebus dosa perbuatan
selama di dunia.
Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan
kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak
melalui Aku.'"
Secara otomatis, dosa warisan dibebaskan oleh darah Yesus.
Roma 5:10 "Sebab jikalau kita, ketika masih SETERU,
diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang
telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"
Tetapi, dosa perbuatan membutuhkan pengakuan bahwa Yesuslah
yang mengampuni dosa perbuatan kita yg salah dan melanggar selama di dunia.
Untuk menerima karya penebusan Tuhan Jesus diperlukan iman.
Sebagai wujud/manifestasi iman, perlu adanya pengakuan.
Roma 10:9 "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu,
bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah
membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan."
Adakah Harapan bagi Banci dan Homoseks?
Sifat kebancian bisa disebabkan oleh banyak faktor, terutama faktor
eksternal. Misalnya: laki-laki sendiri di tengah saudara kandung
perempuan semua, atau ada kecenderungan orang tua menginginkan jenis
kelamin yang berlawanan dari anak yang dilahirkannya.
Sekali lagi, kelainan seks termasuk kebancian dapat dilepaskan dengan kuasa Tuhan, bila:
(1) Ada keinginan yg sungguh2 dari ybs utk melepaskannya
(2) Percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, bahwa Dia sanggup melepaskan dari belenggu dosa dan keterikatan.
(3) Berdoa kepada Yesus, dan percaya dg sungguh2 bahwa mujizat sudah terjadi.
(4) Hidup dalam kemenangan dan damai karena perkenanan Allah.
Sekali lagi, kelainan seks termasuk kebancian dapat dilepaskan dengan kuasa Tuhan, bila:
(1) Ada keinginan yg sungguh2 dari ybs utk melepaskannya
(2) Percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, bahwa Dia sanggup melepaskan dari belenggu dosa dan keterikatan.
(3) Berdoa kepada Yesus, dan percaya dg sungguh2 bahwa mujizat sudah terjadi.
(4) Hidup dalam kemenangan dan damai karena perkenanan Allah.
Rabu, 19 Desember 2012
Dosa Turunan atau Dosa Warisan
Dosa warisan atau dosa turunan, adalah dosa turun temurun karena Adam
berbuat dosa. Upah atas dosanya adalah kesulitan2 hidup di dunia dan
masuk neraka setelah kematian (maut)
Kejadian 2:17 "tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat
itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya,
pastilah engkau mati. "
Roma 5:12 "Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh
satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah
menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa."
Minggu, 16 Desember 2012
Kenapa Hanya untuk Menebus Dosa Manusia Tuhan Harus Mati?
Kristen meyakini Tuhan adalah Allah yang maha Kasih.
"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."
(Yohanes 15:12-14).
Di dalam pengorbahan Tuhan Yesus di kayu salib, kasih Allah itu nyata dan terbukti.
Orang tua yg manusia biasa saja, mengasihi anaknya, rela mati utk anaknya.
Ini menunjukkan bahwa hanya Tuhan yg benar2 Tuhan, yg mengasihi manusia, yg rela mati utk manusia.
"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."
(Yohanes 15:12-14).
Di dalam pengorbahan Tuhan Yesus di kayu salib, kasih Allah itu nyata dan terbukti.
Orang tua yg manusia biasa saja, mengasihi anaknya, rela mati utk anaknya.
Ini menunjukkan bahwa hanya Tuhan yg benar2 Tuhan, yg mengasihi manusia, yg rela mati utk manusia.
Pengertian zinah menurut Kristen
Dalam Kristen, menduakan Allah dan memiliki istri lebih dari satu (termasuk berselingkuh) termasuk dalam perzinahan.
Tetapi hal yg mengejutkan adl jenis perzinahan ketiga sbb:
Matius 5:27 "Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya."
Dalam Kristen, memandang lawan jenis dan 'menginginkannya', sudah termasuk berzinah dan berdosa.
Tetapi hal yg mengejutkan adl jenis perzinahan ketiga sbb:
Matius 5:27 "Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya."
Dalam Kristen, memandang lawan jenis dan 'menginginkannya', sudah termasuk berzinah dan berdosa.
Sabtu, 17 November 2012
Mengapa Perbuatan yg Tidak Baik Sangat Mudah Dilakukan, dan Perbuatan Baik Sangat Sulit dilakukan?
Ini karena semua orang telah berada dalam 'kutuk dosa'.
Roma 3:10 seperti ada tertulis: " Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.
11 Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah.
12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.
13 Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu- rayu, bibir mereka mengandung bisa.
14 Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,
15 kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.
16 Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka,
17 dan jalan damai tidak mereka kenal;
18 rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu. "
Namun, dengan menjadikan Yesus Tuhan & Juruselamat, serta menyerahkan anggota-anggota tubuh kita kepada Yesus, maka Dia akan menjadi Tuhan yang berkuasa atas panca indra, dan pikiran kita.
Roma 7:15 'Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.
7:16 Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.
7:17 Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku.
7:18 Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik.
7:19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.
7:20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.
7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.
7:22 Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah,
7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.
7:24 Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?
7:25 Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.'
Roma 3:10 seperti ada tertulis: " Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.
11 Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah.
12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.
13 Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu- rayu, bibir mereka mengandung bisa.
14 Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,
15 kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.
16 Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka,
17 dan jalan damai tidak mereka kenal;
18 rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu. "
Namun, dengan menjadikan Yesus Tuhan & Juruselamat, serta menyerahkan anggota-anggota tubuh kita kepada Yesus, maka Dia akan menjadi Tuhan yang berkuasa atas panca indra, dan pikiran kita.
Roma 7:15 'Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.
7:16 Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.
7:17 Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku.
7:18 Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik.
7:19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.
7:20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.
7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.
7:22 Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah,
7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.
7:24 Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?
7:25 Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.'
Langganan:
Postingan (Atom)