Laman ini dipersembahkan bagi Anda

Halaman ini dipersembahkan bagi Anda. Sebelum Anda dilahirkan, Allah merencanakan saat ini dalam kehidupan Anda. Bukan kebetulan kalau Anda sedang berada pada halaman ini.

Tahukah Anda, Tuhan sangat senang berada di dekat Anda. Dia sangat mengasihi Anda, dan ingin bersama Anda. Karena kasihNya yang begitu besar, Ia rela melakukan perjalanan paling jauh yang pernah ada. Ia meninggalkan sorga, untuk bisa bersama-sama dengan Anda di bumi ini.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)

Dia mengasihi Anda pada hari-hari baik Anda.
Dia mengasihi Anda pada hari-hari buruk Anda.
Kasih-Nya tidak terpengaruh oleh tanggapan Anda.
Allah adalah kasih, dan kasih-Nya diberikan tak terbatas.

Yesus datang kepada orang-orang berdosa agar mereka bertobat dan memperoleh pengampunan. Yesus sangat mengasihi Anda karena Anda adalah buatan tanganNya. Yesus ingin berada di hati Anda.

Bila Anda mengatakan 'YA Tuhan, aku ingin mendapatkan keselamatan kekal itu', caranya hanya satu yaitu dengan percaya kepada Yesus dan mengikuti firman-Nya. Berikan hati Anda dan ucapkan doa singkat berikut :

Yesus, aku datang kepadaMu dalam namaMu. Aku adalah orang berdosa dan aku percaya bahwa Engkau telah mati untuk menebus dosaku. Dan Engkau telah bangkit untuk membawa aku kepada hidup yang kekal.
Terima kasih, Yesus. Sucikan dosaku dengan darahMu yang kudus. Jadilah Juruselamat pribadiku saat ini. Itulah keinginanku.

Dengan ini aku mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku dan mengubah hidupku. Pintu hatiku terbuka untuk-Mu sehingga dalam hatiku Engkau berada. Aku ingin mengenalMu lebih jauh dan menjadi murid-Mu. Ya Tuhan, bimbinglah aku ke dalam kebenaranMu. Amin.

YA, Apa yang harus saya lakukan selanjutnya? >>

YA, Saya ingin tahu mengenai keselamatan kekal >>

Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu mengenai dasar Kekristenan >>

Tidak, Saya ingin tahu terlebih dahulu siapakah Yesus itu? >>
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Maret 2017

Video Pengakuan Beredar: Nania Idol Pindah Agama Kristen Usai Shalat Tahajud


WowKeren.com - Baru-baru ini beredar video pengakuan Nania Yusuf yang mengungkapkan alasannya pindah agama. Sebelumnya, jebolan ajang "Indonesian Idol" ini merupakan pemeluk agama Islam sebelum akhirnya menjadi umat Kristiani.


Dalam video yang berdurasi 15 menitan itu, Nania mengungkapkan dirinya adalah seorang Muslim yang taat dan rajin beribadah. "Semua ibadah dilakukan, seperti ibadah lima waktu, sepuluh waktu, sunnah tidak sunnah, wajib tidak wajib, semua saya kerjakan," ujarnya.

Namun, tiba-tiba pada suatu malam Nania menjadi resah setelah membaca Alkitab temannya yang ketinggalan di rumah. Ia pun kemudian memilih untuk tidur pada pukul 23:00 WIB dan bangun lagi untuk Shalat Tahajud. Saat itu, ia kembali merasa resah.

"Ketika saya Shalat Tahajud, waktu itu rasanya beda karena saya ngerasa ada yang aneh," jelas Nania. "Saya merasa terganggu dengan tulisan di Alkitab yang saya baca sebelum tidur bahwa kita patut percaya bahwa Yesus benar-benar ada. Dan sampai hari ini dan detik ini, saya cari tulisan di Alkitab itu nggak ada."

"Saya berdoa di Shalat Tahajud saya, saya bilang, 'Ya Allah, kalau seandainya Yesus itu benar-benar ada, tolong tunjukkan kepada saya'," lanjut Nania. Nania lalu tidur kembali dan terbangun pada pukul 02:00 WIB setelah mendengar pintu kamarnya diketok 3 kali.

Ketika bangun, Nania melihat cahaya di tembok kamarnya dan muncul sosok pria tampan yang tak dikenal. "Biasa perempuan, yang saya tahu hanya ganteng banget. Dan juga matanya benar-benar bikin saya nyaman. Dan lebih heran lagi, dia senyum sama saya," ucapnya.

Setelah mengalami peristiwa yang aneh itu, Nania langsung menceritakannya kepada teman. Saat itu juga, temannya menyarankan Nania untuk pindah agama ke Kristen karena ia dianggap telah melihat hidayah yang dikirimkan oleh Tuhan.
Berikut video pengakuan Nania:

 https://www.youtube.com/watch?v=zo6TSWf14yU

Selengkapnya baca: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00103507.html#ixzz420IEP8Wm

Rabu, 05 Oktober 2016

Apakah Surga Itu Benar-Benar Ada?

Akhir-akhir ini kita dikejutkan oleh berita tentang suara dari berbagai belahan dunia. Suara yang mirip terompet itu tidak dapat dijelaskan secara ilmiah, karena suara tersebut tidak berasal dari luar angkasa, dan juga bukan berasal dari dalam bumi.

Baik dari kalangan Muslim atau Kristen, percaya bila suara terompet tersebut berasal dari suara sangkakala yang ditiup oleh malaikat, untuk memperingatkan manusia bahwa masa kesudahan dunia sudah dekat. Namun, yang terpenting adalah bukannya bagaimana caranya bunyi itu muncul, tetapi APAKAH KITA SIAP MENGHADAPI KEKEKALAN?

Tentunya hanya ada 2 pilihan apakah SURGA atau NERAKA? Apakah Anda siap apabila dunia yang sekarang tampak damai dan tentram seperti tahun-tahun sebelumnya, tiba-tiba dilanda bencana total yang memusnahkan isinya.

Ketika saya melakukan googling untuk mencari surga seperti yang dituliskan Kitab Suci, maka yg didapatkan adalah kesaksian live tentang surga.

SURGA bukanlah sebuah TEORI dari kitab suci, 

bukan juga cerita orang terkenal dari sejarah agama, dan 
bukan dari kitab-kitab pendukung kitab suci. 

SURGA adalah cerita dari anak-anak kecil, pembantu RT, orang manula, dan orang biasa PADA MASA KINI. Surga yang benar-benar ADA adalah pengalaman NYATA (bukan alegoris) dari orang yang mengalaminya.

Mari kita lihat para saksi yang sudah melihat surga secara nyata :

Matius 18:16 “Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya ATAS KETERANGAN DUA atau TIGA ORANG SAKSI, PERKARA ITU TIDAK DISANGSIKAN.”


Kesaksian Mbok Iyem Mengunjungi Surga
Mbok Iyem pun mulai bercerita dengan mata yang berbinar-binar tentang real estate yang ia lihat. Ia masuk ke sebuah tempat. Rumah itu besar sekali. Jauh lebih besar dari rumah tuannya ini. Dan ia bertanya begini, “Gusti Yesus, ini rumahnya siapa ?” Selanjutnya>>

Kesaksian Leah, Wanita Islam Yang Mengalami Keselamatan
Dalam salah satu mimpi, saya melihat beberapa orang Kristen sedang antri masuk ke sorga. Sayapun mengikuti antrian tersebut. Sayang ada makhluk yang tinggi sekali menghalangi jalan. Saya mulai menangis karena jalur tempat antrian saya jelek sekali. Sebaliknya jalur mereka sangat indah – begitu indah, begitu biru. Selanjutnya>>

Encim yang Sudah Meninggal Hidup Kembali
Encim ini bercerita ketika dia mati, dia melihat rohnya terangkat, sambil melihat para dokter datang, roh dia ini terus naik sampai ke alam yang kekal, dia berada di suatu jurang, ketika dilihat ke bagian bawah, dia melihat neraka, dan ketika dia melihat ke atas, yang dilihat adalah surga, dindingnya terbuat dari emas. Karena dia meninggal dia di jemput oleh orang yang berjubah hitam, ketika posisi encim ini di lereng tersebut. Dia mau di tarik ke jurang oleh iblis yang menjemput dia. Sambil di tarik, encim ini katakan kenapa saya tidak bisa masuk ke surga di atas, saya mau kesana. Selanjutnya>>

Seorang anak kecil melihat surga dan bertemu Yesus
Dalam penglihatan, Saya melihat ada dua jalan, satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan pada jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka. Jalan yang berikut sangat sempit, Saya melihat banyak orang yang berjalan pada jalan itu, memuji dan memuliakan Tuhan.
Lalu Tuhan menunjukan penglihatan lain dimana Malaikat sedang berperang dengan seekor Naga. Naga ini melemparkan api dan iblis-iblis ke bumi ini. Selanjutnya>>


Kesaksian Hanley (8 tahun) mengenai surga dan neraka
Pada hari Minggu (tanggal 10-08-2014) sekitar jam 8, aku (Hanley) ketika di doain oleh pendeta, tiba-tiba roh aku di angkat oleh malaikat TUHAN dengan sangat cepat sekali ke awan-awan dan saat di angkat, aku melihat bayi-bayi di perut ibu yg sedang hamil terangkat, dokter yg sedang memeriksa pasien terangkat, dan yang tertinggal hanya pakaiannya. Banyak yang terangkat dan semua berpakaian putih tetapi yang tertinggal juga banyak sekali. Selanjutnya>>

Kesaksian Shae, Gadis Kecil 11 tahun Dibawa ke Surga
Shae mengatakan bahwa ketika ia pertama kali bangun di pagi ini, dia melihat seorang malaikat besar di kamarnya. Dia sangat takut tapi tidak bisa berkata apa-apa. Dia kemudian menoleh untuk menghadapi ke sebelah kirinya di tempat tidur dan ia juga melihat seorang malaikat lain berdiri di sana. Dia kemudian mendengar suara yang mengatakan: "Aku akan membawamu ke surga"
Beberapa saat kemudian, ia berada di tempat yang sangat indah, melihat takhta yang terbuat dari cahaya yang sangat, sangat terang. Dia bilang dia tidak bisa melihat seluruh takhta itu, tapi hanya melihat kakiNYA Yang sedang duduk di atas takhta besar itu. Dia kemudian melihat Seorang laki-laki yang begitu besar dan tinggi tapi sangat indah dan DIA berkata kepadanya: "Ayo ke sini!" Dengan segera ia mulai terbang dan terbang langsung naik serta duduk di bahu ini ORANG ini. Selanjutnya>>


Demikianlah, ada ratusan bahkan ribuan kesaksian seperti di atas dari seluruh dunia memberi kesaksian adanya surga dan neraka, namun tetap banyak orang yang tidak percaya dan menjadi pengkritik.

"Kata Abraham kepadanya: 'Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.'" Lukas 16:31

Sebenarnya Anda hanya dihadapkan pada 2 kemungkinan :

1. Seluruh orang Kristen di seluruh dunia melakukan konspirasi untuk berbohong dengan membuat cerita-cerita menyesatkan, atau kemungkinan kedua:

2. Kesaksian-kesaksian dari seluruh dunia ini adalah sebuah kebenaran.

Cara membuktikan kesaksian ini asli atau palsu sangatlah mudah. Jika Anda percaya pada Allah yang Maha Kuasa berserulah padaNya, minta padaNya untuk menunjukkan kebenaran pada Anda. Mintalah dari dasar hati Anda agar Allah menunjukkan kebenaran yang sesungguhnya. Jika Anda telah berseru padaNya dan Dia tidak menunjukkan kebenaran pada Anda, barulah Anda dapat mengkritik orang-orang ini dan kesaksiannya.


Saya ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Keselamatan dalam Yesus Kristus>>

Selasa, 13 Oktober 2015

Apakah yang Disalib adalah Seseorang yang Diserupakan dengan Isa?

Empat Injil sudah memberitahukan bahwa Isa (Yesus) akan menderita, dan penderitaan Yesus itu untuk menggenapi segala yang telah dinubuatkan Allah melalui para nabi sebagaimana tercantum dalam kitab-kitab Perjanjian Lama.

Jika Yesus melarikan diri, atau dengan kata lain ditolong oleh Allah naik ke langit dan Allah mengubah wajah seseorang (katakan Yudas) menjadi Yesus, sehingga yang ditangkap dan disalib adalah Yudas, itu sama saja dengan Tuhan yang merusak rencana-Nya sendiri, karena Allah telah menubuatkan melalui para nabi, bahwa Anak Manusia akan menderita dan serahkan kepada orang-orang yang tidak mengenal Allah.

Ini sama dengan orang yang telah membuat sebuah rencana matang, lalu di kemudian hari ia merusaknya sendiri. Allah adalah Allah yang membuat rencana dan rencana-Nya tidak akan dapat digagalkan oleh siapapun dan tidak mungkin diubah oleh-Nya, karena Ia maha tahu. Jika Allah yang telah membuat rencana, dan rencana-Nya kemudian diubah oleh-Nya oleh karena mungkin ada yang kurang baik dari rencana yang telah Ia buat, maka itu menunjukkan bahwa Allah yang demikian adalah Allah yang kurang maha tahu.

Lalu rencana matang apakah dengan kematian Yesus di atas kayu salib? Rencana matang itu adalah:
Kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib untuk menebus dosa kita, sebagaimana diterangkan dalam surat Roma 5:
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Juga tertera dalam 1 Korintus 15:3-6. Ini artinya, kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib adalah untuk menghapus dan menebus dosa-dosa kita. Ia adalah Tuhan, Juruselamat kita yang perkasa.

Dalam Lukas 18:31-34:
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi.
Sebab Ia akan diserahkan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, diolok-olokkan, dihina dan diludahi,
dan mereka menyesah dan membunuh Dia, dan pada hari ketiga Ia akan bangkit."
Akan tetapi mereka sama sekali tidak mengerti semuanya itu; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan.


Oleh karena pekerjaan Roh Kudus, maka kita boleh mengerti mengapa Tuhan Yesus harus mati di kayu salib. Itu bukan berarti bahwa Ia tidak mampu menolong diri-Nya sendiri, tetapi setiap dosa harus ada penebusan. Karena Allah adalah Allah Yang Maha Suci, sehingga tidak ada kemungkinan manusia yang sudah jatuh dalam dosa dapat menghampiri Allah. Kita dapat datang menghampiri Allah yang Maha Suci, apabila diri kita juga suci. Dan yang menyucikan kita adalah darah Yesus. Darah melambangkan hidup, oleh karena itu dalam Perjanjian Lama ada darah binatang yang dialirkan untuk berdamai dengan Allah dan penggenapannya adalah Darah Anak Allah sendiri, yaitu Yesus yang dialirkan untuk menebus dosa kita.

Dalam Matius 27:1-5, dijelaskan mengenai penyesalan Yudas yang telah menjual Yesus, bahwa ia mati bunuh diri. Ia menyesal, tetapi tidak bertobat. Sedangkan Petrus, yang telah menyangkal Yesus, menyesal dan bertobat. Kematian Yudas pun tertera dalam surat Kisah Para Rasul 1:18.

Minggu, 09 Agustus 2015

Tri Tunggal - Apakah Tuhan Kristen Tiga?

Ketika seorang Sarjana Yahudi dalam (Markus 12 : 29) datang untuk mencobai Yesus, dia berkata "Guru, apakah Hukum yang Terutama ?", dan Yesuspun menjawab dari kitab ulangan..

"Shema Yisrael Adonai Eloihenu Adonai Ehad"

Itu adalah kalimat sakral Yahudi, yang jika dalam Syahadat Islam disebut "La ila ha ilalah", artinya Tuhan itu Esa. Persoalan inilah yang membuat Islam menyebut-nyebut Kristen Kafir, karna Tuhannya tiga.

Yang sebenar-benarnya adalah Tuhan Kristen juga adalah Esa, bukan tiga. Jadi ketika Islam berkata "La ila ha ilalah", artinya Tiada ilah selain Allah, orang Kristen juga mengaminkan hal itu. Apa yang dimaksud dengan Tritunggal, Bapa, Anak, Roh kudus, bukan berarti mereka ada tiga.  Pengertiannya tidaklah sesimpel yang Anda kira.

Jadi jika Anda bertanya "Disebutkan Pribadi, Pribadi, Pribadi...!!  3 kali disebut Pribadi, tapi kok cuma 1 Pribadi ?. Bahasa indonesia apa yang sedang kita pakai ini sekarang?"

Well, bukan jawabannya yang ngawur, tapi pertanyaannya yang kurang tepat.
Harusnya Anda bukan bertanya "Berapa Jumlahnya", tapi "Apa Fungsinya".

Sebab ketika Yesus menceritakan itu, bukan berarti Dia menyebut Allah itu tiga. Tapi Dia sedang menceritakan Posisi & Fungsinya".

Dan jika Anda ingin melanjutkan, lantas apa Fungsi Bapa, Fungsi Anak, Fungsi Roh Kudus ?

Tentu kita tidak punya kapasitas untuk mengukur Allah.  Sebab kita semua juga tau ke Maha Kompleks an Tuhan dan mistery - misterynya.  Tidak ada satupun yang benar-benar sanggup menjengkalnya.

Tapi walaupun Allah itu Maha Komplex, dan tidak bisa kita ukur dengan pikiran kita, ijinkan saya untuk memuaskan otak logika kita yang kecil dan sempit ini, dengan  Analogi sederhana, yang tentunya masih bisa terjangkau sesama manusia.  Meskipun Analogi kita tidak akan ada yang benar-benar sempurna.

* Dirumah sebagai kepala keluarga, saya disebut Ayah.  Ketika di gereja, saya disebut Pendeta.  Ketika mengajar disekolah, saya disebut Guru.
Jadi jika disebut Ayah, Pendeta, Guru..  pertanyaannya, Berapakah Saya ?

Tentu pertanyaannya kurang tepat bukan..?  

Yang tepat adalah apakah Fungsi SAYA pada KETIGA nya (3 in 1).

Mungkin pertanyaan Anda selanjutnya, "tapi disini Yesus benar-benar terpisah dari Bapa, tidak seperti analogi diatas".

Kan sudah saya katakan, tidak akan ada Analogi yang benar-benar sempurna, ketika kita mencoba mengukur Tuhan, dengan perspektif kita yang terbatas ini.  Apalagi Perspektif kita terbentuk dari Eksistensi kita yang terbatas Ruang & Waktu.

Misalnya kalimat yang berkata "Allah bersama orang-orang yang Sabar".
Pertanyaannya, jika di Indonesia ini ada 50 juta orang yang bersabar, apakah Allah menjadi 50 juta ?

Anda pasti tidak mampu Mencernanya bukan?  Sebab Tuhan itu memang Maha Kompleks, Maha Mistery, Maha Mampu, Maha Kuasa.  Jadi jangan batasi Dia dengan otak Anda yang kecil.

Jika Anda selalu berkata, Agama atau Kepercayaan itu harus masuk akal, jika tidak itu bohong,  gunakan Logika..Logika..Logika... Walaupun sebenarnya Anda sendiri tidak pernah menggunakan Logika untuk melihat fakta-fakta yang salah atau palsu dalam Alquran, misalnya siapakah yang disembelih Ishak atau Ismael, Musa berbahasa Arab atau Ibrani, dll.  Tidak.. Anda tidak menggunakan Logika sama sekali untuk meneliti semua Kecacatan itu.

Bisakah anda pecahkan bagaimana Tuhan mengatur bintang-bintang yang begitu banyak bertaburan, tidak bertabrakan satu-sama lain, padahal mereka setiap saat bergerak ?

Dari sekian Trilyun Bintang, dan sekian Milyar Galaxy, bisakah Anda pecahkan mengapa semua galaxy tidak asal bertaburan, tapi membentuk sebuah Pola yang teratur..?  

Jika Anda mengejek Alkitab dan berkata 'Tuhan Kristen cuma kerja 6 hari, berarti Tuhannya bisa capek, berarti itu adalah Tuhan abal-abal, dan tidak benar Tuhan', tidakkah Anda lihat Tuhan Allah melekatkan tanda 6 pada Pekerjaannya ini ?

Jika Anda mengira tau semuanya, dan bisa menampung semuanya dalam logika Anda, coba Anda berkaca dan renungkan ini "Siapakah Allah swt itu? Ketika Dia berbicara, apakah Dia punya mulut atau tidak?  Kalau Dia bersuara, apakah suaranya berjenis kelamin laki-laki atau perempuan?  Jikalau Dia adalah Zat, zat seperti apakah Dia itu?  apakah zat padat, zat cair, atau zat gas ?  Dimanakah Dia tinggal ?  Apakah Dia di Surga atau di Langit, atau dimana? Dimanakah Quran asli itu sekarang berada ?  dll..

Tentu Anda akan pusing dan malu sendiri bukan, sebab Anda sendiri tidak mengenal Allah yang Anda sembah, tidak ada clue, tidak ada perkenalan, tidak ada jejak atau petunjuk. Jangan-jangan Dia hanya khayalan, sebab tidak ada gambaran yang bisa anda ceritakan sama sekali.

Karena itulah Alquran memberikan petunjuk, agar Islam bertanya pada Alkitab.  Sebab Alkitablah yang lebih tau, siapa Allah itu.
Mungkin Anda butuh pengklasifikasian yang lebih kongkrit, sebab semua ini terlalu membingungkan.
Lah, gimana tidak bingung..?  Anda mencoba mengukur Tuhan Allah dengan kefanaanmu.  Sementara menggambarkan Allah sembahan Anda sendiri, Anda sudah bingung luar biasa.

Tapi okelah jika ingin mengklasifikasikan secara apa yang mampu kita dapatkan, mungkin dibawah ini yang bisa saya katakan, walaupun tentu jauh lebih komplex dari itu..

Bapa, adalah posisi Dia sebagai Pencipta.
Anak, adalah posisi Dia sebagai Penebus
Roh Kudus, adalah posisi Dia sebagai Penolong.

Tapi ingat, walaupun Dia-Nya Tiga, Dia tetap adalah Satu

Jadi dengarlah wahai Yahudi, wahai Islam... Allah yang disembah Kristen, adalah Esa...!!
Oke, sekarang kita maju lagi. Jika tadi kita telah mengetahui ternyata Dia adalah Satu. Sekarang kita masuk pada yang lebih jauh.."Siapakah Dia sang Tuhan Allah itu?",  atau "Siapakah namaNya?".

Jawabannya adalah YESUS....!!


Saya tau Islam, Yahudi, Penganut Yudaisme (belum tentu Yahudi), Penganut Yahweisme (belum tentu Yahudi & Yudaisme).. akan sama - sama terkejut...!!

Bagaimana bisa Anda katakan Yesus adalah Tuhan Allah sang Maha Pencipta itu ?  Padahal murid-murid Yesus sekalipun hanya menyebut Dia Guru, Nabi, atau Mesias Anak Allah.

Jawabannya, dengan mereka mengakui Yesus sebagai Nabipun, itu sudah sangat bagus.  Sebab itu adalah posisi tertinggi yang bisa mereka berikan, sesuai konsep mereka saat itu, yang tidak pernah mengira bahwa Tuhan bisa menjadi Manusia.

Kemudian posisi itu pun makin tinggi lagi, mereka menyebutnya Mesias atau Kristus, yaitu Juruselamat yang telah dijanjikan Allah sejak zaman adam, dan yang telah lama dinanti-nantikan para nabi.  Tentu saja ini adalah hal yang sangat luar biasa.  Benar-benar sangat luar biasa...!!

Lihat saja bagaimana Filipus dengan semangatnya berlari-lari menjumpai Natanael, untuk memberitahukan kabar luar biasa itu, silahkan simak kisahnya di Yohanes 1 : 45 - 50, Anda pasti akan bergemuruh dengan sukacita, melihat Agung dan manisnya senyuman Yesus.

Islam mungkin menganggapnya hanya biasa-biasa saja, sebab Islam percaya bahwa Isa atau Yesus adalah Juruselamat, meskipun hanya dalam verbal saja. Islam hanya tidak terima ketika Yesus disebut Tuhan.

Tapi tahukah Anda, bahwa permasalahan yang tidak diterima Yahudi adalah, karena Yesus disebut sebagai Mesias. Itu adalah hal yang sangat luar biasa bagi Yahudi. Karena mereka telah sekian lama menunggu itu, dan tidak mungkin itu adalah Dia. 

Karena itu sampai saat ini Yahudi masih menunggu sang Juruselamat yang dinanti-nantikan itu.
Dan Islam juga masih menunggu jalan Lurus keselamatan itu, karna itu mereka terus berkata 'ihdinas siratal mustaqim'.

Dan ternyata Yesus sudah menyatakan dirinya pada Yahudi & Dunia. Yohanes 14 :6
"Aku adalah Jalan Kebenaran & Hidup, tidak ada satupun yang sampai kepada Bapa (Sorga), kalau tidak melalui Aku"

Dan juga pada telah dinyatakan pada Alquran:
* QS 43 : 61   "Wa innahu  la'ilmul lis-sa-ati fala tamtarunna biha wattabi'un ( i ) haza siratum mustaqim (un)

Artinya:
"Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus."


* QS 46 : 30.  "Mereka berkata: "Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Injil) yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus. 

Jika pada Quran Anda, tafsiran 'kitab' merujuk pada Alquran, jelas penerjemahnya ngawur, dan tidak cocok dengan ayat-ayat yang lain. Sebab pada Alquran beberapa version, disana dituliskan dengan jelas adalah Injil. Dan lagipula tidak butuh logika yang tinggi untuk mengetahui, setelah Musa adalah Isa.  Jika anda berkata Muhammad juga setelah Musa, berarti Anda melangkahi Isa (berbohong dgn kitab suci).
Jadi jelas Pengikut Isa/Jesus, akan mendiami Surga.  Dan kita tau, kitab mana yang mengandung Keselamatan.
Sebab ayat ini cocok dengan QS 3 : 55
"(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." 
Artinya Isa/Jesus dan Pengikut Isa akan diangkat kesurga.

* dan masih banyak ayat-ayat lainnya.

Jadi clear, karena itu wahai Yahudi & Islam, ikutilah Yesus/Isa, jadilah muridnya. Sebab Dialah sang Juruselamat...!! Dialah satu-satunya jalan Keselamatan.


Kemudian berikutnya, mana buktinya nama Tuhan itu adalah Yesus ?

Yahudi, atau Pengikut Yudaisme, atau Pengikut Yahweisme, mungkin sangat keberatan dalam hal ini.  Sebab jelas bagi mereka Bapa yang disebut Yesus, sang Tuhan Allah itu adalah Yahwe,

Oke, ini jawabannya...

Pertama, kata Yahwe sebenarnya yang benar adalah Y H W H.


Itu bukanlah nama, tapi Gelar atau Panggilan.

Kata ini pertama sekali berasal ketika Musa bertanya kepada Tuhan, "Tuhan, Engkau mengutus aku kepada bangsa lain, tapi aku sendiri tidak tau namaMu".  lalu Tuhan menjawab, "Pergilah, katakan saja Y H W H".. artinya AKU adalah AKU.

Jadi sejak saat itu, kata Aku adalah Aku (YHWH), menjadi sebutan untuk Tuhan Allah.
Lagipula jika anda mempelajari sejarah Ibrani, anda akan tau bahwa Tuhan sangat tidak suka namaNya disebut-sebut.  Karena itu Dia memeteraikan/menyembunyikan namanya.  Dan sampai sekarang orang Yahudi tidak berani menyebut YHWH, mereka mengganti sebutan itu menjadi Adonai.

Jadi jika Anda merasa adalah pengikut Yudaisme sejati, kok Anda terus-menerus, dengan berani menyebut Yahweh... Yahweh... Yahweh....!!



Menyebut diri pengikut Yudaisme, atau Yahweisme.  Tapi berani menyebut-nyebut Yahweh.
Ketemu orang Yahudi sejati, anda bisa dirajam sampai mati.  Karena berani menyebut Yahweh.

Tapi setelah Yesus datang, maka semuanya menjadi terang dan jelas.  Memang betullah sesungguhnya sejak awal Tuhan menyembunyikan namaNya, karna Dia tidak suka namanya disebut-sebut.  Tapi setelah Dia datang dalam Dunia, Diapun membongkar identitas aslinya, sebab nama aslinya adalah YESUS....!!!

Mana buktinya nama Tuhan, atau Bapa Yahweh itu adalah Yesus ?

Yohanes 17 : 6 & 11  "...Nama-Mu, yang telah Engkau berikan Kepada-Ku..."

Jadi nama Yesus (Anak), diberikan oleh Yesus (Bapa).

Biar saya berikan sedikit ilustrasi agar jelas:
Mantan Presiden sebelum Obama, namanya adalah George Bush. Tapi ingat nama ayahnya juga adalah George Bush.  Superstar WWE saat ini adalah Jhon Cena, tapi ingat nama ayahnya juga adalah Jhon Cena.

Jadi Clear, Yesus adalah JURU SELAMAT & TUHAN ALLAH

Oke pertanyaan terakhir dari anda mungkin, sebagaimana yang bisa didengungkan islam. "Lantas bagaimana bisa Manusia menjadi Tuhan ?".

Jelas ini adalah pertanyaan yang ngawur. Sebab tidak mungkin Manusia, bisa jadi Tuhan.  Tapi Tuhan jadi Manusia, bisa.

Kita tidak punya hak membatasi Tuhan dengan pemikiran kita, Tuhan tidak mungkin bisa jadi manusia.

Woww... Dia itu Maha Kuasa, Maha Komplex, Maha Mampu.  Dia bisa Menyamar, Menjelma, Ber-inkarnasi, dll.

Mengapa Anda membatasinya dan berkata tidak mungkin ?

Dalam Yohanes 1 : 14, dikatakan Tuhan menjelma menjadi Manusia.

Dalam Surah Alfateha, bahkan telah disebutkan dengan sangat jelas, bahwa Allah telah menjelma menjadi Manusia.  Umat Islam, tidak sah sholatnya jika tidak menyebut surah Alfateha, saking penting dan luar biasanya ayat itu.. dan ini adalah cuplikannya, yang menceritakan dengan jelas bahwa Allah swt, menjelma menjadi manusia..

"...Alhamdu lillahi robbil alamiin".  Artinya segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Ayat tersebut mengartikan "Robb" dan "illah" = Tuhan

Tetapi perhatikan illah, artinya adalah tuhan-tuhan kecil, atau berhala.
Sementara Robb, artinya adalah Tuhan yang pernah Nuhjul, atau menjelma menjadi Manusia. Karna Dia mahakuasa, sehingga tidak ada yang mustahil bagiNya. Sebagaimana yang ditunjukkan QS 19 : 17

"maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. "

Perhatikan sumber ayat ini, begitu mirip. Yohanes 1 : 14 "Firman itu telah menjadi manusia.."

Jadi sekarang sudah clear bukan...!!

1. Tri Tunggal, bukan berarti Tuhan 3. Tapi Tuhan itu Esa.
2. Isa/Yesus itu adalah Juruselamat. Hanya Dia yang bisa menjamin keselamatanmu di Akhirat
3. Dia adalah Tuhan itu sendiri, dan namaNya adalah Yesus
4. Yesus/Isa itu adalah Allah yang telah menjelma menjadi Manusia.

Bertobatlah, terimalah Isa/Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatmu, maka Keselamatanmu akan terjamin.
Apa gunanya Anda beragama & beribadah seumur hidupmu, beramal shaleh luar biasa, berpuasa sebulan penuh, tapi Anda tidak tau kemana setelah mati.

Ya, hanya Yesus-lah Juruselamat satu-satunya, sebab Dialah Allah itu sendiri.
Yang mendamaikan kita dengan diriNya sendiri.

Amin... Jesus Love You

 

Sumber:
http://kesaksianrohani.blogspot.com/2015/06/Tri-Tunggal-Apakah-Tuhan-Kristen-Tiga.html

Kamis, 09 April 2015

Bagaimana Orang-Orang Diselamatkan Sebelum Yesus Lahir?

Alkitab adalah satu kesatuan. Dan prinsip utama utk mengerti apa yg kitab Perjanjian Lama (PL) ajarkan adalah dengan cara menafsirkan ajaran2 di PL sesuai dengan ajaran yg ditemukan dalam PB.

Keselamatan itu berbeda antara PL dan PB, dan mereka percaya bahwa di jaman PL, manusia diselamatkan lewat memberikan korban2 (offerings) atau dgn perbuatan baik (mentaati hukum Taurat). Hal ini dikarenakan bahwa (menurut mereka ini) saat itu YESUS belum lahir dan belum mati di kayu salib, sehingga tidak mungkin mereka yg hidup sebelum masa YESUS bisa menerima keselamatan lewat pengorbanan Tuhan YESUS

Tapi sebenarnya Alkitab hanya mengajarkan bahwa basis keselamatan hanya bisa didapatkan dalam iman kepada YESUS, cuma bedanya, di jaman PL caranya berbeda sebab YESUS belum ada sehingga hukum Taurat diberikan sebagai "bayangan" akan apa yg akan datang.

Ibrani 10:1 "Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya."

Perhatikan ayat Ibrani 10:1 diatas,
penulis kitab Ibrani berkata bahwa 1) hukum Taurat hanya merupakan bayangan dan bukan basis dari keselamatan itu sendiri. Tidak ada satu orgpun yg bisa dibenarkan dgn melakukan hukum Taurat

Mengapa? Karena 2) hukum Taurat mengajarkan manusia utk melakukan persembahan yg diulang2 berkali-kali untuk menghapus dosa mereka, tapi hal itu "tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya"

Jelaslah hukum Taurat tidak bisa menyelamatkan manusia, dan salah satu alasannya lainnya (selain karena korban yg diberikan tidak sempurna) adalah karena tidak ada satu orangpun yg mampu melakukan hukum Taurat dengan sempurna, namun kesempurnaan justru adalah syarat yg Allah berikan buat manusia utk diselamatkan

Kitab Ibrani menjelaskan background hukum Taurat dan membandingkannya dengan pengorbanan YESUS yg sempurna.

Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.

Di atas Ia berkata: "Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya" --meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat--.

Lalu sekarang pertanyaannya, bagaimana orang2 di jaman PL bisa diselamatkan?
Roma 4:2 Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah.
4:3 Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."

Abraham percaya, dan oleh karenanya ia memperoleh keselamatan.

Lalu pertanyaan berikutnya, kepada siapakah dia menaruh imannya untuk memperoleh pembenaran?

Jawabannya diberikan sendiri oleh Tuhan, di Yohanes 8:56 "Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita."

Jadi keselamatan tidak berubah baik di PL maupun di PB, bedanya mereka yg di PL melihat ke masa depan, sedangkan kita yg hidup di masa PB melihat kebelakang (pengorbanan YESUS)

Tentu saja mereka yg hidup di PL tidak tahu bahwa nama Mesias mereka adalah YESUS, tapi mereka menaruh pengharapan mereka dalam YESUS, yang mereka tidak kenal namaNya

Jadi hanya ada satu Injil keselamatan yg diajarkan oleh Alkitab, sebab Firman Tuhan adalah satu kesatuan dan selalu konsisten disepanjang masa, yaitu keselamatan manusia hanya bisa didapatkan lewat iman saja (faith alone) dalam YESUS KRISTUS.

Sabtu, 04 April 2015

Adakah Kutuk untuk Orang yang Tidak Percaya pada Yesus atau Orang yang Lahir Sebelum Yesus Ada?

Sebagaimana dalam Galatia 3 : 13 – 14 dituliskan bahwa Kristus mati untuk melepaskan kita dari kutuk Taurat.

Galatia 3:13 'Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: " Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! "
    14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa- bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.


Semua dosa mengakibatkan kematian, itu adalah vonis Tuhan sejak Adam berdosa: “Pada hari engkau memakannya engkau akan mati” (Kejadian 2:17). Adam berdosa jauh sebelum ada hukum Taurat. Kesimpulannya “Upah dosa adalah maut”, ini bukan kutuk Taurat. Dan sejak itu semua orang keturunan Adam (tidak ada orang yang bukan keturunan Adam) pastilah satu kali akan mati (Roma 5: 12). Bumi dikutuk karena dosa manusia, tetapi manusia sendiri tidak dikutuk bahkan Allah yang baik dan murah hati masih memberkati mereka dengan semua hal yang dibutuhkan untuk hidup dengan baik – Matius 5: 45.

Selama kurang lebih ± 3000 tahun setelah vonis “mati” dijatuhkan Tuhan atas manusia, manusia justru hidup dalam dosa yang makin bartambah-tambah. Maka di jaman Musa, Tuhan memberikan hukum Taurat, dan terhadap dosa-dosa tertentu, Taurat menjatuhkan kutuk. Dalam Ulangan 27 dituliskan beberapa dosa yang berakibat kutuk, yaitu:

(1) Menyembah berhala. Penyembahan berhala menyebabkan kutuk yang diwariskan kepada keturunan sampai generasi ke tiga dan ke empat. Bila ada orang yang sudah percaya kepada Tuhan, kemudian berbalik kepada berhala = murtad dari imannya, maka orang itu terkutuk, tidak ada lagi pengampunan dosa baginya (Ibrani 6:4-6 ; Galatia 1: 6 – 9). Dalam Perjanjian Baru dikatakan: Terkutuklah orang yang tidak mengasihi Allah (1 Korintus 16: 22).

(2) Kurang ajar kepada orang tua. 
(3) Menyesatkan orang buta. Orang buta haruslah ditolong menemukan jalan yang benar, Tuhan memandang orang yang menyesatkan orang buta sebagai kejijikan dan mengutuk mereka.

(4) Menindas orang lemah (orang asing, janda dan yatim), yaitu orang yang tidak punya kemampuan untuk membela dirinya sendiri.

(5) Incest dan hubungan seks yang tidak wajar (dengan binatang, lesbian dan homoseks). Kepada orang yang mempraktekkan dosa tsb diatas, hukum Taurat menjatuhkan kutuk.  Disamping itu dikemudian hari dengan bertambah-tambahnya dosa, maka daftar dosa yang mendatang kutuk ini ditambah dengan antara lain Kutuk menimpa orang yang melanggar perjanjian.

Apakah kutuk itu? Kepada Adam, Tuhan berfirman: “Dengan berpeluh (= bekerja keras) akan mendapat makananmu”. Artinya orang berdosa yang bekerja pasti menerima upah yang sepatutnya yaitu upah yang cukup baginya untuk hidup layak sesuai dengan pekerjaannya. Jadi, orang yang malas hidup dalam kekurangan itu adalah upah yang pantas bagi kemalasannya, orang yang rajin hidup dalam kecukupan adalah upah yang pantas dari kerajinannya. Orang yang tidak diberkati adalah orang yang tidak menerima upah yang pantas untuk jerih payahnya. Orang yang dikutuk adalah orang yang sudah bekerja mati-matian tetapi tidak menghasilkan apa-apa, bahkan semua yang dimilikinya pun habis/ diambil dari padanya. Orang yang diberkati, menerima jauh lebih banyak dari usaha atau pekerjaan yang dilakukannya dengan rajin, orang itu seolah-olah hidup di taman Eden di mana bumi tidak menumbuhkan onak dan duri.

Tanda-tanda orang yang berada di bawah kutuk Taurat: Ulangan 28 menuliskan apa yang dialami orang yang berada di bawah kutuk Taurat yaitu (Derek Prince meringkasnya) sbb:
    (      1)     Gangguan jiwa atau gangguan emosional
    (      2)     Penyakit menahun (kronis) yang tak tersembuhkan atau kambuhan (terutama yang turun temurun): Penyakit sampar (menular), penyakit yang tak dapat disembuhkan, penyakit yang keras/ jahat lagi lama, wabah yang tak dapat dihentikan.
    (     3)     Kemandulan dalam segala hal. Keluarganya mandul, usahanya mandul, pertaniannya mandul, ternaknya mandul, dst.
    (     4)     Kehancuran rumah tangga dan keretakan hubungan dalam keluarga
    (     5)     Selalu kekurangan (tidak mempunyai cukup untuk kehidupan sehari-hari yang wajar)
    (     6)     Cenderung atau sering mengalami kecelakaan
    (     7)     Seringnya terjadi kasus bunuh diri atu kematian tak wajar atau mati muda dalam satu keluarga.

Yang perlu Anda ketahui bila hanya ada 1 atau dua gejala tsb diatas, tidak dapat disimpulkan bahwa orang berada di bawah kutuk. Tetapi bila ada cukup banyak diantara gejala tsb terdapat pada seseorang mungkin sekali dia berada di bawah kutuk. Orang itu sendiri seharus meminta terang dari Allah dan Roh Kebenaran agar dia dapat mengetahui keadaan dirinya di bawah kutuk atau tidak.

Bila orang berada di bawah kutuk, maka korban Kristus pun menyelesaikan kutuk tsb, yaitu bila orang itu membereskan penyebab kutuknya itu. Dengan kata lain masalah penyebab kutuk itu haruslah dibereskan secara spesifik atau pertobatan yang spesifik.

Kematian Tuhan Yesus dan pertobatan manusia kepada-Nya memberikan berkat Abraham, dengan cara mengaruniakan kepada kita Roh-Nya, yaitu Roh yang menjadikan kita anak-anak Allah (Roma 8:14 - 17 ). Dan bersamaan dengan menerima Roh yang menjadi kita anak-anak Allah tsb, maka Allah Bapa yang telah mengaruniakan Kristus kepada kita, juga mengaruniakan berbagai hal lain, yaitu berkat berkelimpahan kepada kita (Roma 8:32), kesembuhan, kedamaian, serta perlindungan sebagaimana Dia memberkati Abraham.

Jadi, kesimpulannya tanpa Yesus, maka orang akan berusaha mentaati hukum Taurat agar dia tidak terkena kutuk, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Manusia tidak mampu untuk melawan godaan dan keinginan dosa, sehingga menjadi terkutuk di bawah hukum Taurat.

Rabu, 05 November 2014

Di mana Bapa waktu Anak-Nya yg Tunggal Disalib

(Allah) Bapa, ada pada saat itu, seperti yg ditulis:
"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah- Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46).


Hal ini berhubungan dengan konsep Trinitas. Tritunggal/Trinitas adalah konsep Ilahi dimana Allah itu Esa tetapi memiliki 3 peranan, yaitu Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yaitu yang disebut Tuhan Yesus Kristus.


Hal ini bisa dianalogikan sederhana dengan air yang memiliki 3 wujud, dan manusia yg terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh.

Contoh yg paling jelas yg mirip dengan kejadian di atas adalah sbb:

Matius 3:16 "Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas- Nya,
17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: " Inilah Anak- Ku yang Kukasihi, kepada- Nyalah Aku berkenan. "


Mengapa Yesus dan Bapa terpisah? Karena merupakan oknum yg berbeda, tetapi satu. Mengapa Allah Kristen sulit dimengerti? Karena, kalau gampang dimengerti, di mana letak ajaibnya Allah? 

 
Di mana Bapa saat Yesus disalib? Jawabannya, Bapa ada dan memalingkan muka dari Yesus. Mengapa? 

 
Seruan Yesus, telah dinubuatkan dalam Mazmur 22:1, "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.", diucapkan oleh Dia di kayu salib, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Matius 27:46). Allah Bapa meninggalkan Yesus. Allah Bapa memalingkan wajah-Nya dari Yesus yang saat itu bersama dosa seisi dunia. Jika Allah tidak memalingkan wajah-Nya dari Yesus, sang Juruselamat tidak dapat mengambil tempat orang-orang berdosa yang terpisah dari Allah. 

 
Ketika Yesus Kristus tergantung di kayu salib, langit menjadi gelap. Karena Allah Bapa memalingkan wajah-Nya dari Anak-Nya. Yesus dibiarkan mati dalam kesendirian di kayu salib.

Namun tidak ada penderitaan yang melebihi kenyataan bahwa Allah Bapa memalingkan muka dari Yesus dan meninggalkan Dia sendirian di kayu Salib. Ini hal yang mengerikan! Betapa besar murka-Nya dalam memberikan Putra-Nya sendiri demi menggantikan tempat saya dan Anda! Allah Bapa yang membenci dosa dan menakutkan, yang mensyaratkan harga seperti ini untuk membayar dosa-dosa manusia.


Tidak heran bahwa bumi berguncang dan bergetar pada saat penderitaan, kesengsaraan yang tidak adil, harga untuk dosa yang mengerikan seperti itu.


Namun demikian, hati Allah Bapa hancur. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Yesus), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16).  


Yesus menderita. Namun Allah Bapa juga menderita. Penyaliban menggambarkan hati Allah Bapa yang hancur demi menyelamatkan orang-orang berdosa, yaitu saya dan Anda yang seharusnya pergi ke Neraka! Murka Allah atas dosa begitu menakutkan dan mengerikan, namun rahmat-Nya juga begitu besarnya!

Jumat, 04 Januari 2013

Mengapa Allah Harus Menjelma Menjadi Manusia?

Jawabannya bukan karena alasan Tuhannya yg maha kuasa, sehingga Dia tidak perlu repot menyatakan diri-Nya. Tetapi, ini karena alasan manusiawi, di mana manusia dapat langsung merasakan sentuhan Tuhan dalam wujud manusia, cinta kasihNya yg setara dengan wujud manusia. Bayangkan jika Tuhan datang dengan kebesaranNya, mis dalam bentuk api, maka yg ada semua akan takut, dan pesan tidak tersampaikan.

Hal ini bisa dianalogikan dengan bentuk solidaritas sosial saat ini. Bagaimana kita dapat masuk ke lingkungan para gelandangan dan bergaul dengan mereka? Dengan memakai pakaian bagus dan naik mobil mewah? Tidak bukan, melainkan penampilan kita dibuat serupa dengan mereka. Inilah analogi sederhananya.

Mengapa Allah Tidak Membinasakan Iblis Sekarang Saja?

Manusia pada dasarnya memiliki kehendak. Karena itu, manusia diberikan kebebasan memilih apakah dia akan mengikuti kehendak Allah, ataukah iblis.

Allah dapat saja memusnahkan iblis sekarang, tetapi, semua manusia yg terjerat iblis akan bersama-sama masuk neraka, karena manusia seperti itu sudah seperti pengikut2 iblis.

Tuhan mengasihi manusia, karena itu Ia masih memberikan waktu bertobat,

Roma 2:4 "Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan- Nya, kesabaran- Nya dan kelapangan hati- Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. "

Sabtu, 29 Desember 2012

Yesus adalah Tuhan Hari Kiamat

Yohanes 8: 56 "Abraham bapakmu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku".

Ungkapan "hari-Ku" menunjuk kepada ungkapan "Hari Tuhan" yang merujuk pada hari Kiamat, jadi disini Yesus menyamakan diri-Nya dengan Allah. Maka jelaslah, Yesus Kristus berkata bahwa Dia adalah penggenapan pengharapan Abraham.

Bilamanakah Abraham bergembira akan hal seperti itu? Kegembiraan Abraham ialah: janji bahwa semua penduduk dunia akan diberkati melalui benihnya (bandingkan Roma 4 dan Galatia 3). Ini telah digenapi kesempurnaannya dalam Kristus.

Mengapa Orang Kristen Saat Ini Kelihatannya Lebih Sedikit daripada Non Kristen?

Pertimbangan tentang hal ini sudah ditulis dalam Alkitab:

Matius 7:13 "Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya. "
15 " Waspadalah terhadap nabi- nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka."

Jadi yg harus diperhatikan adalah:
- mudah dan banyaklah jalan menuju kebinasaan
- ujian suatu ajaran baik atau tidak adalah berdasarkan buahnya. Di sini diperlukan hati nurani utk menilainya.

Bayi yg Baru Lahir, dengan Dosa Warisnya, Apakah akan Masuk Neraka?

Ada 2 macam dosa: dosa warisan dan dosa perbuatan, dan dua-duanya sudah ditebus oleh Yesus.

(1) Dosa warisan, adalah dosa turun temurun karena Adam berbuat dosa. Upah atas dosanya adalah kesulitan2 hidup di dunia dan masuk neraka setelah kematian (maut)
Kejadian 2:17 "tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati. "

Roma 5:12 "Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa."

(2) Dosa perbuatan, adalah dosa karena perbuatan di dunia. Upah dosa ini sudah jelas adalah maut.

Yesus adalah pembela dan pengantara manusia utk dapat diterima kembali oleh Bapa. Yesus membela dan membebaskan kita terhadap kutuk dosa warisan (diterima kembali di surga), dan sekaligus menebus dosa perbuatan selama di dunia.
Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'"

Secara otomatis, dosa warisan dibebaskan oleh darah Yesus.
Roma 5:10 "Sebab jikalau kita, ketika masih SETERU, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"

Tetapi, dosa perbuatan membutuhkan pengakuan bahwa Yesuslah yang mengampuni dosa perbuatan kita yg salah dan melanggar selama di dunia.
Untuk menerima karya penebusan Tuhan Jesus diperlukan iman. Sebagai wujud/manifestasi iman, perlu adanya pengakuan.

Roma 10:9 "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan."

Dari uraian di atas, bayi yg baru lahir jelas belum memiliki dosa perbuatan, tetapi memiliki dosa waris, yg telah ditebus oleh Tuhan Yesus. Jadi bayi tsb akan masuk surga.

Yesus Datang utk Israel atau Semua Bangsa?

Yesus memang datang pertama utk bangsa Israel (pilihan Allah), tetapi, karena mereka menolak, maka keselamatan menjadi milik semua bangsa.

Matius 21:42 'Kata Yesus kepada mereka: " Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang- tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. '

Yg dimaksud oleh Yesus 'yg kamu baca dalam Kitab Suci', yaitu seperti terdapat dalam Mazmur 118:22 "Batu yang dibuang oleh tukang- tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. "

Demikianlah, tentang penolakan Israel tsb telah dinubuatkan jauh sebelum Yesus lahir.

Minggu, 23 Desember 2012

Dosa Warisan dan Dosa Perbuatan


Ada 2 macam dosa: dosa warisan dan dosa perbuatan, dan dua-duanya sudah ditebus oleh Yesus.

(1) Dosa warisan, adalah dosa turun temurun karena Adam berbuat dosa. Upah atas dosanya adalah kesulitan2 hidup di dunia dan masuk neraka setelah kematian (maut)
Kejadian 2:17 "tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati. "

Roma 5:12 "Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa."

(2) Dosa perbuatan, adalah dosa karena perbuatan di dunia. Upah dosa ini sudah jelas adalah maut.

Yesus adalah pembela dan pengantara manusia utk dapat diterima kembali oleh Bapa. Yesus membela dan membebaskan kita terhadap kutuk dosa warisan (diterima kembali di surga), dan sekaligus menebus dosa perbuatan selama di dunia.
Yohanes 14:6 "Kata Yesus kepadanya: 'Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.'"

Secara otomatis, dosa warisan dibebaskan oleh darah Yesus.
Roma 5:10 "Sebab jikalau kita, ketika masih SETERU, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"

Tetapi, dosa perbuatan membutuhkan pengakuan bahwa Yesuslah yang mengampuni dosa perbuatan kita yg salah dan melanggar selama di dunia.
Untuk menerima karya penebusan Tuhan Jesus diperlukan iman. Sebagai wujud/manifestasi iman, perlu adanya pengakuan.

Roma 10:9 "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan."

Adakah Harapan bagi Banci dan Homoseks?

Sifat kebancian bisa disebabkan oleh banyak faktor, terutama faktor eksternal. Misalnya: laki-laki sendiri di tengah saudara kandung perempuan semua, atau ada kecenderungan orang tua menginginkan jenis kelamin yang berlawanan dari anak yang dilahirkannya.

Sekali lagi, kelainan seks termasuk kebancian dapat dilepaskan dengan kuasa Tuhan, bila:
(1) Ada keinginan yg sungguh2 dari ybs utk melepaskannya
(2) Percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, bahwa Dia sanggup melepaskan dari belenggu dosa dan keterikatan.
(3) Berdoa kepada Yesus, dan percaya dg sungguh2 bahwa mujizat sudah terjadi.
(4) Hidup dalam kemenangan dan damai karena perkenanan Allah.

Minggu, 16 Desember 2012

Mengapa Tuhan Kristen itu Tidak Masuk Akal?

Apa yg ajaib bila Tuhan itu masuk akal?
Tuhan justru ajaib karena Dia tidak masuk akal.

Inilah mengapa ajaran radikal, tidak mempercayai Tuhan, dan mengatakan Tuhan adalah Diri Anda sendiri. Segala ajaran yg tidak mengakui Tuhan pada awalnya mempunyai konsep dasar antara lain Tuhan harus bisa diterima akal. Kalau begitu, kita menyamai otak kita dengan pikiran dan rancangan Tuhan. Nah kalau begitu, apa mahakuasanya Tuhan?

Hikmat Allah tidak terselami oleh akal manusia yg terbatas.
Ayub 36:26 "Sesungguhnya, Allah itu besar, tidak tercapai oleh pengetahuan kita, jumlah tahun- Nya tidak dapat diselidiki."

Maz 139:6 "Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. "

1 Kor 3:19 "Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: ' Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.'"

Kenapa Hanya untuk Menebus Dosa Manusia Tuhan Harus Mati?

Kristen meyakini Tuhan adalah Allah yang maha Kasih.

"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."
(Yohanes 15:12-14).

Di dalam pengorbahan Tuhan Yesus di kayu salib, kasih Allah itu nyata dan terbukti.

Orang tua yg manusia biasa saja, mengasihi anaknya, rela mati utk anaknya.
Ini menunjukkan bahwa hanya Tuhan yg benar2 Tuhan, yg mengasihi manusia, yg rela mati utk manusia.

Sabtu, 17 November 2012

Setelah Menerima Keselamatan, Mengapa Manusia Tidak Langsung ke Surga Saja?

Alkitab tidak mengajarkan individualisme seperti itu. Yesus menyuruh agar Injil diberitakan oleh mereka yg telah mengetahuinya, kepada siapapun yg belum mengetahuinya.

Yesus dapat datang utk kedua kali sewaktu2, maka semua orang Kristen akan diangkat ke surga.

Mengapa Yesus tidak menyuruh agar menyimpan rahasia ini, seperti menyimpan mutiara dalam brankas? Tidak lain adalah kasih Allah supaya manusia tidak binasa tetapi waktu yg diberikan adalah supaya kita bertobat.

Roma 2:4 'Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan- Nya, kesabaran- Nya dan kelapangan hati- Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.'

Kapan murka Allah dinyatakan? Yaitu pada saat Injil selesai diberitakan ke seluruh dunia. Setelah semua bangsa tahu tentang Injil, barulah tiba kesudahan dunia.
Matius 24: 14 'Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. '

Rencana kedatangan Yesus kedua kali, mensyaratkan Injil diberitakan di seluruh dunia, agar tidak ada dalih bagi manusia bahwa ‘saya belum mendengar tentang Injil’.
Mat 24:14 'Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. ' 

Mengapa? Agar pada saat semua orang menghadap Yesus, tidak ada dalih bahwa ada org2 yg belum tahu Injil.

Semuanya adalah pilihan manusia apakah mau menerima Yesus atau tidak, dan tidak ada paksaan.

Mengapa Tuhan Rela Mati Terkutuk di Kayu Salib?

Yesus menjadi terkutuk, agar manusia yg seharusnya terkutuk, menjadi dibenarkan karena penebusanNya itu.

Galatia 3:13 'Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: " Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! "
14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa- bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. '